Whatsapp Share Like Simpan

Cara menghilangkan biang keringat penting untuk diketahui karena biang keringat termasuk kondisi yang umum dan sering dialami oleh sebagian besar bayi. Biang keringat pada bayi biasanya ditandai dengan munculnya bintik merah di kulit.

Karena bayi tidak bisa menjelaskan apa yang ia rasakan, terkadang ia pun jadi lebih rewel karena rasa gatal yang dialaminya. Itulah sebabnya, Ibu perlu mengetahui cara menghilangkan biang keringat yang bisa dilakukan di rumah.

Biang keringat atau dikenal juga dengan istilah miliaria terjadi karena adanya penyumbatan pada pori kulit sehingga keringat tidak dapat keluar dengan baik. Pada bayi, biang keringat muncul akibat pori-pori kulitnya yang cenderung lebih kecil dan kelenjar keringat yang belum terbentuk dengan sempurna.

Sebelum mengetahui cara menghilangkan biang keringat, perlu Ibu ketahui bahwa ruam merah akibat biang keringat biasanya terlihat pada lipatan kulit atau bagian yang tertutup pakaian, seperti leher, perut, dada, atau bokong bayi. Ruam merah juga dapat muncul di bagian kepala, terutama jika si Kecil sering memakai topi.

Mengetahui bagian tubuh yang sering memunculkan ruam merah bisa memudahkan Ibu dalam melakukan beberapa cara menghilangkan biang keringat pada si Kecil. Yuk, kita simak penjelasan lebih lengkapnya di bawah ini.

Artikel Sejenis

Bagaimana Cara Menghilangkan Biang Keringat?

Berikut ini beberapa cara menghilangkan biang keringat yang bisa Ibu lakukan kepada si Kecil:

  1. Pilih pakaian bayi yang lembut, longgar, dan menyerap keringat

    Cara menghilangkan biang keringat yang paling mudah dilakukan yaitu memilih pakaian yang tepat, yaitu berbahan lembut, longgar, dan menyerap keringat. Salah satu bahan pakaian yang direkomendasikan untuk bayi yaitu katun. Mengapa hal ini penting? Karena pakaian termasuk ke dalam daftar perlengkapan bayi yang bisa menjadi penyebab munculnya biang keringat.

    Oleh karena itu, memilih pakaian yang tepat merupakan salah satu cara menghilangkan biang keringat dengan baik. Saat udara panas, Ibu bisa memilih pakaian yang tidak membuat si Kecil kepanasan atau gerah. Misalnya, Ibu bisa mengenakan si Kecil pakaian yang berlengan pendek dengan bahan lembut dan menyerap keringat. Sebaiknya lepaskan kaus kaki, sarung tangan, dan penutup kepala.

    Selain itu, pastikan memilih pakaian yang longgar. Ini karena pakaian sempit dan berbahan kasar justru dapat memicu gesekan pada kulit si Kecil. Cara menghilangkan biang keringat yang tak kalah penting yaitu menghindari pakaian yang berbahan kain sintetis, seperti polyester dan nilon.

  2. Lebih cermat memilih produk untuk kulit bayi

    Selain pakaian, memilih produk untuk kulit bayi juga termasuk salah satu cara menghilangkan biang keringat dengan aman dan mudah. Seperti yang Ibu ketahui, kulit bayi masih sangat sensitif sehingga perlu hati-hati saat menggunakan produk kulit yang aman.

    Untuk menjaga kesehatan kulit si Kecil, sebaiknya Ibu memilih produk yang diformulasikan khusus bayi. Supaya lebih mudah, berikut ini beberapa tips umum saat memilih produk untuk kulit bayi yang tepat, di antaranya:

    Pilih produk dengan formula “pH balance” agar sesuai dengan level pH kulit si Kecil yang masih sensitif 

    - Pilih produk bebas alkohol dan bahan kimia yang berbahaya

    - Hindari produk yang mengandung parfum berlebihan

    - Pilih produk dengan label hypoallergenic dan teruji klinis lainnya agar tidak menimbulkan reaksi alergi

    - Pastikan produk telah terdaftar BPOM

  3. Rutin memeriksa kulit bayi dengan baik

    Cara menghilangkan biang keringat selanjutnya yaitu rutin memeriksa kulit si Kecil dengan baik. Artinya, jika si Kecil sering berkeringat, maka Ibu perlu mendinginkan kulitnya menggunakan kain basah yang lembut dan sejuk, setelah itu lap dengan kain kering. Selain itu, pastikan juga Ibu untuk rutin memeriksa kondisi kulit si Kecil setelah buang air kecil atau buang air besar agar tidak lembap, sebelum tidur, saat berada di ruangan yang panas, dan di waktu-waktu yang sekiranya bisa memicu biang keringat. 

  4. Tempatkan bayi di ruangan yang sejuk

    Salah satu penyebab bayi berkeringat yaitu karena berada di tempat yang panas. Itulah sebabnya, menempatkan bayi di ruangan yang sejuk termasuk cara menghilangkan biang keringat dengan lebih aman.

    Ibu bisa menggunakan kipas angin atau pendingin ruangan (AC) agar ruangan tetap sejuk dan nyaman. Namun, hindari mengarahkan tiupan angin langsung ke tubuh si Kecil ya, Bu, supaya ia tidak mudah masuk angin dan tidak kedinginan. Supaya lebih aman, arahkan kipas ke tembok agar arah angin menyebar ke seluruh ruangan.

