Whatsapp Share Like Simpan

Daging ayam termasuk jenis daging putih yang sering jadi pilihan kebanyakan Ibu untuk diolah menjadi makanan harian si Kecil. Selain rasanya yang gurih dan mudah diolah, manfaat daging ayam juga sangat penting untuk mendukung tumbuh kembang si Kecil lho, Bu. Manfaat daging ayam ini bisa didapatkan berkat adanya beragam kandungan nutrisi penting, seperti protein, karbohidrat, lemak, kolesterol, vitamin A, vitamin B1, vitamin B2, vitamin B3, vitamin B5, vitamin B9 (folat), vitamin B12, vitamin C, vitamin D, vitamin K, kalsium, kalium, magnesium, natrium, dan fosfor. Dari ragam zat gizi ini, tak heran jika manfaat daging ayam berperan penting sebagai asupan nutrisi anak. Nah, saatnya Ibu ketahui manfaat daging ayam di bawah ini yuk! 

1. Sumber Protein

Kandungan nutrisi yang paling besar dalam daging ayam adalah protein. Zat gizi makro ini berada di urutan pertama dan memiliki fungsi khas yang tidak dimiliki zat gizi lain, yaitu membangun dan memelihara sel serta jaringan-jaringan tubuh. Protein yang terkandung di dalam daging ayam nantinya akan dipecah menjadi bentuk sederhana yang disebut asam amino. Meskipun kehadiran asam amino ini penting, namun hanya 9 jenis asam amino esensial (9AAE) yang paling dibutuhkan. Sebab, tubuh tidak bisa memproduksi sendiri 9 asam amino esensial (9AAE) ini, sehingga membutuhkan asupannya dari makanan tinggi protein, seperti susu, telur, ikan, daging merah, daging putih, dan kacang-kacangan serta hasil olahnya. 

Asupan 9 asam amino esensial (9AAE) ini juga penting karena berperan dalam membangun dan memelihara jaringan tubuh, sebagai sumber energi, membangun antibodi, serta dapat mengangkut zat gizi pada tubuh. Protein hewani seperti daging ayam memang lebih penting dan dibutuhkan oleh tubuh dibandingkan protein nabati. Sebab, protein nabati, seperti kacang-kacangan, sayuran dan buah memiliki asam amino pembatas yang menyebabkan asam amino lainnya tidak terserap dengan baik di dalam tubuh. Padahal, kebutuhan 9AAE juga harus terpenuhi dalam 9 jenis yang lengkap dan jumlah yang tepat agar tumbuh kembang anak lebih optimal. 9 jenis asam amino esensial ini meliputi leusin, isoleusin, valin, triptofan, fenilalanin, metionin, treonin, lisin, dan histidin. Jika kekurangan satu jenis asam amino esensial, maka akan mengurangi fungsi optimal yang dibutuhkan oleh tubuh anak. Akibatnya, si Kecil bisa saja mengalami gangguan atau penyakit tertentu dalam masa pertumbuhannya. 

Hal tersebut juga dibuktikan dalam penelitian di National Center for Biotechnology Information yang menjelaskan bahwa kekurangan satu jenis 9 asam amino esensial (9AAE), maka akan menurunkan kinerja hormon pertumbuhan (IGF-1) sebesar 34 persen. Sementara, kekurangan semua jenis 9 asam amino esensial (9AAE) akan menurunkan hormon pertumbuhan (IGF-1) sebesar 50 persen. Oleh karena itu, manfaat daging ayam sebagai sumber protein sangat penting untuk membantu menjaga kesehatan serta tumbuh kembang anak. 

2. Mendukung Metabolisme Tubuh

Seperti yang diketahui, daging ayam mengandung beragam vitamin dan mineral yang penting untuk kesehatan. Itulah kenapa, manfaat daging ayam dapat mendukung metabolisme tubuh berjalan dengan normal. Proses metabolisme yang baik sangat dibutuhkan agar kalori dalam makanan dan minuman bisa diubah menjadi energi yang diperlukan oleh tubuh. Energi ini bukan hanya membuat si Kecil semangat, tetapi juga berperan dalam menjalankan berbagai fungsi tubuh, seperti bernapas, mengatur sirkulasi darah, menghasilkan hormon, dan lain-lain.

