Share Like
Simpan

Halo, Bu! Sudah punya rencana ke mana liburan ini? Ketika memutuskan berlibur ke tempat yang jauh, bepergian dengan pesawat tentu jadi pilihan yang bijak. Namun, bagaimana dengan si Kecil? Usianya yang masih sangat muda mungkin membuat kita ragu membawanya naik pesawat. Padahal, bayi usia 14 hari pun sebenarnya sudah diperbolehkan  terbang, Bu.

Dulu, saat si Kecil berusia enam bulan, saya sempat harus mengajaknya naik pesawat untuk pergi ke rumah keluarga di luar pulau Jawa. Kekhawatiran pun sempat terlintas di benak saya, Bu. Bagaimana ya bila si Kecil rewel sepanjang perjalanan atau mengalami mabuk udara?

Syukurnya, kecemasan itu tidak terjadi. Perjalanan udara pertama si Kecil ternyata berjalan tanpa hambatan berarti. Waktu itu saya mendapatkan beberapa tips dari sahabat yang sudah terbiasa bepergian dengan pesawat bersama bayinya. Nah, inilah beberapa tips ketika membawa si Kecil terbang:

  • Memilih Jam Terbang yang Pas

Jika tujuannya cukup jauh hingga memakan waktu lebih dari dua jam, sebaiknya Ibu memilih penerbangan di malam hari ketika kondisi si Kecil sudah relaks menjelang waktu tidurnya. Sementara, untuk penerbangan singkat, Ibu bisa lebih fleksibel memilih waktu yang pas. Saran saya, pilihlah penerbangan di pagi hari ketika si Kecil masih dalam kondisi prima. Risiko ia rewel sepanjang perjalanan pun bisa dihindari.

  • Memastikan Fasilitas dari

Saat memesan tiket, sebaiknya tanyakan pada pihak maskapai berbagai fasilitas  yang mungkin Ibu butuhkan untuk merawat si Kecil selama penerbangan, seperti bangku tambahan, bagasi untuk kereta bayi, hingga ketersediaan air panas di atas pesawat. Ibu bisa menelepon langsung atau mengecek situs maskapai terlebih dahulu. Meminta rekomendasi maskapai yang cocok kepada teman dan saudara juga cukup efektif lho, Bu.

  • Menyiapkan Segala Kenyamanan untuk si Kecil

Sebagai bagian dari persiapan, buatlah rincian Demi kemudahan, simpanlah semua kebutuhan dan perlengkapan si Kecil dalam satu tas yang muat dimasukkan ke dalam kabin. Sementara, barang-barang lain yang tak diperlukan selama penerbangan bisa ibu simpan di dalam bagasi.

  • Melakukan Aktivitas Menyenangkan

Ketika si Kecil mulai bosan, Ibu bisa melakukan berbagai aktivitas untuk membuatnya terhibur dan kembali ceria. Dekaplah ia dalam gendongan sambil berjalan-jalan di lorong pesawat. Ibu juga bisa mengajak si Kecil bermain untuk mengalihkan perhatiannya. Permainan sederhana seperti cilukba atau pok ame ame juga bisa membantu mengembalikan suasana hatinya, Bu.

penerbangan pertama bersama si Kecil tentu akan lebih berkesan jika perjalanannya lancar, ya. Supaya lebih nyaman lagi, pastikan kondisi kesehatannya prima dan siap untuk perjalanan panjang. Jika perlu, konsultasikan dulu kondisi si Kecil dengan dokter sebelum jadwal keberangkatan. Selamat terbang perdana bersama si Kecil!