Whatsapp Share Like Simpan

Di usianya kini, si Kecil sangat membutuhkan asam amino bagi tubuhnya. Mengapa? Karena asam amino memiliki peranan penting, yaitu untuk mendukung kesehatan jantung, menyeimbangkan enzim dan hormon, menambah massa otot, menambah energi, menyeimbangkan cairan tubuh, memperbaiki jaringan tubuh, dan membentuk antibodi.

Semua manfaat tersebut bisa didapatkan dari beberapa sumber makanan yang mengandung asam amino. Apa sajakah sumber makanan tersebut? Berikut rangkumannya untuk Ibu:

Susu Bubuk


Susu dapat menjadi alternatif makanan untuk mencukupi kebutuhan nutrisi bagi anak yang susah makan. Kebanyakan susu kini sudah diformulasikan dengan nutrisi yang cukup lengkap. Namun, Ibu lebih direkomendasikan untuk memilih susu bubuk yang berbasis asam amino.

Kandungan asam amino bebas di dalamnya sangat aman untuk dikonsumsi oleh anak-anak yang alergi terhadap protein susu sapi. Asam amino bebas merupakan bentuk protein yang paling sederhana dan bisa ditoleransi oleh sebagian besar anak yang alergi susu sapi, karena proteinnya sudah diurai secara sempurna.

Artikel Sejenis

Telur

Telur adalah makanan yang tinggi kandungan protein dan berbagai nutrisi lainnya, mulai dari vitamin A, B2, B5, B12, D, E, zat besi, fosfor, folat, yodium, dan selenium. Selain memiliki rasa yang gurih, telur juga bisa diolah menjadi berbagai jenis makanan yang lezat dan bergizi untuk si Kecil. Ibu bisa mengolah telur secara langsung atau dijadikan campuran bahan pembuat kue, roti, atau camilan sehat untuk santapan harian buah hati.

Tuna

Tuna juga merupakan makanan yang mengandung asam amino esensial dan beragam nutrisi lainnya yang tak kalah penting bagi si Kecil, salah satunya asam lemak omega 3. Asam lemak ini berperan penting dalam menjaga kecerdasan otak yang akan sangat berpengaruh pada perkembangan otak si Kecil yang sedang ada di masa golden years. Selain itu, tuna juga mengandung kolesterol baik yang berfungsi untuk menjaga fungsi otak, melindungi sel, membentuk hormon, dan membantu produksi vitamin D.

Udang

Tidak hanya lezat, udang adalah jenis makanan yang mengandung asam amino serta banyak nutrisi penting lainnya yang menyehatkan. Diantaranya adalah zinc, kalsium, kalium, fosfor, magnesium, yodium, omega 3 dan 6, serta sebagai antioksidan yang berperan dalam menangkal radikal bebas penyebab penyakit. Ini artinya si Kecil akan mendapatkan manfaat berupa tulang yang kuat, otak yang cerdas, sistem imun yang kuat, dan tumbuh kembang yang berjalan dengan optimal.

Daging Sapi

Jika ingin mendapatkan semua jenis asam amino esensial, maka daging sapi adalah jawabannya, Bu. Asam amino esensial tidak bisa diproduksi sendiri oleh tubuh, sehingga harus didapatkan dari makanan. Tak hanya mengandung asam amino, daging sapi juga tinggi kandungan zat besi yang berfungsi mengatur suhu tubuh, mengalirkan oksigen ke seluruh tubuh, dan mencegah anemia. Supaya lebih sehat bagi buah hati, Ibu sebaiknya memilih daging sapi yang tanpa lemak, ya.

Daging Ayam

Makanan yang mengandung asam amino lainnya yang bisa Ibu berikan pada si Kecil adalah daging ayam. Di samping itu, daging ayam juga memiliki kandungan niacin dan selenium yang bersifat antioksidan dan memiliki manfaat untuk meningkatkan aliran darah, dan memperkuat sistem kekebalan tubuh. Sama seperti daging sapi, Ibu juga sebaiknya memilih daging ayam tanpa lemak supaya lebih menyehatkan dan tidak mengandung lemak jahat yang bisa mengganggu kesehatan.

