Whatsapp Share Like Simpan

Ibu khawatir saat melihat si Kecil mengalami cegukan? Eits, tenang ya, Bu, karena cegukan pada bayi umumnya bukanlah kondisi yang berbahaya. Bahkan, bayi cegukan bisa jadi tanda bahwa si Kecil tumbuh secara normal lho. 

Cegukan merupakan suatu kondisi yang sangat umum dialami oleh bayi sejak lahir hingga usia 1 tahun. Kondisi ini bisa terjadi saat si Kecil menyusu atau makan terlalu banyak dan cepat, sehingga memicu kontraksi diafragma dan penutupan pita suara bayi berlangsung.

Itulah sebabnya, Ibu nggak perlu khawatir berlebihan karena cegukan pada bayi adalah hal yang wajar. Tapi, bagaimana jadinya kalau si Kecil cegukan saat tidur? Apa yang harus Ibu lakukan? Nah, untuk mengetahui jawabannya, mari kita simak informasi di bawah ini ya, Bu. 

  1. Kenapa bayi cegukan?

    Perlu Ibu ketahui bahwa biasanya cegukan bayi secara normal terjadi saat si kecil menyusu terlalu cepat. Ketika bayi menyusu terlalu cepat, hal tersebut menyebabkan lebih banyak udara yang masuk melalui mulut. 

    Udara ini nantinya terjebak di dalam perut sebagai salah satu penyebab umum bayi cegukan. Hal tersebut terjadi karena gas yang ada di organ pencernaan akan naik ke atas dan mendorong udara ke diafragma untuk berkontraksi sehingga menyebabkan bayi cegukan. 

    Artikel Sejenis

    Solusi yang umum dilakukan adalah dengan menyendawakannya sesaat setelah selesai menyusu. Hal ini cukup bermanfaat karena udara dari perut bisa keluar dan risiko bayi cegukan ataupun keluhan lainnya dapat berkurang.

  2. Penyebab kenapa bayi cegukan saat tidur

    Jika penyebab bayi cegukan saat terjaga memang umum terjadi, lalu kenapa bayi cegukan saat tidur? Apakah kondisi ini normal atau justru berbahaya? Berikut adalah beberapa faktor yang bisa jadi penyebab kenapa bayi cegukan saat tidur: 

    • Kondisi medis tertentu

      Alasan kenapa bayi cegukan saat tidur yang pertama terjadi karena bayi mengalami penyakit kronis yang berpengaruh pada saraf yang mengontrol otot diafragmanya. Sebagai contoh penyakit yang bisa jadi penyebab bayi cegukan saat tidur antara lain adalah tumor, gondok, pneumonia, pleuritis, laryngitis, refluks gastrointestinal, cedera otak, dan multiple sclerosis. Sebaiknya Ibu langsung berkonsultasi dengan dokter anak agar dilakukan penanganan secara tepat.

    • Gangguan tidur apnea

      Apnea merupakan gangguan tidur yang membuat penderitanya berhenti bernapas sementara selama beberapa kali ketika sedang tidur. Itulah sebabnya, gangguan tidur apnea ini bisa jadi salah satu alasan kenapa bayi cegukan saat tidur, lho, Bu. 

      Menurut perkiraan para ahli, apnea dapat menyebabkan tubuh menjadi kekurangan oksigen. Saat bayi mengalami apnea, otak tidak memperoleh sinyal dari otot-otot pernapasan atau tenggorokannya akan terhambat sementara. 

      Akibatnya, si Kecil pun terserang cegukan saat tidur. Jika si Kecil mulai cegukan saat tidur, Ibu bisa mengatasi kondisi ini dengan menggendong si Kecil di bagian pundak dan menepuk pelan-pelan bagian punggung buah hati.

    • Perubahan tekanan darah

      Menurut informasi yang tercantum di dalam Journal of Applied Physiology, tekanan darah yang mengalami perubahan dapat menjadi penyebab kenapa bayi cegukan saat tidur. Di samping itu, pola pernapasan yang tidak normal juga bisa menjadi pemicu si Kecil cegukan ketika sedang tidur. Sebaiknya, Ibu konsultasikan kepada dokter sebagai salah satu cara mengatasi cegukan pada bayi yang tepat.

    • Penyakit metabolisme

      Beberapa penyakit yang berkaitan dengan metabolisme disebut juga bisa jadi pemicu kenapa bayi cegukan saat tidur, misalnya penyakit diabetes, ketidakseimbangan elektrolit, serta gangguan ginjal.

