Share Like
Simpan

Dulu, waktu anak saya kira-kira berusia 3 tahun, dia pernah menangis setelah jatuh tersandung mainannya. Sambil meringis, dia lalu bilang “Lu.. tutku a..kit.” Untung saja lututnya tidak sampai memar. Tapi, dari kejadian itu, saya jadi menemukan hal yang menarik, Bu. Walaupun masih terbata-bata, ternyata si Kecil sudah bisa menyebut salah satu bagian dari kakinya itu. Wah, bangga sekali!

Ditambahkan: Kemampuan bicara si Kecil terus meningkat, dan kata-katanya semakin bisa dimengerti oleh orang dewasa di sekitarnya. Yuk, bantu ia terus belajar kosa kata baru -> jadi yg jadi highlight adalah upgrading kemampuan/milestone berbicara

Di usia 2-3 tahun ini, kemampuan bicara si Kecil memang terus meningkat, Bu. Kata-katanya pun semakin mudah dimengerti oleh kita. Oleh karena itu, yuk bantu dia belajar kosakata baru, salah satunya dengan mengenalkan nama bagian tubuh yang lebih detail lagi, seperti rambut, jari, dan sebagainya. Mau tahu rahasianya? Ini dia tipsnya!

 

Ajak Bermain

Bermain bersama si Kecil sebenarnya tidak harus dengan permainan mahal, kok. Cara mudahnya, bisa lewat bernyanyi dan bermain tebak-tebakan.  Misalnya, dengan aksi seolah-olah sedang mengunyah makanan lalu berkata, "Kalau makan pakai apa?" Lalu, biarkan si Kecil menjawab, “Mulut!” Setelah beberapa minggu bermain sambil belajar seperti itu, coba lakukan tes kecil dengan bertanya, "Bagian tubuh mana yang kamu pakai untuk berjalan?" atau, “Kalau menulis pakai tangan yang mana?”

 

Aplikasikan Dalam Aktivitas Sehari-hari

Agar si Kecil lebih cepat menghafal nama anggota tubuhnya, coba pelan-pelan kenalkan dia lewat aktivitas sehari-hari. Misalnya, saat menjelang makan siang, Ibu bisa berkata kepadanya, “Perut Ibu sudah lapar. Yuk, kita makan bersama!” sambil mengusap-usap perut, atau, saat sedang mandi, Ibu bisa memberi penjelasan seperti, “Sekarang, rambut kamu Ibu bersihkan, ya.” dan “Ayo, coba jari kamu Ibu bersihkan pakai sabun dulu.” Jadi, si Kecil bisa terbiasa mendengar nama-nama bagian tubuhnya itu.

 

Jangan Bosan Mengulang

Tapi, bukannya anak kecil gampang bosan ya?” Nah, saya juga sempat berpikiran sama, kok.  Namun, ternyata tidak, Bu. Seperti yang dikatakan oleh Dr. Jessica Hourst dari Sussex University, dalam setiap pengulangan saat bermain, si Kecil sebenarnya terus mendapatkan informasi baru yang memudahkannya mengingat hal baru yang Ibu kenalkan itu. Si Kecil pun gemar melakukan hal yang sama berulang kali karena inilah caranya untuk menguasai dan memahami hal baru tersebut. Ini dia alasan mengapa lagu anak-anak biasanya diisi dengan lirik atau bagian yang terus diulang-ulang. Jadi, jangan bosan untuk mengulang permainan yang sama terus-menerus, agar si Kecil bisa semakin mengenal nama anggota tubuhnya itu.

 

Mudah, kan? Yang terpenting, tetaplah sabar dan konsisten melakukan hal tersebut serta berikan pujian setiap kali si Kecil berhasil menghafal nama anggota tubuhnya. Satu lagi, agar proses belajarnya tetap optimal, pastikan si Kecil terus mendapat asupan nutrisi yang tepat setiap hari untuk menjaga daya tahan tubuhnya, salah satunya dengan memenuhi kebutuhannya akan Selenium. Zat ini berfungsi meningkatkan sistem kekebalan tubuh si Kecil serta melawan radikal bebas yang bisa merusak sel dan DNA tubuh. Biasanya, Selenium dapat ditemukan dalam sereal, kacang-kacangan, ikan tuna, dan sebagainya.

Selenium juga bisa Ibu temukan dalam susu pertumbuhannya. Saya sendiri sejak dulu selalu memilih susu Frisian Flag Jelajah untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya itu. Ini karena selain diperkaya dengan Selenium, susu khusus anak usia 1-3 tahun ini juga memiliki kandungan Zinc, Protein, dan zat bergizi lainnya untuk memperkuat daya tahan tubuhnya. Dengan tubuh yang sehat dan kuat, proses tumbuh kembangnya pun bisa terus berjalan dengan pesat!