Whatsapp Share Like Simpan

Apa Saja Sumber Vitamin D untuk Anak?

Berikut adalah beberapa sumber vitamin D yang bisa dikonsumsi oleh anak: 

  • Susu

    Susu termasuk sumber vitamin D yang memiliki banyak manfaat untuk tumbuh kembang si Kecil. Bahkan, susu juga merupakan makanan yang kaya akan nutrisi lain, di antaranya protein, karbohidrat, lemak, serta beragam vitamin dan mineral lainnya. Nah, salah satu susu yang mengandung vitamin D3 adalah susu Frisian Flag PRIMAGRO 1+ yang dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh si Kecil dengan baik. 

    Selain sumber vitamin D, susu juga termasuk sumber protein berkualitas yang dapat mengoptimalkan tumbuh kembang prima anak. Protein dalam susu memiliki 9 Asam Amino Esensial (9AAE) yang lengkap, asupan 9AAE ini harus dipenuhi dalam jumlah yang lengkap karena tubuh tidak bisa memproduksinya sendiri. 

    Bagaimana jika si Kecil kekurangan asupan 9 Asam Amino Esensial (9AAE)? Menurut penelitian dari J.Nutr dalam National Center for Biotechnology Information menunjukkan bahwa kekurangan 1 jenis 9 Asam Amino Esensial (9AAE) akan menurunkan kinerja hormon pertumbuhan, termasuk potensi tinggi badan, tingkat kecerdasan, dan daya tahan tubuh sebanyak -34%. Bahkan, kekurangan semua jenis 9 Asam Amino Esensial (9AAE) akan menurunkan hormon pertumbuhan tersebut sebanyak -50%.

    Maka dari itu, 9 Asam Amino Esensial (9AAE) merupakan zat gizi makro paling penting yang perlu dikonsumsi oleh si Kecil dari sumber protein berkualitas, seperti susu, telur, ikan, daging merah, dan daging putih. Namun, asupannya juga harus diimbangi dengan makanan bergizi lain, salah satunya makanan sumber vitamin D. 

    Artikel Sejenis

  • Ikan salmon

    Sumber vitamin D juga bisa Ibu temukan dalam ikan salmon. Salmon termasuk jenis ikan yang memiliki banyak nutrisi, seperti protein, lemak, vitamin A, vitamin D, vitamin B12, vitamin B3, selenium, kalsium, kalium, dan natrium. Selain penting untuk perkembangan otak, ikan salmon juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung, mengoptimalkan pertumbuhan tulang, meningkatkan daya tahan tubuh, dan lainnya. 

  • Ikan sarden

    Jenis ikan lainnya yang menjadi sumber vitamin D adalah ikan sarden. Di balik rasanya yang gurih, ikan sarden mengandung banyak nutrisi, seperti protein, karbohidrat, vitamin B12, vitamin E, zat besi, kalsium, magnesium, kalium, dan zinc. Oleh karena itu, sarden bermanfaat untuk melindungi fungsi otak, menjaga kesehatan jantung, membangun dan memelihara otot tubuh, dan menjaga kesehatan tulang.

  • Ikan tuna

    Ikan tuna juga termasuk sumber vitamin D yang mengandung nutrisi cukup tinggi. Ikan yang populer di kalangan masyarakat Indonesia ini memiliki banyak manfaat untuk kesehatan si Kecil, di antaranya mendukung perkembangan otak, meningkatkan metabolisme tubuh, mendukung pertumbuhan tulang dan gigi, serta mencegah anemia. Manfaat ini bisa si Kecil dapatkan berkat kandungan nutrisi yang beragam, seperti protein, asam lemak omega 3, vitamin B, vitamin D, kalsium, fosfor, kalium, zinc, selenium, dan kolin. 

  • Hati sapi

    Dari kategori daging merah, hati sapi merupakan salah satu sumber vitamin D yang cukup tinggi. Meskipun tidak setinggi vitamin D dalam ikan, tetapi hati sapi bisa mendukung kebutuhan vitamin D per hari si Kecil lho. Namun, Ibu tetap harus membatasi asupan makanan ini sesuai batas normal. Sebab, hati sapi mengandung kolesterol yang cukup tinggi, jika dikonsumsi secara berlebihan bisa berbahaya terhadap kesehatan. 

  • Kuning telur

    Selain kaya akan protein, kuning telur juga termasuk sumber vitamin D yang dapat dikonsumsi oleh si Kecil sesuai batas normal. Meskipun bergizi, namun Ibu tetap harus membatasi asupan kuning telur dengan menyeimbangkan asupan nutrisi dari makanan bergizi lainnya. 

  • Jamur

    Jamur merupakan sumber vitamin D yang dibutuhkan oleh tubuh. Ini karena jamur mengandung pro-vitamin yang bernama ergosterol. Ergosterol akan membantu jamur untuk menyintetiskan vitamin D2 ketika terkena paparan sinar matahari. 

  • Minyak hati ikan kod

    Si Kecil juga bisa mendapatkan manfaat vitamin D yang lebih optimal dari minyak ikan kod. Selain kaya akan vitamin A dan asam lemak omega 3, minyak ikan kod mengandung vitamin D yang cukup tinggi dan bermanfaat untuk kesehatan si Kecil. Pastikan mengonsumsi minyak ikan kod sesuai batas normal dan tidak berlebihan ya, Ibu. 