    Baca juga: Ini Posisi Tidur yang Baik untuk Bayi, Ibu Wajib Tahu

  3. Cara mengatasi cegukan saat si Kecil tidur

    Setelah Ibu mengetahui penyebab kenapa bayi cegukan saat tidur, Ibu juga perlu mengetahui bagaimana cara mengatasi cegukan pada bayi agar si kecil tetap nyaman. Sekaligus juga untuk menghindari terjadi hal yang berbahaya dengan kesehatannya. 

    Di awal-awal, mungkin Ibu akan kebingungan melihat kondisi si Kecil cegukan saat tidur karena di satu sisi tidak mau mengganggu waktu tidur si kecil, tapi Ibu juga tidak ingin si Kecil mengalami hal tersebut terus-menerus. Nah, berikut ini ada beberapa solusi yang bisa Ibu coba, di antaranya:

    • Pastikan posisi si Kecil sudah benar saat menyusu

      Bisa jadi penyebab bayi cegukan saat tidur yaitu akibat posisi yang kurang benar saat menyusu sebelum tidur. Untuk itu, pastikan posisi menyusui si Kecil sudah benar dan tidak membuatnya menghirup banyak udara. Ibu bisa berikan bantalan pada kepalanya supaya posisi kepala si kecil lebih tinggi dari badannya. Langkah ini juga dapat mencegah si Kecil tersedak ataupun terlalu banyak menghirup udara. 

    • Menyendawakan si Kecil sebelum tidur

      Si Kecil juga sebaiknya sudah disendawakan setelah ia selesai menyusu. Hal tersebut merupakan salah satu cara mengatasi cegukan pada bayi yang umum dilakukan. Kalau ia tertidur di tengah menyusu, Ibu bisa meletakkan si Kecil di pundak dalam posisi berdiri dan menepuk punggungnya secara perlahan hingga ia bersendawa. 

    • Susui si Kecil

      Ibu pasti akan segera minum air putih kalau tiba-tiba cegukan, bukan? Nah, cara mengatasi cegukan pada bayi dengan menambahkan cairan ini juga bisa dicoba untuk menghentikan bayi cegukan lho, Bu. Ibu bisa mengganti air putih dengan ASI. Susui si Kecil agar cegukannya berhenti dan jangan lupa untuk menyendawakannya dulu sebelum meletakkannya untuk tidur lagi. 

      Yang tak kalah penting, Ibu juga harus memperhatikan asupan nutrisi yang dikonsumsi. Sebab, nutrisi yang Ibu konsumsi akan berpengaruh terhadap tumbuh kembang si Kecil selama masa kehamilan dan ASI eksklusif. Nah, Ibu bisa meningkatkan kualitas ASI dengan mengonsumsi makanan bergizi, salah satunya adalah susu Frisian Flag PRIMAMUM yang mengandung nutrisi prima untuk Ibu dan si Kecil. 

    • Konsultasi dengan dokter

      Jika si Kecil sudah terlalu sering cegukan saat tidur, sebaiknya Ibu langsung membawanya ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang lebih baik. Semakin cepat diketahui penyebabnya, semakin cepat pula penanganan yang bisa diberikan kepada si Kecil. 

    • Memeluk si Kecil

      Cara mengatasi cegukan lainnya yaitu dengan memeluk si Kecil. Biasanya cara ini dilakukan kepada bayi yang baru lahir. Memeluk si Kecil bisa memberikan ketenangan saat ia mengalami cegukan yang mengganggu. 

    • Pijat badan si Kecil sebelum tidur

      Bu, ternyata rutin memijat badan si kecil sebelum tidur bisa membantu mengatasi cegukan lho. Sebab, pijatan lembut yang dirasakan si Kecil secara perlahan dapat mengeluarkan gas di dalam perutnya. Supaya pijatan semakin nyaman dan lembut, Ibu bisa tambahkan minyak khusus bayi sesuai kebutuhan agar si kecil tetap merasa nyaman.

    • Beri makan sedikit demi sedikit

      Si Kecil sudah mulai mengonsumsi MPASI? Untuk menghindari cegukan, sebaiknya berikan si Kecil makanan sedikit demi sedikit dan secara perlahan. Dengan cara ini, maka si Kecil tidak akan terburu-buru saat harus menelan makanannya. Jika cegukan yang terjadi disertai muntah, segeralah bawa ke dokter karena kondisi ini biasanya jadi penanda bahwa si Kecil sedang mengalami gangguan pencernaan. 