Alpukat


Asam amino juga terkandung di dalam buah alpukat, Bu. Di samping itu, alpukat juga mengandung banyak sekali nutrisi, seperti vitamin A, B kompleks, C, D, E, K, tembaga, folat, zinc, kolin, dan potasium. Mengonsumsi alpukat pun akan memberikan manfaat untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh, menjaga kesehatan mata, memperkuat tulang, menyehatkan kulit, penyembuhan luka, membentuk otot, dan mengontrol asam basa di dalam tubuh.

Brokoli

Si Kecil perlu untuk dibiasakan mengonsumsi sayuran hijau, seperti brokoli, karena sayuran ini adalah makanan yang mengandung asam amino. Ada pula kandungan nutrisi lainnya yang baik untuk si Kecil, mulai dari vitamin C, tinggi serat, dan senyawa glukorafanin. Senyawa ini merupakan bentuk alami dari sulforaphane, yaitu senyawa antikanker yang dapat memperkecil risiko si Kecil terserang penyakit kanker.

Kacang-kacangan

Kacang-kacangan adalah makanan yang mengandung asam amino nabati. Ada banyak jenis kacang-kacangan yang bisa Ibu berikan pada si Kecil, antara lain edamame, kacang hijau, kacang tanah, almond, dan kacang merah. Kacang-kacangan juga dikenal sebagai makanan sehat bergizi tinggi karena mengandung banyak nutrisi penting bagi tubuh, mulai dari vitamin B3, mangan, magnesium, folat, lemak jenuh, serat, dan kalori. Berikan kacang-kacangan pada buah hati dengan cara direbus supaya lebih sehat ya, Bu.

Kacang Kedelai

Kedelai adalah salah satu jenis kacang-kacangan yang tinggi kandungan protein. Kedelai juga kaya akan kandungan vitamin dan serat yang baik dalam menyehatkan sistem pencernaan. Ada pula kandungan zat besi, kalium, seng, dan asam fitat yang akan memberikan manfaat sebagai antioksidan, tempat menyimpan energi, menurunkan tekanan darah, mencegah kram otot, dan menjaga kesehatan jantung. Berikan si Kecil kedelai yang diolah dengan cara direbus atau bisa juga dengan memberikan produk olahan kedelai berupa tempe dan tahu.

Keju

Terbuat dari susu membuat keju juga menjadi salah satu makanan yang mengandung asam amino. Ada banyak sekali jenis keju dengan kandungan nutrisi yang berbeda-beda. Namun secara umum, keju mengandung beberapa nutrisi, seperti protein, vitamin A, B12, magnesium, riboflavin, kalsium, fosfor, dan zinc. Dari berbagai kandungan nutrisi tersebut, keju pun akan memberikan manfaat untuk memperkuat tulang, menjaga kesehatan mata, menunjang pertumbuhan, memperkuat sistem imun, membantu pertumbuhan sel, mengontrol tekanan darah, dan mengurangi risiko penyakit diabetes.

Semua makanan yang mengandung asam amino di atas harus Ibu berikan pada buah hati secara rutin untuk mencukupi kebutuhan asam amino hariannya. Dengan begitu, si Kecil pun akan mendapatkan banyak manfaat bagi tumbuh kembang maupun kesehatannya. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Bu.

Jika ibu memiliki pertanyaan lain seputar nutrisi maupun tumbuh kembang si Kecil, silahkan berkunjung ke laman Tanya Pakar. Para ahli di sana akan menjawab pertanyaan Ibu secara langsung. Untuk dapat menggunakan fitur tersebut, jangan lupa untuk registrasi terlebih dulu ya, Bu.

 

Sumber:

Kumparan, id.theasianparent