Whatsapp Share Like Simpan

Saat memulai MPASI bayi, Ibu mungkin masih memberikan sumber makanan secara bertahap. Kemudian setelah memasuki usia 9 bulan, MPASI bayi sudah mulai bisa ditingkatkan teksturnya menjadi lebih kasar dan lebih diperkenalkan kepada makanan dengan lebih banyak varian. Makanan bayi 9 bulan sudah harus mengandung nutrisi yang lebih lengkap lagi. Salah satu nutrisi yang harus ada adalah asam amino.

Asam amino adalah senyawa pembentuk protein yang berperan dalam pembentukan jaringan dan membantu tumbuh kembang bayi. Pada usia tersebut, bayi sedang berada dalam fase golden years sehingga ia akan sangat membutuhkan cukup nutrisi agar tumbuh kembangnya berjalan dengan optimal. Oleh karenanya, Ibu harus rutin memberikan makanan yang mengandung asam amino seperti pada daftar di bawah ini:

Telur

Sumber protein yang satu ini menjadi pilihan makanan bayi 9 bulan yang murah meriah tapi kaya kandungan gizi. Telur mengandung berbagai jenis vitamin, seperti vitamin A, B2, B5, B12, D, dan E. Selain itu, ada juga kandungan mineral yang terdiri dari selenium, folat, zat besi, fosfor, dan yodium.

Untuk diolah menjadi makanan bayi, telur bisa dimasak dengan berbagai cara, mulai dari digoreng, direbus, atau dicampur ke dalam sayuran. Rasanya yang gurih pasti akan sangat disukai oleh bayi dan teksturnya yang lembut akan memudahkan bayi dalam mengunyah dan mencernanya di sistem pencernaan. Ada beberapa pilihan telur yang baik untuk dikonsumsi oleh bayi, seperti telur ayam, telur bebek, atau telur puyuh.

Ikan Tuna

Ikan tuna merupakan sumber gizi sehingga menjadikannya sebagai salah satu makanan bayi 9 bulan yang sangat baik untuk dijadikan bahan MPASI. Di dalam tuna terkandung asam amino esensial dan asam lemak omega 3 yang sangat berperan dalam meningkatkan kecerdasan otak. Di usia ini, otak bayi membutuhkan nutrisi untuk dapat berkembang dengan baik, sehingga omega 3 akan sangat mendukung perkembangan otak tersebut. Lalu, ada juga kandungan kolesterol baik yang bermanfaat untuk membantu menghasilkan vitamin D, melindungi sel, menjaga fungsi otak, dan pembentukan hormon.

Artikel Sejenis

Udang

Selain memiliki rasa yang gurih dan lezat, udang juga mengandung asam amino dan berbagai nutrisi lainnya yang tak kalah penting untuk bayi. Nutrisi tersebut antara lain asam lemak omega 3 dan 6, kalsium, magnesium, kalium, zinc, fosfor, dan yodium. Udang juga bersifat antioksidan yang berfungsi untuk menangkal radikal bebas yang bisa menyebabkan berbagai macam penyakit. Dari kandungan tersebut, udang akan memberikan banyak manfaat bagi bayi, mulai dari mengoptimalkan tumbuh kembang, memperkuat sistem kekebalan tubuh, menjaga kesehatan tulang, dan mencerdaskan otak.

Daging Sapi

Daging sapi merupakan makanan bayi 9 bulan yang mengandung semua macam asam amino esensial yang baik untuk tubuh. Daging sapi juga tinggi kandungan protein dan zat besi yang bermanfaat untuk mengoptimalkan sel darah merah, mencegah anemia, mengedarkan oksigen ke seluruh tubuh, mengatur suhu tubuh. Pastikan Ibu memilih daging sapi tanpa lemak supaya lebih menyehatkan bagi bayi, ya.

Daging Ayam

Daging ayam adalah jenis protein yang sering dipilih oleh banyak Ibu untuk buah hatinya. Ayam tidak hanya mengandung asam amino, tapi juga selenium dan niacin yang memiliki sifat antioksidan. Keduanya bermanfaat untuk menunjang sistem imun tubuh dan memperlancar aliran darah di dalam tubuh. Pilihlah daging ayam yang tidak mengandung lemak ya, Bu, sehingga tidak menyebabkan penumpukan kolesterol jahat di dalam tubuh yang bisa memicu penyakit.

