Whatsapp Share Like
Simpan

Sebentar lagi bayi Ibu memasuki usia 1 tahun, nih. Di usia 10 bulan, bayi seharusnya sudah mengalami banyak sekali perkembangan kemampuan, termasuk dari segi sosial dan komunikasi. Ibu pasti akan sering mendengar ia ‘mengoceh’ dengan lucunya untuk menyampaikan sesuatu. Untuk tahu lebih jelas tentang perkembangan bayi 10 bulan dari segi sosial dan komunikasi, simak dulu deh informasi yang sudah saya kumpulkan berikut ini:

Perkembangan Sosial dan Emosional

Bayi 10 bulan sangat senang meniru apapun, Bu, baik kata-kata ataupun perbuatan. Hal ini bisa dijadikan sebagai cara untuk mengajarinya meningkatkan kemampuan sosial dan emosional.

  • Gunakan wajah Ibu untuk menunjukkan berbagai macam ekspresi, seperti gembira, sedih, atau marah. Selain itu bicaralah dengan kata yang dilebih-lebihkan sebagai cara terbaik untuk merangsang inderanya.
  • Di usia ini bayi juga sudah bisa mengenal orang-orang yang ada di dekatnya. Ia hanya mau berinteraksi di dekat orang-orang yang sudah sering ia temui dan lebih menempel pada orang favoritnya, terutama ibunya. Sedangkan terhadap orang yang belum ia kenal, ia akan lebih waspada.
  • Ia memang masih bayi, Bu, tapi ia juga bisa mengalami stress. Umumnya pemicu bayi stress adalah adanya perubahan yang terjadi di sekitarnya. Bayi akan menunjukkan perilaku aneh untuk mengatasi rasa stress tersebut, seperti menarik rambut, membenturkan kepala, menggertakkan gigi, atau berguling-guling.
  • Jika sebelumnya ia belum mengenal rasa takut, kini ia sudah mulai memilikinya. Biasanya bayi akan takut saat mendengar bunyi yang terlalu keras, seperti suara benda besar yang jatuh di dekatnya atau suara petir menggelegar. Untuk itu Ibu harus memberikan perhatian yang lebih besar kepadanya agar ia merasa aman dan terlindungi.

Perkembangan Komunikasi (Bahasa & Bicara)

Kemampuan bahasa dan berbicara merupakan perkembangan bayi 10 bulan di bidang komunikasi yang menunjukkan bahwa otaknya telah berkembang. Bayi mulai dapat memahami banyak kata dan ingin meniru mengucapkannya, meski yang keluar hanyalah berupa ‘mamam’, ‘bababa’, atau ‘dadada’.

Semakin sering ia mendengar kata-kata tertentu, maka semakin cepat pula ia memahaminya dan menjadikannya sebagai kosakata utama. Ajarkanlah kata-kata yang mudah dan sering ia lihat wujudnya atau ia alami, seperti ‘mama’, ‘papa’, ‘pup’, ‘bobok’, atau ‘mam’. Ucapkan kata-kata tersebut secara perlahan dan dengan intonasi yang jelas agar lebih mudah ia pahami.

Berikan Stimulasi yang Tepat

Dibutuhkan stimulasi yang sesuai supaya perkembangan bayi 10 bulan bisa berjalan dengan lancar. Coba lakukan beberapa aktivitas berikut bersama bayi, yuk:

Artikel Sejenis

  • Bermain petak umpet. Bayi 10 bulan sedang mempelajari konsep bahwa sebuah benda akan tetap ada meskipun tidak terlihat. Guna meningkatkan kecerdasannya, Ibu bisa mengajak bayi bermain petak umpet. Sembunyikan mainan atau benda favoritnya dan bantu ia untuk mencari benda-benda tersebut.
  • Sering ajak berkomunikasi. Cara untuk mendorong bayi agar cepat bisa berbicara adalah dengan sering mengajak berkomunikasi. Libatkan ia dalam percakapan dengan anggota keluarga lainnya. Saat ia berceloteh, maka Ibu harus menanggapinya dengan kata-kata yang sebenarnya, bukan dengan bahasa bayi. Tujuannya adalah supaya ia cepat mempelajari bahasa dan cara berkomunikasi yang benar.
  • Perdengarkan musik. Memperdengarkan musik sangat baik untuk melatih indera pendengaran sekaligus mengasah koordinasi dan keterampilan motorik bayi. Ajak ia untuk menggoyangkan tubuhnya dan berjoget sesuai irama musik ya, Bu. Ia pasti akan sangat lucu sekali saat melakukannya.
  • Bermain boneka. Melatih komunikasi bayi juga bisa dilakukan dengan cara bermain boneka atau sarung tangan boneka. Peganglah boneka dan bicaralah dengan suara lucu seolah-olah bonekanya yang berbicara. Bayi pasti akan tertarik dengan hal tersebut.
  • Bermain bersama teman sebaya. Istilah playdate tidak hanya menjadi ajang para ibu berkumpul, tapi juga bisa menjadi cara melatih kemampuan sosial para bayi. Saat bayi bermain bersama dengan teman sebayanya, maka ia akan belajar cara berbagi, bersikap, dan berkomunikasi. Dengan sering bertemu dengan teman sebaya, maka ia jadi terbiasa untuk bersosialisasi dan tidak menjadi anak yang egois, pemalu, dan takut kepada orang lain saat ia sudah tumbuh lebih besar.

Nah, demikianlah tahapan perkembangan bayi 10 bulan dari segi sosial dan komunikasi, Bu. Selain memerlukan stimulasi yang tepat untuk mengembangkan kemampuan tersebut, tentunya harus diimbangi dengan pengembangan nutrisi yang lengkap ya, Bu. Berikan MPASI yang mengandung semua nutrisi yang ia butuhkan, terutama protein, karbohidrat, lemak, vitamin, dan mineral. Jangan lupa tambahan nutrisi penting lainnya, seperti kalsium, zat besi, dan omega 3 dan 6.

Ibu masih memiliki banyak pertanyaan dan ingin berkonsultasi tentang buah hati? Tanyakan saja di laman Tanya Pakar, Bu. Ibu bisa bertanya apapun yang menyangkut anak. Untuk bisa menggunakan fitur tersebut, pastikan Ibu sudah registrasi terlebih dahulu, ya.

Sumber:

id.theasianparent.com