Share Like
Simpan

Melihat si Kecil terluka, biasanya Ibu akan langsung panik ya, Bu. Terlebih lagi jika ia sampai tersenggol benda panas hingga mengalami luka bakar. Duh, jangan sampai, deh! Namun, jangan bingung jika hal tersebut sampai terjadi pada Ibu dan si Kecil. Dari berbagai situs konsultasi masalah anak yang saya telusuri, Ibu bisa menanganinya dengan cara-cara berikut ini.

Penanganan terhadap luka bakar si Kecil tergantung dari tingkat keparahan dan penyebab luka itu sendiri. Berikut adalah ciri-ciri luka bakar berdasarkan tingkat keseriusannya:

  1. Luka bakar tingkat I : kulit bagian luar terlihat memerah, biasanya dapat sembuh dalam  3-5 hari. Contoh sederhana luka bakar ini adalah kulit terbakar teriknya sinar matahari.
  2. Luka bakar tingkat II : kulit memerah dan melepuh. Bila gelembung lepuh pecah akan terlihat kulit merah terang.
  3. Luka bakar tingkat III : luka terlihat kering dan berlendir, berwarna kecokelatan dan kemerahan bahkan dapat menghitam. Hanya terasa sakit sedikit atau bahkan sama sekali tidak merasa sakit, karena saraf kulit rusak.

Setelah mengetahui jenis luka bakar yang dialami si Kecil, penanganan pertama yang bisa Ibu lakukan adalah sebagai berikut:

  1. Jika luka bakar yang dialami si Kecil tergolong ringan dan masih berada di tingkat I, segeralah dinginkan kulit si Kecil yang terbakar dengan air. Siram menggunakan air mengalir untuk menurunkan suhu bagian tubuh yang terbakar. Menurut situs konsultasi masalah anak  yang pernah saya baca, mengolesi luka bakar dengan mentega, kecap, minyak tanah atau pasta gigi seperti mitos yang beredar di masyarakat itu tidak dianjurkan.Sebaiknya, Ibu menyimpan salep khusus luka bakar yang dapat dibeli di apotek terdekat sebagai pertolongan pertama pada si Kecil saat terkena luka bakar. Setelah luka di basuh menggunakan air, segera oleskan bagian tubuh yang terbakar dengan salep atau krim khusus luka bakar. Seandainya kulit si Kecil sampai melepuh, jangan memecahkan lepuhan tersebut sendiri ya, Bu. Segeralah berkonsultasi dengan dokter agar dipecahkan dengan cara yang aman dan steril.Client’s feedback: tambahkan dong semacam ibu sebaiknya menyimpan salep anti luka bakar yang bisa dibeli di apotek (semacam bio placenton) jadi sebagai pertolongan pertama, setelah di aliri air, luka tersebut harus dikasih obat salep ini sebelum si kecil dibawa ke dokter--jika diperlukan.
  2. Jika luka bakar yang dialami tergolong cukup serius, basuh luka bakar dengan air yang mengalir selama 10-20 menit. Berdasarkan hasil konsultasi masalah anak yang saya lakukan dengan dokter, jangan merendam bagian tubuh yang terbakar ya, Bu. Saya pun menghindari air es untuk menyiram luka si Kecil, Bu. Ini karena air es berpotensi menyebabkan hipotermia pada si Kecil. Hipotermia adalah sebuah kondisi di mana tubuhnya tak dapat mengatur suhu tubuh ketika terkena suhu yang dingin.
  3. Bisa saja terjadi bahwa luka bakar si Kecil terjadi di area yang tertutup oleh pakaian. Jika hal itu terjadi, usahakan untuk membuka pakaiannya. Jika pakaian menempel pada luka bakar, jangan paksakan untuk melepas pakaian si Kecil ya, Bu. Gunting pakaian si Kecil dan biarkan menempel. Bungkus luka si Kecil dengan kain bersih tidak berserabut sebelum dibawa ke dokter, untuk melindungi lukanya dari infeksi.
  4. Luka bakar juga dapat terjadi di kerongkongan atau tenggorokan si Kecil, misalnya ia minum minuman yang terlalu panas. Segera lakukan konsultasi masalah pada anak dengan ahlinya ketika kondisi ini terjadi ya, Bu. Sedangkan untuk skala yang lebih parah, bisa jadi ia tidak sengaja menelan cairan kimia keras, seperti cairan pembersih lantai. Kalau hal tersebut terjadi padanya, segera bawa ke dokter ya, Bu. Pasalnya, luka bakar ini memerlukan penanganan lebih lanjut dari dokter 

Apabila si Kecil terkena luka bakar, sebaiknya tetaplah bersikap tenang agar ia tak ketakutan. Cobalah untuk menenangkan ia yang sudah terlebih dahulu kaget karena luka yang dideritanya. Satu hal penting yang perlu Ibu ingat, janganlah ragu untuk melakukan konsultasi masalah anak, jika luka si Kecil tak kunjung sembuh ya, Bu!