Share Like
Simpan

“Mana bibir manisnya?” Dulu, waktu si Kecil masih berusia 1-2 tahun, saya gemar bertanya seperti itu. Biasanya, dia langsung menyambutnya dengan kecupan hangat berulang kali. Wah, senangnya!

Ibu juga tentu pernah melakukan hal serupa, ya? Nah, baru-baru ini, saya mendapatkan info menarik tentang kegiatan tersebut. Ternyata, tanpa disadari, kita sebenarnya sedang mengajarkan si Kecil tentang nama anggota tubuh, lho.

Sebagai informasi, menginjak usia 1-2 tahun, balita memang sedang mengembangkan rasa ingin tahunya, termasuk mengenali anggota tubuhnya. Mengenal nama anggota tubuh bisa dibilang adalah proses pembelajaran yang seru, Bu. Berikut ini ada beberapa tips yang sudah saya lakukan. Silahkan dibaca ya, Bu.

 

1. Mulai dari Anggota Tubuh Paling Sederhana

Ibu bisa mulai dari anggota tubuh yang paling sederhana seperti mata, hidung, mulut, dan telinga. Misalnya, ketika sedang menyisir si Kecil,  sentuh telinganya sambil berkata, "Ini telinga". Jadi, manfaatkan interaksi sehari-hari untuk menunjukkan bagian tubuh yang berbeda pada si Kecil. Hal ini bisa dilakukan kapan dan di mana saja, Bu.

 

2. Lakukan Pengulangan

Pengulangan juga bisa membantu si Kecil mengenali setiap anggota tubuh dan membedakan bagian tubuh satu dan yang lain. Semakin sering dia mengulang kata, semakin cepat juga si Kecil dapat belajar. Awalnya, saya sempat takut dia bosan. Tapi, setelah beberapa kali praktek, dia malah terlihat terus bersemangat dan merasa bangga ketika bisa mengingat apa saja yang sudah diajarkan.

Proses pengulangan belajar ini juga penting dilakukan karena pertumbuhan si Kecil saat ini sedang berjalan dengan pesat, Bu. Dari info yang saya baca, saat memasuki usia 15 bulan, biasanya si kecil mulai mampu berbicara 2 kata. Kemudian, saat memasuki usia 1,5 tahun, dia sudah terlihat bisa berbicara beberapa kata. Nah, saat menginjak usia 2 tahun nanti, si Kecil kemungkinan besar sudah mampu mengidentifikasi 6 anggota tubuh.

Satu lagi, Bu. Pastikan Ibu juga memberikan pujian dan apresiasi kepada si kecil jika dia sudah berhasil menyebutkan nama anggota badannya dengan benar ya, walaupun masih terbata-bata. Ini tentu akan membuatnya semakin semangat belajar!

Tambahkan: apreasi si kecil saat dia sudah bisa menyebutkan anggota badan dengan betul, walau masih terbata-bata

 

3. Pahami Bahasa Tubuh Anak

Bagaimana caranya membaca bahasa tubuh si Kecil? Jadi begini, ketika Ibu mengajarkan tentang anggota tubuh pada si Kecil,  biasanya dia akan merespon bukan hanya dengan kata-kata, tapi juga lewat bahasa tubuh. Contohnya seperti saya dulu. Saat sedang memperkenalkan anggota tubuh, si Kecil malah terlihat lesu dan tidak mau merespon. Ternyata, dia sudah mengantuk, Bu. Nah, dari kejadian itu, saya pun jadi berusaha lebih peka membaca isyarat dari tubuhnya.

 

4Penuhi asupan nutrisi

Memenuhi nutrisi yang dibutuhkan si Kecil sangat penting, lho. Salah satu zat yang dibutuhkan si Kecil untuk mendukung pertumbuhannya saat ini adalah Yodium. Zat tersebut bermanfaat untuk mengoptimalkan perkembangan hormon si Kecil dalam masa pertumbuhannya. Kurangnya hormon dapat menghambat perkembangan tingkat kecerdasan anak. Nah, zat ini bisa Ibu temukan dalam susu pertumbuhannya, seperti Frisian Flag Jelajah untuk balita usia 1-3 tahun. Jadi, pastikan Ibu memberikan susu Frisian Flag Jelajah 3 gelas setiap hari, yaitu saat bangun tidur pagi, sehabis makan siang, dan sebelum tidur malam.

 

Bagaimana, Bu? Tips di atas mudah untuk dipraktekkan, bukan? Yuk, perkenalkan anggota tubuh si kecil sejak dini, bahkan sebelum dia dapat mengucapkan nama dari bagian tubuh itu sendiri. Selamat mencoba di rumah!