Manfaat Vitamin D untuk Anak

  • Mengoptimalkan pertumbuhan tulang

    Seperti yang telah disebutkan, manfaat vitamin D yang paling sering dibahas yaitu untuk mengoptimalkan pertumbuhan tulang. Vitamin D merupakan vitamin larut lemak yang diperoleh dari makanan yang mengandung vitamin D dan kemudian diaktifkan di kulit yang terpapar sinar matahari. 

    Nah, manfaat vitamin D di dalam tubuh yaitu untuk menyerap kalsium dengan lebih baik. Itulah sebabnya, manfaat vitamin D bersama dengan kalsium dapat menjaga kesehatan dan pertumbuhan tulang. Sebenarnya bukan hanya tulang yang mendapatkan manfaat vitamin D ini, tetapi juga gigi dan otot si Kecil. 

  • Membantu meningkatkan sistem imun tubuh

    Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), manfaat vitamin D juga penting untuk membantu meningkatkan daya tahan tubuh si Kecil jika dikonsumsi secara rutin sesuai dengan batas normal. Jumlah asupan vitamin D ini bisa ditentukan sesuai dengan usia dan kondisi kesehatan masing-masing anak.

    Para ahli menganjurkan anak yang berusia di atas 1 tahun sebaiknya mendapatkan jumlah asupan vitamin D per hari lebih dari 600 IU. Menurut Angka Kecukupan Gizi (AKG) tahun 2019 dari Kemenkes RI, kebutuhan vitamin D untuk anak usia 1-3 tahun yaitu 15 mcg per hari. 

    Kebutuhan vitamin D tersebut bisa Ibu dapatkan dari berbagai sumber vitamin D dalam makanan, kemudian diaktifkan oleh paparan sinar matahari. Dengan begitu, manfaat vitamin D pada tubuh si Kecil bisa lebih optimal, sehingga kemungkinan ia akan terhindar dari risiko berbagai penyakit. 

  • Mengurangi risiko penyakit

    Menurut penelitian, manfaat vitamin D juga dapat mencegah risiko penyakit, seperti diabetes, penyakit autoimun, depresi, hingga kanker. Asupan vitamin D yang optimal dalam tubuh dapat menurunkan risiko diabetes tipe 2. Vitamin D yang kadarnya tidak memadai dalam tubuh akan berdampak buruk pada produksi insulin dan toleransi glukosa. 

    Selain itu, vitamin D pun berperan penting untuk perkembangan dan fungsi otak. Oleh karena itu, manfaat vitamin D cukup penting untuk kesehatan si Kecil hingga jangka panjang. Bahkan, vitamin D juga dapat meningkatkan produksi antioksidan yang dapat mendukung peran vitamin C sebagai antimikroba.

Berapa Kebutuhan Vitamin D Per Hari untuk Si Kecil?

Kebutuhan vitamin D per hari bisa ditentukan sesuai dengan usia dan kebutuhan masing-masing orang. Untuk anak yang sedang dalam masa pertumbuhan, kebutuhan vitamin D per hari harus dipenuhi secara tepat agar mendukung tumbuh kembangnya lebih optimal.

Para ahli merekomendasikan anak-anak yang berusia di atas 1 tahun untuk memenuhi kebutuhan vitamin D per hari lebih dari 600 IU. Melansir laman resmi Kemkes.go.id, Kementerian Kesehatan RI menganjurkan anak-anak agar mendapat paparan sinar matahari pagi sejak terbit sampai jam 09.00 pagi dan sore hari jam 15:00 sampai matahari terbenam. Durasinya cukup 10 sampai 15 menit, sebanyak 3 kali dalam seminggu untuk mengaktifkan vitamin D dalam tubuh, sehingga bisa memenuhi kebutuhan vitamin D per hari. 

Meskipun sinar matahari dapat mengaktifkan vitamin D dalam tubuh, namun terlalu sering terkena paparan sinar matahari pun tidak baik untuk kesehatan. Badan Kesehatan Dunia (WHO) menganjurkan durasi berjemur sekitar 5-15 menit dengan intensitas sebanyak 2-3 kali seminggu tanpa menggunakan tabir surya demi mencukupi kebutuhan vitamin D per hari. 

Paparan radiasi Ultraviolet (UV) berlebihan dapat meningkatkan risiko kulit terbakar, kanker melanoma, dan heat stroke (sengatan panas berlebih). Selain itu, kebutuhan vitamin D per hari bisa Ibu optimalkan dengan cara mengonsumsi ikan, hati sapi, kuning telur, minyak ikan, dan jamur. 

Seperti yang telah disebutkan, selain asupan vitamin D, anak -anak yang sedang dalam masa tumbuh kembang membutuhkan asupan 9 Asam Amino Esensial (9AAE). Ibu bisa mendapatkannya secara lengkap dalam susu Frisian Flag PRIMAGRO 1+. Di dalam susu pertumbuhan ini pun mengandung 5 kombinasi nutrisi penting untuk meningkatkan daya tahan tubuh, di antaranya zat besi, vitamin D3, zinc, magnesium, dan vitamin C tertinggi.

Tak hanya itu, susu Frisian Flag PRIMAGRO 1+ untuk meningkatkan kreativitas si Kecil, seperti DHA 4x lebih tinggi, omega 3, omega 6, minyak ikan, kolin, sphingomyelin, asam sialat, dan tirosin tertinggi. Dengan begitu, potensi si Kecil lebih kreatif, tangguh, dan percaya diri akan lebih optimal.