    Cara menghilangkan biang keringat ini bisa membuat si Kecil lebih nyaman dan nyenyak saat tidur bila ruangan sejuk. Apabila Ibu melihat si Kecil merasa kepanasan atau gerah, segeralah cari tempat atau ruangan yang lebih dingin dan berangin.

  5. Pastikan bayi tidak dehidrasi

    Tahukah Ibu bahwa keluarnya keringat bisa mengurangi kadar air dalam tubuh si Kecil lho. Jika ia sedang mengalami biang keringat dan sangat mudah berkeringat, maka Ibu wajib memastikan si Kecil tidak dehidrasi atau kehausan.

    Pastikan si Kecil mendapat cukup cairan pengganti yang bisa Ibu berikan dari ASI dan air putih. Jika si Kecil sudah mendapatkan Makanan Pendamping ASI (MPASI), Ibu juga bisa menambahkan buah-buahan dan sayuran karena mengandung kadar air yang baik bagi tubuh.

    Bagi bayi, ASI sangatlah penting karena menjadi nutrisi utama untuk menunjang tumbuh kembangnya agar lebih prima, terutama sampai dengan usia 1 tahun. Oleh karena itu, penting bagi Ibu untuk meningkatkan kualitas ASI dengan mengonsumsi makanan bergizi dan pelancar ASI, salah satunya adalah susu Frisian Flag Primamum.

  6. Gunting kuku bayi secara rutin

    Cara menghilangkan biang keringat yang bisa Ibu lakukan selanjutnya yaitu menggunting kuku si Kecil secara rutin. Seperti yang diketahui, biang keringat biasanya dipenuhi lepuhan kecil yang sebaiknya dihindari dari gesekan. Pasalnya, gesekan atau tekanan dapat memecah lepuhan tersebut dan menyebabkan kulit si Kecil lecet.

    Jika hal tersebut terjadi, bisa jadi biang keringat akan semakin parah dan berisiko menimbulkan infeksi. Sebagai salah satu cara menghilangkan biang keringat, maka pastikanlah kuku si Kecil tidak panjang dan terjaga kebersihannya.

    Jika udara atau cuaca tidak panas, Ibu juga bisa memakaikan sarung tangan agar jari si Kecil tidak menyentuh atau menggesek kulit yang dipenuhi biang keringat. Selain sebagai cara menghilangkan biang keringat, menggunting kuku secara rutin juga bisa menjadi salah satu upaya untuk menjaga kebersihan diri si Kecil. Sebab, kuku yang panjang merupakan salah satu tempat untuk bakteri atau kuman bersarang.

  7. Gunakan losion hanya bila diperlukan

    Penggunaan losion diyakini bisa menjadi salah satu cara menghilangkan biang keringat pada bayi. Namun, Ibu perlu lebih cermat dalam memilih losion yang tepat. Melansir laman resmi alodokter.com, Ibu dapat mengoleskan losion calamine pada kulit yang terkena biang keringat. Namun, hindari penggunaan losion yang terlalu dekat dengan mata si Kecil. 

    Selain itu, Ibu juga bisa mengoleskan krim hidrokortison sebagai cara menghilangkan biang keringat yang sesuai anjuran dokter. Artinya, Ibu perlu berkonsultasi terlebih dulu dengan dokter sebelum menggunakan losion untuk biang keringat. Dengan begitu, dokter dapat memberikan losion yang tepat sesuai dengan kondisi kulit si Kecil. Jika Ibu menggunakan losion sembarangan, bisa memicu risiko ruam menjadi parah dan muncul masalah kulit lainnya.

Itulah beberapa cara menghilangkan biang keringat yang bisa Ibu lakukan sendiri di rumah. Biang keringat termasuk kondisi yang dapat hilang dengan sendirinya, tetapi akan lebih baik jika ditangani lebih cepat dan tepat. Hal tersebut penting dilakukan agar tidak mengganggu kenyamanan si Kecil.

Berbicara mengenai biang keringat, maka penting juga bagi Ibu untuk merawat kesehatan kulit si Kecil dengan tepat. Nutrisi yang diperlukan untuk menjaga kesehatan kulit adalah protein, vitamin E, vitamin C, vitamin A, dan vitamin B kompleks. Nutrisi tersebut bisa didapatkan dari menu MPASI yang bergizi seimbang jika usia si Kecil di atas 6 bulan. Akan tetapi, jika si Kecil berusia di bawah 6 bulan, Ibu perlu mengoptimalkan pemberian ASI eksklusif dengan tepat.

Maka dari itu, penting untuk meningkatkan kualitas ASI dengan mengonsumsi susu Frisian Flag MAMA yang merupakan sumber protein yang penting untuk pertumbuhan tulang si Kecil dan juga daya tahan tubuh Ibu.

Di dalamnya pun mengandung kalsium yang tinggi untuk kesehatan tulang Ibu dan si Kecil, tinggi zat besi untuk mencegah anemia, sumber serat inulin untuk mencegah terjadinya sembelit atau konstipasi, serta tinggi asam folat untuk mencegah terjadinya cacat pada tabung saraf janin. Selain itu, Frisian Flag MAMA juga mengandung multivitamin dan multimineral lainnya.

Frisian Flag MAMA tersedia dalam rasa cokelat yang lezat yang bisa dikonsumsi dalam suhu panas maupun dingin yang pastinya akan disukai oleh Ibu.

Ditinjau oleh: Yeni Novianti, S.Gz