Share Like
Simpan

Perawatan balita memang membutuhkan perhatian khusus. Pasalnya, saat ini si Kecil masih belum mengerti cara untuk merawat dirinya sendiri. Oleh sebab itu, penting bagi Ayah dan juga Ibu untuk membekali diri sejak dini perihal cara-cara merawat anak yang tepat, salah satunya adalah cara membersihkan alat kelamin milik si Kecil.

Hal ini penting untuk diketahui oleh Ayah dan Ibu, supaya nantinya bisa dikenalkan kepada si Kecil sejak dini agar ia mulai belajar untuk lebih bertanggung jawab terhadap dirinya sendiri, terutama dalam menjaga kebersihan organ pribadinya. Menurut saya, cara merawat kebersihan alat kelamin anak penting untuk diajarkan karena kebersihan organ pribadi si Kecil merupakan salah satu cara mencegah risiko penyakit atau infeksi di seputar alat kelamin.

Nah, menurut situs tersebut, ada beberapa cara yang bisa Ibu dan Ayah lakukan untuk mengajarkannya cara membersihkan alat kelamin, yaitu:

  • Ajak ia untuk terlibat secara langsung

Salah satu cara untuk mengajarkan si Kecil mengenai kebersihan alat kelamin adalah dengan melibatkannya secara langsung. Tak perlu repot, hal ini bisa Ibu mulai setelah ia sudah belajar ke toilet sendiri. Ibu cukup memintanya untuk mengambil gayung yang berisi air atau shower ke arah organ pribadinya dan kemudian membasuhnya. Ajarkan juga si Kecil cara membersihkan bagian yang kotor dengan cara mengusap-usap hingga bersih ya, Bu. Setelah itu, ajak ia untuk mencuci tangannya.

  • Cara membersihkan vagina

Sama halnya dengan orang dewasa,  alat kelamin perempuan ini apabila kurang bersih juga bisa menimbulkan rasa tak nyaman pada si Kecil seperti gatal atau iritasi. Oleh sebab itu, penting bagi Ibu untuk merawat kesehatan si Kecil dengan membantu ia menjaga kebersihan organ pribadi miliknya. Caranya adalah dengan membersihkan dari arah depan ke belakang untuk menghindari menyebarnya bakteri yang dapat menyebabkan infeksi. Setelah itu, ajarkan ia untuk mengeringkan daerah ini dengan menggunakan tisu atau handuk kering.

  • Cara membersihkan penis

Jika si Kecil belum menjalani proses disunat. Sebaiknya, ajarkan si Kecil untuk tidak menarik ujung penis karena dapat menyebabkan sakit yang nantinya bisa berisiko menimbulkan trauma. Cara membersihkan penis si Kecil yang belum disunat cukup dengan membasuhnya menggunakan air dan sabun. Tunjukkan juga kepadanya untuk mengusap-usap dengan lembut di bagian ujung supaya sisa pipis si Kecil betul-betul bersih ya, Bu. Setelah itu, keringkan penis si Kecil dengan menggunakan tisu ataupun handuk agar tak lembap, ya.

  • Rajin mengganti celana dalam

Saat bermain, bukan tak mungkin jika si Kecil berkeringat dan membuat daerah organ pribadinya menjadi lembap. Oleh karena itu, penting bagi Ibu untuk mengajarkannya untuk segera mengganti celana dalam saat berkeringat ataupun ketika terkena percikan pipis. Hal ini perlu dibiasakan sejak dini sebagai salah satu bentuk perawatan balita agar si Kecil terlatih untuk memerhatikan kebersihan daerah seputar kelamin.

Nah, kira-kira itulah sedikit informasi yang pernah saya baca dalam situs konsultasi masalah anak. Menjelaskan kepada si Kecil mengenai alat kelaminnya memang tak semudah yang dibayangkan ya, Bu. Tak jarang ia yang memiliki rasa ingin tahu tinggi melontarkan begitu banyak pertanyaan sehingga membuat Ibu bingung. Tetaplah bersabar dan bimbing terus si Kecil di masa tumbuh kembangnya ini. Sudah siap mencoba salah satu cara perawatan balita ini, Bu?