Whatsapp Share Like Simpan

Berjemur di bawah sinar matahari pagi merupakan kegiatan yang memiliki banyak manfaat. Apalagi di masa sekarang ini di mana virus berbahaya sedang merajalela, semua orang sangat dianjurkan untuk rutin berjemur selama setidaknya 15-20 menit.

Untuk bayi baru lahir, berjemur di pagi hari akan bermanfaat bagi pertumbuhan dan kesehatannya. Namun tentu waktu dan cara berjemur harus sangat diperhatikan, karena bila tidak justru akan memberikan dampak buruk bagi bayi. Berikut ini adalah manfaat berjemur untuk anak dan cara berjemur yang tepat:

Manfaat Berjemur untuk Anak di Pagi Hari

Berjemur memiliki beberapa manfaat sebagai berikut:

  • Memperkuat daya tahan tubuh. Paparan sinar matahari akan meningkatkan pertumbuhan sel darah putih di dalam tubuh anak. Sel ini berfungsi untuk meningkatkan sistem imun agar bisa menangkal serangan mikroorganisme penyebab penyakit.
  • Mencegah penyakit kuning pada bayi. Bayi baru lahir berisiko terserang penyakit kuning yang disebabkan oleh kadar bilirubin yang meningkat pada hari ke-3 sampai ke-5. Meningkatnya kadar bilirubin juga bisa disebabkan oleh hati yang tidak berfungsi dengan baik. Kadar bilirubin biasanya akan turun dengan sendirinya saat bayi berusia 7-10 hari. Menjemur bayi di bawah sinar matahari pagi akan membantu memecah bilirubin di dalam darah bayi supaya kadarnya menurun pada batas normal.
  • Memperbanyak produksi serotonin. Manfaat berjemur untuk anak lainnya adalah dapat memperbanyak produksi serotonin atau hormon bahagia. Zat ini berperan dalam menyampaikan sinyal antar sel saraf, meningkatkan kemampuan motorik, dan mengatur emosi.
  • Memperbanyak kadar insulin. Manfaat berjemur untuk anak adalah dapat memperbanyak kadar insulin di dalam tubuh. Insulin adalah hormon yang mengatur metabolisme karbohidrat. Hormon ini akan mengubah glukosa menjadi energi untuk disalurkan ke seluruh tubuh.
  • Menurunkan tekanan darah. Berdasarkan sebuah penelitian dari University of Edinburgh, saat kulit terkena sinar matahari akan ada senyawa bernama nitric oxide yang dilepaskan ke pembuluh darah. Senyawa ini bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah. Dari fungsi tersebut, maka manfaat berjemur untuk anak adalah dapat memperkecil risiko terserang stroke dan serangan jantung.
  • Mengoptimalkan fungsi otak. Penelitian lain dari University of Cambridge mengungkapkan bahwa vitamin D yang dihasilkan oleh sinar matahari akan membantu mengoptimalkan kemampuan otak.
  • Memberikan energi yang lebih banyak. Sinar matahari pagi juga akan membantu tubuh dalam mengatur produksi melatonin, yaitu hormon yang mengatur pola tidur.  Saat hormon melatonin dihasilkan secara cukup, maka pola tidur anak akan terjaga dengan baik.
  • Mengurangi depresi ringan. Masih berkaitan dengan masalah emosi, manfaat berjemur untuk anak adalah dapat mengurangi depresi ringan. Anak yang sering merasa bahagia tidak akan mudah mengalami depresi. Ia akan lebih sering memiliki suasana hati yang baik dan lebih positif dalam menjalani kegiatan sehari-hari.
  • Mengobati berbagai kelainan kulit. Manfaat berjemur untuk anak selanjutnya adalah dapat mengobati berbagai kelainan kulit, seperti psoriasis, jerawat, eksim, dan infeksi jamur di kulit lainnya. Melakukan terapi berjemur selama empat minggu telah terbukti berhasil secara signifikan menghilangkan gejala psoriasis.
  • Meningkatkan kekuatan tulang. Sinar matahari adalah sumber vitamin D yang dapat meningkatkan kekuatan tulang anak.  Vitamin ini akan mengoptimalkan penyerapan kalsium di dalam darah agar menyatu dengan tulang, sehingga tulang pun menjadi lebih kuat dan tidak mudah keropos.
  • Menunjang pertumbuhan. Di samping untuk kekuatan tulang, berjemur juga akan menunjang pertumbuhan anak, khususnya bayi. Rutin menjemur bayi di pagi hari pada beberapa bulan awal usia bayi akan memberikan manfaat untuk pertumbuhan tulangnya kelak.
  • Mengurangi risiko terserang kanker. Vitamin D yang dihasilkan oleh sinar matahari juga berfungsi untuk mengurangi risiko anak terserang kanker, seperti kanker usus besar dan payudara. Mendapatkan cukup asupan vitamin D juga terbukti efektif menurunkan risiko perkembangan semua jenis kanker sampai 60%.

Saat hormon bahagia terproduksi dengan baik, maka anak akan lebih sering diliputi perasaan aman dan bahagia. Emosi positif ini juga akan berpengaruh pada kualitas tidur dan pencernaannya lho, Bu. Anak akan memiliki waktu tidur yang lebih nyenyak, menghindarkan anak dari Seasonal Affective Disorder, dan pencernaan yang sehat.

Saat produksi hormon insulin melimpah, maka asupan energi untuk tubuh anak pun ikut meningkat. Hal ini akan sangat membantu anak untuk menjalani aktivitasnya dengan penuh semangat. Tak hanya itu, insulin juga akan memperkecil anak terserang diabetes.

Artikel Sejenis

Selain itu, sinar matahari juga akan memicu pertumbuhan sel saraf di hippocampus, yaitu bagian otak yang berperan dalam membentuk, menyimpan, dan mengatur ingatan. Artinya, daya ingat anak yang rutin berjemur di pagi hari akan lebih baik untuk menunjang proses belajarnya.

Anak-anak membutuhkan waktu tidur yang cukup dan berkualitas untuk mendukung proses tumbuh kembangnya. Sinar matahari juga akan memberikan suplai energi yang melimpah untuk anak sehingga ia akan lebih bersemangat dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Jika tulang anak kuat, maka risiko terserang rakhitis pun akan lebih kecil. Rakhitis bisa menyebabkan tulang lemah dan tidak mampu menopang berat badan.

Baca juga: Sumber Vitamin D dan Fungsinya untuk Tumbuh Kembang Bayi

Aturan Berjemur yang Benar

Tentu ada ketentuan kapan dan bagaimana cara berjemur yang benar. Menurut seorang ahli gizi bernama dr. Tan Shot Yen, jam 10 pagi merupakan waktu terbaik untuk berjemur karena sudah terdapat sinar ultraviolet B yang memiliki gelombang lebih pendek.

Berjemur juga sebaiknya tidak terlalu lama, yaitu cukup 15 menit saja. Jika terlalu lama berjemur, maka kulit bisa terbakar matahari dan menyebabkan beberapa penyakit bagi tubuh.

 

Banyak sekali ya, Bu, manfaat berjemur untuk anak. Mulai sekarang, ajak anak untuk berjemur bersama untuk mendapatkan semua manfaat di atas. Tentunya agar lebih optimal, Ibu juga harus mengimbanginya dengan memberikan asupan makanan yang kaya gizi setiap hari.

Bagi Ibu yang masih punya pertanyaan seputar anak, jangan ragu untuk melakukan berkonsultasi pada laman Tanya Pakar. Namun pastikan Ibu sudah melakukan registrasi sebelumnya ya, Bu!


Sumber:

Wolipop