Alpukat

Alpukat juga tergolong ke dalam makanan bayi 9 bulan yang mengandung asam amino lho, Bu. Tak hanya itu saja, di dalam alpukat juga terdapat banyak kandungan nutrisi lainnya. Diantaranya ada vitamin A, B kompleks, C, D, E, K, potasium, kolin, tembaga, zinc, dan folat. Dengan mengonsumsi alpukat, bayi akan mendapatkan manfaat berupa mata dan kulit yang sehat, tulang kuat, sistem imun tubuh kuat, otot yang terbentuk dengan baik, dan asam basa tubuh yang terkontrol.

Brokoli

Untuk sayuran, berikanlah bayi Ibu brokoli, karena sayuran ini merupakan sumber asam amino, vitamin A, B, C, E, K, magnesium, zinc, zat besi, fosfor, kalium, kalsium, dan tinggi serat. Sayuran berwarna hijau ini juga mengandung senyawa glukorafanin, yaitu bentuk alami dari senyawa sulforaphane sebagai zat antikanker yang bisa menurunkan risiko bayi menderita penyakit kanker.

Kacang-kacangan

Bayi disarankan untuk diberi kacang-kacangan karena kandungan nutrisinya yang sangat baik untuk kesehatan dan tumbuh kembang, salah satunya asam amino nabati. Untuk bayi, Ibu bisa memberikan beberapa jenis kacang-kacangan seperti kacang merah, kacang hijau, edamame, dan almond. Selain asam amino, kacang-kacangan juga merupakan makanan bayi 9 bulan yang mengandung vitamin B3, lemak jenuh, serat, kalori, folat, magnesium, dan mangan.

Meski sehat, tapi pemberian kacang untuk bayi harus hati-hati ya, Bu, karena kacang tergolong sebagai alergen. Tunggulah setelah beberapa hari untuk melihat reaksinya. Jika bayi menunjukkan reaksi alergi, maka sebaiknya dihentikan terlebih dulu.

Kacang Kedelai

Termasuk sebagai kacang-kacangan, kedelai pun menjadi makanan yang kaya akan kandungan protein. Selain itu, ada juga kandungan lainnya berupa vitamin, zat besi, zinc, kalium, asam fitat, dan serat yang akan mencegah masalah sembelit yang sering dialami oleh bayi di masa MPASI. Ibu bisa memberikan bayi kedelai dari produk olahannya, seperti tahu dan tempe, yang bisa diolah menjadi aneka macam masakan.

Keju

Untuk camilan bayi di selang waktu makannya, keju adalah pilihan yang tepat, Bu. Ini karena keju mengandung banyak nutrisi penting bagi bayi, termasuk asam amino. Selain itu, ada juga kandungan gizi yang meliputi protein, vitamin A, B12, kalsium, zinc, fosfor, riboflavin, dan magnesium. Ibu bisa memberikan keju dengan cara dipotong-potong kecil untuk langsung dimakan bayi atau bisa juga diparut sebagai toping pada makanannya.

 

Memberikan bayi makanan yang mengandung asam amino akan sangat membantu mengoptimalkan tumbuh kembang bayi dan menjaga kesehatan tubuhnya. Jadi, pastikan Ibu selalu menyajikan makanan bayi 9 bulan dari daftar di atas, ya.

Bagi Ibu yang ingin berkonsultasi seputar nutrisi atau tumbuh kembang bayi, bisa berkunjung ke laman Tanya Pakar. Di sana para ahli akan membantu menjawab pertanyaan Ibu secara langsung. Namun jangan lupa untuk

Jika ibu memiliki pertanyaan lain seputar nutrisi maupun tumbuh kembang si Kecil, silahkan berkunjung ke laman Tanya Pakar. Para ahli di sana akan menjawab pertanyaan Ibu secara langsung. Untuk dapat menggunakan fitur tersebut, jangan lupa untuk registrasi terlebih dulu ya, Bu.


Sumber:

Kumparan