Artikel Sejenis

3. Membantu Menjaga Kesehatan Tulang

Kalsium bersama dengan protein dapat membantu melindungi tulang dari kerusakan. Nah, dua nutrisi ini terkandung dalam ayam sehingga manfaat daging ayam dapat membantu menjaga kesehatan tulang agar terhindar dari pengeroposan di masa mendatang lho, Bu. Oleh karena itu, Ibu perlu memastikan si Kecil untuk selalu mengonsumsi makanan yang kaya akan protein, kalsium, serta zat gizi lainnya agar tumbuh kembang lebih optimal. 

4. Membantu Menjaga Kesehatan Jantung

Manfaat daging ayam dalam membantu menjaga kesehatan jantung bisa didapatkan berkat kandungan vitamin B6. Selain mencegah risiko penyakit jantung, vitamin B6 juga berperan dalam membantu menambah energi dan mendukung perkembangan otak.

5. Menjaga Kekuatan Otot 

Manfaat daging ayam selanjutnya yaitu dapat membantu memaksimalkan pembentukan otot serta menjaga kekuatannya. Dalam masa pertumbuhannya, otot anak sedang dalam proses pembentukan, sehingga mengonsumsi makanan tinggi protein, otomatis akan membentuk ototnya menjadi lebih kuat. Dengan mengonsumsi daging ayam serta ditambah nutrisi lain, maka akan mencegah terjadinya risiko pengeroposan di kemudian hari. 

6. Mengontrol Berat Badan

Protein yang terdapat dalam daging ayam bisa memberikan efek kenyang lebih lama, sehingga manfaat daging ayam dapat mengontrol berat badan si Kecil lebih baik. Dengan mengonsumsi sumber makanan berprotein tinggi, si Kecil pun tidak akan mudah lapar di luar jam makan utamanya. Nah, Ibu bisa memilih bagian dada ayam yang kaya akan protein dan rendah lemak. 

Baca juga: Manfaat Asam Amino Esensial (9AAE) untuk Pertumbuhan Anak

7. Mengontrol Tekanan Darah

Manfaat daging yang yang tak kalah penting adalah mengontrol tekanan darah. Manfaat ini bisa didapatkan berkat adanya kandungan vitamin B3 yang berperan untuk menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh. Manfaat ini bisa Ibu dapatkan dengan proses pengolahan yang sehat ya! Jadi, pastikan si Kecil mengonsumsi daging ayam yang lezat dan sehat agar manfaatnya tidak hilang. 

8. Mengontrol Kolesterol

Selain mengontrol tekanan darah, manfaat daging ayam juga dapat membantu mengontrol kadar kolesterol jahat dalam tubuh. Vitamin B3 merupakan zat gizi yang berperan dalam mengoptimalkan manfaat daging ayam yang satu ini lho, Bu. Pastikan memasak daging ayamnya dengan cara yang sehat agar kadar kolesterol jahatnya tidak meningkat. 

9. Mencegah Anemia

Zat besi bertugas untuk memperlancar peredaran darah merah ke seluruh tubuh, sehingga manfaat daging ayam dapat mencegah anemia. Konsumsi zat besi yang cukup dapat membuat tubuh memproduksi kadar hemoglobin yang cukup. Hemoglobin merupakan sel darah merah yang bertugas membawa oksigen ke seluruh tubuh. 

10. Membantu Menurunkan Risiko Peradangan

Selenium berperan dalam membantu menurunkan risiko peradangan sehingga manfaat daging ayam juga bisa mencegah terjadinya penyakit radang, khususnya radang sendi. Selain itu, selenium juga berperan dalam melawan radikal bebas, membantu meningkatkan sistem imun, mengurangi risiko penyakit jantung, mengurangi gejala asma, dan lainnya. Oleh karena itu, manfaat daging ayam sangat baik dalam menjaga kesehatan tubuh anak. 

