Whatsapp Share Like Simpan

Cuaca yang tidak menentu dan banyaknya virus yang bertebaran di luar sana membuat para Ibu memiliki perhatian ekstra untuk menjaga buah hatinya. Upaya pencegahan merupakan cara termudah dan termurah yang harus dilakukan sebelum si Kecil terserang penyakit. Bagaimana caranya?

Ibu perlu meningkatkan sistem kekebalan tubuh si Kecil dengan cara memberikan vitamin anak. Vitamin terdiri dari beberapa jenis dengan fungsi yang sangat beragam untuk kesehatan maupun tumbuh kembang si Kecil. Apa sajakah vitamin yang dibutuhkan oleh si Kecil? Berikut ini daftar beserta fungsinya, Bu:

Vitamin A

Vitamin anak yang pertama adalah vitamin A. Fungsinya yang paling dikenal adalah untuk menjaga kesehatan penglihatan supaya mampu membedakan warna dan melihat dalam cahaya redup. Namun, vitamin ini juga berfungsi untuk meningkatkan daya tahan tubuh dalam melawan infeksi serta menjaga kesehatan kulit.

Saat si Kecil mengalami defisiensi vitamin A, maka ia akan berisiko mengalami rabun senja yang membuatnya sulit melihat dalam cahaya redup atau ketika malam hari. Kekurangan vitamin A juga bisa mengakibatkan keratomalasia, yakni kornea mata mengalami kekeringan.

Untuk mendapatkan vitamin A, berikan si Kecil beberapa makanan seperti hati sapi, minyak hati ikan kod, ikan herring, wortel, brokoli, bayam, ubi jalar, kacang polong, mangga, melon, dan aprikot.

Artikel Sejenis

Vitamin B

Vitamin B terdiri dari 8 jenis dan memiliki fungsi yang beragam. Diantaranya adalah:

  • Vitamin B1 (thiamin): untuk mengubah makanan menjadi energi dan menjaga kesehatan kulit.
  • Vitamin B2: sumber energi dari makanan, menjaga kesehatan kulit, dan pembakaran lemak oleh sel tubuh.
  • Vitamin B3 (niacin): menjaga kesehatan kulit dan mengubah makanan jadi energi.
  • Vitamin B5 (pantothenic acid): menghasilkan hormon dan asam lemak.
  • Vitamin B6: menghasilkan sel darah merah serta memproses dan memakai cadangan gula jadi energi.
  • Vitamin B7 (biotin): menghasilkan asam amino dan asam lemak saat diperlukan oleh tubuh.
  • Vitamin B9 (asam folat): memiliki peranan penting pada proses pembelahan sel.
  • Vitamin B12: memelihara fungsi saraf dan pembentukan sel darah merah.

Tubuh yang kurang asupan vitamin B akan mengalami gangguan proses metabolisme dan berisiko terserang berbagai penyakit, seperti anemia, diare, dermatitis, dan beri-beri. Sumber makanan yang mengandung vitamin B antara lain ikan salmon, daging sapi, telur, hati sapi, tiram, kerang, daging ayam, sayuran hijau, dan kacang-kacangan.

Baca juga: 5 Vitamin Penting Pendukung Tumbuh Kembang Bayi

Vitamin C

Disebut juga ascorbic acid, vitamin C adalah vitamin anak yang diperlukan oleh tubuh untuk menghasilkan kolagen, yaitu sebuah serat protein yang memiliki beberapa fungsi. Di antara fungsi tersebut adalah untuk meningkatkan sistem imun, memperkuat pembuluh darah, membantu proses penyembuhan luka, menjaga kekenyalan kulit, dan penghasil serotonin dan norepinefrin, yakni zat kimia otak yang berperan dalam pengiriman sinyal antar saraf.

Akibat kekurangan vitamin C, maka si Kecil rentan mengalami gangguan sistem saraf, tubuh mudah terserang penyakit, anemia, gusi berdarah, penurunan massa otot, rentan terinfeksi, dan luka sulit sembuh. Berikan si Kecil sumber vitamin C dari beberapa makanan seperti jeruk, tomat, jambu biji, kiwi, lemon, leci, pepaya, stroberi, paprika kuning, blackcurrant, bayam sawi, kale, dan brokoli.

Vitamin D

Untuk anak-anak yang masih dalam masa pertumbuhan, ia akan sangat membutuhkan vitamin D. Vitamin anak ini bermanfaat untuk menyerap kalsium yang akan digunakan dalam pertumbuhan tulang. Vitamin D juga masih memiliki fungsi lainnya, yaitu untuk melawan infeksi dan memperkuat daya tahan tubuh.

Si Kecil yang kurang mendapatkan asupan vitamin D akan lebih berisiko terserang rakitis, infeksi, pelunakan tulang (osteomalacia), dan pertumbuhan tulang yang tidak maksimal. Untuk menghindari risiko tersebut, si Kecil perlu diberi sumber vitamin D yang bisa diperoleh dari sinar matahari, susu, keju, salmon, jamur, kuning telur, tuna kaleng, sereal, dan oatmeal.

Vitamin E

Vitamin E merupakan zat antioksidan yang berfungsi sebagai pelindung sel-sel dari kerusakan. Di samping itu, vitamin anak ini juga bermanfaat untuk mengurangi risiko radang sendi dan katarak, pembentukan sel darah merah, memperkuat daya tahan tubuh, menjaga kesehatan kulit, memperlambat penuaan, serta menjaga kesehatan otak dan saraf.

Kekurangan vitamin E bisa mengakibatkan si Kecil mengalami anemia hemolitik. Beberapa sumber vitamin E yang baik untuk diberikan pada si Kecil antara lain makanan laut, buah-buahan, biji-bijian, kacang-kacangan, sayuran hijau

Vitamin K

Terakhir, ada vitamin K yang berfungsi untuk memelihara kekuatan tulang, menjaga kesehatan jantung, dan proses pembekuan darah. Ketika si Kecil kekurangan asupan vitamin K, maka tubuhnya lebih berisiko mengalami patah tulang dan perdarahan. Oleh karena itu, berikan ia sumber vitamin K, seperti sayuran hijau, buah-buahan, minyak nabati, kacang-kacangan, daging, telur, keju, makanan laut, dan susu.

Memenuhi kebutuhan nutrisi anak sehari-hari sangatlah penting agar ia dapat terhindar dari banyaknya serangan penyakit berbahaya yang mengancam kesehatannya. Tak hanya itu saja, tubuh si Kecil memang membutuhkan berbagai jenis vitamin di atas untuk mendukung tumbuh kembangnya. Jadi, jangan lupa untuk selalu memenuhi kebutuhan si Kecil setiap hari ya, Bu.

Jika ingin berkonsultasi seputar anak, bisa berkunjung ke laman Tanya Pakar ya, Bu. Di sana ada para ahli yang akan membantu menjawab pertanyaan Ibu. Untuk bisa menggunakan fitur tersebut, pastikan Ibu sudah registrasi terlebih dahulu, ya.

Sumber:

Alodokter