      Cegukan biasanya akan hilang dengan sendirinya saat Si Kecil tidur. Seiring dengan bertambahnya usia bayi, cegukan juga tak akan lagi muncul karena keseimbangan pada sistem kekebalan tubuh yang semakin meningkat.

    Baca juga: Ketahui Hambatan dan Tumbuh Kembang pada Bayi Usia 2 Bulan

  4. Hal yang perlu dihindari saat bayi cegukan

    Tahukah Ibu, ternyata masih banyak lho, mitos yang dilakukan dan dianggap dapat mengatasi cegukan pada bayi, padahal hal tersebut salah dan sebaiknya dihindari untuk menjaga keselamatan si Kecil. 

    Ibu perlu mengetahui beberapa mitos yang sebaiknya dihindari saat si Kecil mengalami cegukan, di antaranya: 

    • Membuat si kecil kaget atau membuatnya takut supaya cegukan berhenti
    • Meletakkan kain basah dan menekan dahi si Kecil saat cegukan 
    • Menarik lidah si Kecil
  5. Kondisi yang perlu diwaspadai

    Seperti yang diketahui, penyebab umum kenapa bayi cegukan bisa diatasi sendiri oleh Ibu saat di rumah. Namun, bagi bayi yang memiliki riwayat medis tertentu, cegukan bisa mengganggu pernapasan hingga menimbulkan risiko berbahaya. 

    Ada beberapa kondisi yang perlu Ibu waspadai sebelum Ibu melakukan konsultasi ke dokter sebagai cara mengatasi cegukan pada bayi. Berikut adalah kondisi yang perlu diwaspadai

    • Perhatikan apakah bayi cegukan disertai dengan batuk, upaya meludah, dan rewel atau tidak? 
    • Bayi terlalu sering cegukan atau terjadi terus-menerus hingga usianya 1 tahun ke atas
    • Cegukan berlangsung dengan durasi yang sangat lama
    • Cegukan terlihat abnormal
    • Bayi cegukan disertai sesak napas

Apabila bayi mengalami atau menunjukan kondisi-kondisi di atas, maka sebaiknya segera konsultasikan kepada dokter ya, Bu, sebagai langkah terbaik untuk cara mengatasi cegukan pada bayi. Dikhawatirkan kondisi tersebut merupakan gejala dari suatu penyakit serius. Supaya tidak terlambat, maka diperlukan penanganan secepatnya. 

Ibu memang perlu mewaspadai kondisi yang terlihat kurang wajar pada bayi cegukan. Berkonsultasi kepada ahlinya merupakan langkah yang paling tepat untuk mengetahui bagaimana kondisi si kecil yang sebenarnya.

Untuk mengoptimalkan tumbuh kembang si Kecil selama usia 0-12 bulan, sebaiknya Ibu tetap berikan ia ASI untuk mendukung kebutuhan gizi hariannya dengan baik. Maka dari itu, Ibu juga sebaiknya meningkatkan kualitas ASI dengan mengonsumsi karena mengandung 9 asam amino esensial (9AAE) lengkap dan 9 nutrisi penting lainnya untuk kebaikan Ibu dan si Kecil. Susu ini juga diperkaya dengan asam folat, omega 3 (ALA), omega 6 (LA), serta tinggi DHA untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan sel otak si Kecil.

Susu Frisian Flag PRIMAMUM juga mengandung tinggi zat besi, tinggi zinc, dan sumber serat pangan inulin untuk mendukung daya tahan tubuh Ibu dan si Kecil. Ditambah kandungan tinggi kalsium dan tinggi vitamin C untuk mendukung pertumbuhan sel tubuh si Kecil.

Selain itu, Ibu juga perlu memantau tumbuh kembang si Kecil dengan tepat. Caranya dengan memanfaatkan fitur Rapor Tumbuh Kembang Prima dari Akademi Keluarga Prima. Fitur ini memudahkan Ibu untuk mengoptimalkan tumbuh kembang si Kecil berdasarkan grafik pertumbuhan dari WHO dan CDC. Ibu bisa menggunakan fiturnya di sini, ya!

Ditinjau oleh: Yeni Novianti, S.Gz