11. Membantu Mengurangi Risiko Kanker

Banyak penelitian yang menunjukkan bahwa manfaat daging ayam dapat mengurangi risiko penyakit kanker. Ini berkat peran vitamin B, B3, dan selenium yang dapat melawan serangan radikal bebas pemicu sel kanker. Selain itu, ketiga kandungan tersebut juga bertugas untuk mencegah kerusakan sel DNA di dalam tubuh. 

Bagian Tubuh Ayam yang Kaya Nutrisi

Untuk memaksimalkan manfaat daging ayam, Ibu juga perlu mengetahui bagian tubuh ayam mana saja yang kaya nutrisi dan baik dikonsumsi oleh si Kecil. 

Bagian Dada

Ingin mendapatkan manfaat daging ayam yang kaya protein dan rendah lemak? Sebaiknya Ibu memilih bagian dada ayam saja ya. Dalam 100 gram dada ayam terdapat 165 kalori, yang 80 persen kalorinya berasal dari protein dan 20 persen kalorinya berasal dari lemak. Bagian dada ayam memang paling populer dipilih para Ibu jika akan mengolah makanan dengan rendah lemak namun tetap enak. 

Bagian Paha Atas Ayam

Ibu juga bisa mendapatkan manfaat daging ayam dari bagian tubuhnya ini. Dalam 100 gram paha atas tanpa kulit dan tulang, terdapat sekitar 26 gram protein. Kalori dalam paha atas lebih tinggi dibandingkan bagian dada, yaitu sekitar 209 kalori dalam 100 gramnya. 53 persennya berasal dari protein dan 47 persen berasal dari lemak. 

Bagian Paha Bawah Ayam

Bagian paha bawah banyak diminati namun kandungan kalorinya cukup tinggi. Dalam 100 gram daging paha bawah ayam mengandung 28,3 gram protein. Total kalorinya adalah sekitar 172 kalori, 70 persen berasal dari protein dan 30 persen berasal dari lemak. Mungkin Ibu bertanya-tanya kenapa kandungan proteinnya tinggi, bukan? Itu karena angka tersebut dihitung berdasarkan dagingnya saja ya, Bu, tidak termasuk kulit. Jika ditambahkan kulit, maka kalorinya akan besar. 

Bagian Sayap Ayam

Bagian yang satu ini juga masih menjadi favorit banyak orang, terutama bagi anak-anak yang menyukai olahan spicy wings. Dalam 100 gram daging sayap tanpa kulit dan tulang mengandung 30,5 gram protein dan 203 kalori. Dari kalori tersebut, 64 persen berasal dari protein dan 36 persennya berasal dari lemak. 

Dari kandungan nutrisi pada masing-masing bagian tersebut, dapat disimpulkan bahwa manfaat daging ayam sangat baik untuk kesehatan dan tumbuh kembang jika dikonsumsi sesuai dengan porsi, tidak kurang dan tidak lebih. Serta, cara pengolahannya pun menentukan kandungan kolesterol yang ada di dalamnya. 

Selain daging ayam, Ibu juga perlu memenuhi kebutuhan nutrisi dari sumber protein tinggi lainnya untuk si Kecil. Sumber protein ini sangat penting karena di dalamnya terdapat 9 asam amino esensial (9AAE) yang dibutuhkan oleh tubuh. Nah, kandungan 9 asam amino esensial (9AAE) ini bisa secara lengkap Ibu dapatkan dalam Frisian Flag PRIMAGRO AAE 1+, kandungan nutrisi di dalam susu bubuk pertumbuhan ini sudah ditingkatkan dari sebelumnya demi mendukung potensi tumbuh kembang optimal si Kecil. Susu Frisian Flag PRIMAGRO AAE 1+ juga mengandung 9 nutrisi penting lainnya, seperti minyak ikan, omega 3, omega 6, zat besi, zinc, protein, kalsium, magnesium, vitamin D3 serta vitamin dan mineral untuk mendukung potensi si Kecil tumbuh pintar, kuat, dan tinggi. Hadir dalam tiga varian rasa, yaitu vanilla, madu, dan cokelat yang pasti disukai si Kecil.