Whatsapp Share Like Simpan

Memilih sekolah untuk anak itu susah-susah gampang ya, Bu. Ada banyak hal yang harus dipertimbangkan dengan matang untuk menghindari salah memilih. Dikarenakan sekolah adalah rumah kedua bagi anak, maka lingkungannya pun harus yang ramah anak.

Pemerintah pun sudah menetapkan kebijakan dan peraturan tentang Sekolah Ramah Anak (SRA) untuk memastikan anak menuntut ilmu di tempat yang aman, sehat, dan nyaman. Nah, untuk tahu lebih dekat tentang SRA, simak langsung informasinya di bawah ini, ya:

Apa Itu SRA?

Sekolah Ramah Anak merupakan sebuah program yang dilansir oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (KemenPPPA). Program ini diselenggarakan dengan tujuan sebagai berikut:

  • Melindungi, memenuhi, dan menjamin hak-hak anak
  • Mengembangkan kemampuan, minat, dan bakat
  • Mempersiapkan anak agar bertanggung jawab terhadap kehidupan
  • Mengajarkan anak sikap saling menghormati
  • Melatih anak untuk bekerja sama dengan orang lain

Diharapkan dengan adanya Sekolah Ramah Anak dapat menghasilkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tapi juga secara spiritual dan emosional.

Dasar Pembentukan Sekolah Ramah Anak

KemenPPPA berpendapat, salah satu dasar mengapa SRA dibuat adalah karena anak masih dijadikan objek oleh proses pendidikan di Indonesia. Artinya, guru merupakan sosok yang selalu benar sehingga mudah menyebabkan tindak perundungan dari guru kepada murid di lingkungan sekolah.

Artikel Sejenis

Berdasarkan data dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) tahun 2014-2015, kasus kekerasan pada anak, baik secara fisik, seksual, psikis, maupun penelantaran, sebanyak 10% persen dilakukan oleh guru. Bentuk kekerasan yang sering terjadi adalah berupa pelecehan serta hukuman yang kurang mendidik siswa, contohnya saja menjewer, membentak, serta mencubit. Selain guru, tindakan bullying juga kerap dilakukan oleh sesama siswa.

SRA Turut Mengawasi Fasilitas di Sekolah

Kenyamanan dan keselamatan anak tentunya juga tidak akan luput dari program Sekolah Ramah Anak. Mulai dari kualitas dari bangunan dan fasilitas sekolah dipastikan harus sudah mampu melindungi anak dengan baik agar proses belajar dan bermain dapat berjalan dengan lancar. Makanan dan minuman yang dijajakan di area sekolah pun harus terbuat dari bahan yang aman dan bebas dari zat-zat berbahaya.

Konsep Sekolah Ramah Anak

Intinya, Sekolah Ramah Anak adalah sebuah upaya dari pemerintah Indonesia dalam memenuhi hak serta melindungi anak ketika berada di sekolah. Melalui program ini, diharapkan sekolah dapat memenuhi konsep BARISAN yang terdiri dari Bersih, Asri, Ramah, Indah, Inklusif, Sehat, Aman, dan Nyaman. Konsep tersebut diciptakan agar anak dapat belajar di lingkungan sekolah yang kondusif.

 

Baca juga: 6 Persiapan Penting Sebelum Si Kecil Masuk Sekolah

Komponen Penting Sekolah Ramah Anak

Di samping dari pihak sekolah, program SRA ini baru bisa terwujud jika disertai dengan komponen penting berikut ini:

  • Sekolah memiliki komitmen tertulis sebagai sebuah kebijakan yang telah ditetapkan dan akan dilaksanakan untuk seterusnya.
  • Para pendidik sudah terlatih, berkompetensi di bidangnya, serta memahami hak-hak anak sehingga mampu memperlakukan anak sesuai hak yang mereka miliki.
  • Sekolah memiliki sarana dan prasarana yang ramah anak sehingga anak merasakan kenyamanan dan keamanan saat menggunakan fasilitas sekolah.
  • Sekolah memberikan proses pembelajaran yang ramah dan nyaman, baik dari guru maupun siswa lainnya.
  • Adanya partisipasi dari orang tua, alumni sekolah, lembaga masyarakat, serta dunia usaha dalam mendukung program SRA.
  • Anak juga turut andil dalam melaksanakan program Sekolah Ramah Anak. Artinya, anak dapat berperilaku baik, bersosialisasi, dan taat terhadap peraturan sekolah.

Orang tua sebagai pendidik utama wajib selalu memantau anak-anaknya di sekolah, baik dari segi akademis, kegiatan, hingga perilakunya. Arahkan anak agar berperilaku sepantasnya kepada guru, teman, maupun staf di sekolah. Bila anak mampu bersosialisasi dengan baik di lingkungan sekolah, artinya Ibu ikut mendukung terlaksananya program Sekolah Ramah Anak ini.

Sudahkah Ibu Memilih Sekolah yang Ramah Anak untuk Buah Hati?

Setelah tahu tentang Sekolah Ramah Anak, kini saatnya bagi Ibu untuk mencari tahu apakah Ibu sudah memilih sekolah yang ramah anak bagi buah hati atau belum. Berikut adalah beberapa indikator untuk menilai tentang keramahan dari sekolah anak:

  1. Buah hati Ibu terhindar dari kekerasan fisik, emosional, ataupun seksual dari teman maupun gurunya.
  2. Para siswanya memiliki sikap toleransi yang baik, anti-kekerasan, peduli lingkungan, setia kawan, serta bangga bisa menjadi siswa di sekolah tersebut.
  3. Anak merasa nyaman dan aman selama berkegiatan di sekolah berkat adanya ruang kelas yang bersih dan rapi, serta lingkungan sekolah yang tertata rapi dan aman.
  4. Sekolah menerapkan tata tertib dan sanksi yang transparan serta bisa diketahui oleh anak dan orang tua.
  5. Anak merasa bahagia tanpa adanya tekanan, kecemasan, ketakutan, atau rendah diri saat bersaing dalam akademis dengan teman-temannya. Guru juga tidak mempermalukan anak ketika prestasinya menurun.
  6. Sekolah menghargai keberagaman pada siswanya dengan memperlakukan tiap siswa secara adil.
  7. Anak tidak mendapatkan sindiran ketika orang tuanya tidak bisa ikut menyumbang dalam kegiatan amal yang diselenggarakan oleh sekolah.
  8. Anak turut peduli terhadap lingkungan sekolahnya, seperti dengan mengikuti kegiatan kerja bakti.
  9. Sekolah menyediakan makanan yang tidak berbahaya dan fasilitas kantin yang nyaman bagi anak.

Jadi, apakah sekolah yang Ibu pilih untuk buah hati sudah memenuhi kriteria Sekolah Ramah Anak? Pertimbangkanlah dengan baik saat memilih sekolah anak ya, Bu, sebab di sinilah anak akan menghabiskan sebagian harinya. Jangan sampai di sekolah ia merasakan ketidaknyamanan yang bisa berujung pada rasa depresi. Selamat memilih sekolah untuk anak ya, Bu.

Jika ingin berkonsultasi seputar anak, kunjungi saja laman Tanya Pakar, Bu. Di sana para ahli yang akan menjawab pertanyaan Ibu secara langsung. Untuk dapat menggunakan fitur tersebut, jangan lupa untuk registrasi terlebih dulu.

 

Sumber:

Popmama