Share Like
Simpan

Sudah berapa minggu kandungan Ibu saat ini? Ketika hamil muda, banyak wanita yang mengalami morning sickness berupa rasa mual atau pusing yang muncul di pagi hari, mood swing atau perubahan suasana hati secara drastis, dan juga susah tidur di malam hari. Nah, sulitnya beristirahat di malam hari ini umumnya disebabkan oleh bertambahnya frekuensi buang air kecil atau kesusahan menemukan posisi yang enak untuk tidur.

Agar Ibu lebih memahami hal apa saja yang menyebabkan sulit tidur malam pada saat hamil muda dan bagaimana cara mengatasinya, simaklah informasi berikut ini:

1. Terlalu banyak tidur di siang hari

Saat hamil muda, banyak wanita yang merasa lebih mudah lelah dan mengantuk di siang hari sehingga menggunakan sebagian besar waktunya untuk tidur. Hal ini disebabkan oleh meningkatnya hormon progesteron yang memicu efek soporic atau mengantuk berlebihan dan juga rasa lelah pada tubuh jika digunakan untuk beraktivitas berlebihan.

Jika siang hari sudah tidur cukup lama, malamnya Ibu akan kesulitan memejamkan mata dan merasa kurang fit saat bangun keesokan harinya. Untuk mengatasi hal ini, cobalah mengatur pola tidur di siang hari dan sebisa mungkin gunakan waktu Ibu untuk melakukan aktivitas ringan seperti membaca atau mendengarkan musik.

2. Sulit menentukan posisi yang nyaman

Pada saat hamil muda, bertambahnya produksi hormon progesteron menyebabkan berbagai perubahan pada tubuh, salah satunya membuat payudara lebih kendur dan terasa sakit saat tersentuh sesuatu. Hal ini tentu membuat Ibu kesulitan menentukan posisi tidur yang pas pada malam hari dan membuat istirahat jadi tidak maksimal.

Untuk mengatasinya, hindari posisi tidur tengkurap  dan berbaringlah secara miring menghadap ke sisi kiri. Selain lebih nyaman, berbaring menghadap sisi kiri juga dapat meningkatkan aliran darah menuju rahim dan mempermudah ginjal mengalirkan limbah dari dalam tubuh menuju saluran pembuangan.

3. Sering buang air kecil

Seiring dengan semakin besarnya janin, rahim juga akan ikut membesar dan menekan kandung kemih sehingga frekuensi buang air kecil menjadi lebih sering. Hal ini secara otomatis membuat Ibu lebih sering bangun di malam hari sehingga sulit tidur dengan nyenyak.

Agar Ibu bisa tetap beristirahat di malam hari, perbanyak konsumsi cairan ketika pagi dan siang hari namun kurangi minum beberapa jam sebelum tidur malam. Cara ini akan mengurangi frekuensi buang air kecil sehingga Ibu bisa tidur lebih nyenyak dan bangun dengan kondisi segar.

Setelah mengetahui ketiga penyebab susah tidur saat hamil muda beserta solusinya, Ibu bisa melakukan tindakan antisipasi agar dapat beristirahat lebih optimal di malam hari. Dengan demikian, ketika pagi menjelang tubuh akan terasa lebih fit serta bisa menjalankan berbagai aktivitas dengan nyaman dan menyenangkan.