Share Like
Simpan

Saat si Kecil sudah memasuki usia 2 tahun atau 3 tahun, Ibu perlu menyediakan ekstra tenaga karena si Kecil sudah akan mencoba menjelajahi lingkungan di sekitarnya. Ibu juga perlu mengenali dan mengetahui berbagai macam kebisaan yang harus dimiliki si Kecil pada kisaran usia ini. Dengan mengetahuinya, bila ada hambatan perkembangan, Ibu dapat segera berkonsultasi dengan dokter sedini mungkin.

Pada masa balita, perkembangan kemampuan bicara dan bahasa, kreativitas, kesadaran sosial, emosional dan intelegensia berjalan sangat cepat dan merupakan landasan perkembangan selanjutnya.
 

Sosial dan emosional Bahasa dan komunikasi Kognitif Perkembangan fisik/gerakan
 - Meniru orang lain, terutama orang dewasa dan anak yang berusia lebih tua
- Merasa senang bila bermain dengan anak sebaya lainnya
- Lebih mandiri
- Tidak melakukan hal yang tidak boleh dilakukan
- Bermain dengan anak lain, misalnya berkejar-kejaran
 - Menunjuk gambar/benda saat disebutkan
- Mengenal nama orang dan bagian tubuh
- Mengucapkan kalimat dengan 2-4 kata
- Mengikuti perintah sederhana
- Mengulang kata-kata yang didengar dari pembicaraan
- Menunjuk benda-benda di dalam buku
 - Dapat menemukan benda yang ditutupi
- Membedakan bentuk dan warna
- Membangun menara dengan 4 balok
- Mengikuti 2 perintah, misalnya,“Ambil sepatunya dan letakkan di rak sepatu.“
- Menyebutkan benda dalam buku bergambar, seperti burung, anjing, dll
 - Jalan jinjit
- Menendang bola
- Berlarian
- Dapat naik turun furnitur tanpa bantuan
- Dapat menggambar garis lurus dan lingkaran

 

Konsultasikan dengan dokter segera bila pada usia 2-3 tahun si Kecil belum bisa melakukan beberapa hal dibawah ini:
• mengucapkan kalimat dengan 2 kata, contoh: Minum susu
• tidak tahu apa yang bisa dilakukan dengan benda-benda umum, misalnya sikat gigi, telepon, sendok, dll
• meniru kata dan gerakan
• mengikuti perintah sederhana
• berjalan seimbang

Untuk si Kecil berusia 3 tahun, Ibu bisa melakukan beberapa hal dibawah ini agar dapat mengenali ada tidaknya gangguan pada perkembangan si Kecil.
• Bila diberikan pensil, apakah si Kecil akan mencoret-coret kertas tanpa bantuan/petunjuk?
• Dapatkah anak meletakkan 4 buah kubus/balok satu per satu di atas kubus lainnya tanpa menjatuhkan kubus itu?
• Dapatkah anak menggunakan 2 kata pada saat berbicara, misalnya minta minum?
• Dapatkah anak memakai sepatunya sendiri?
• Dapatkah anak mengayuh sepeda roda tiganya minimal 3 meter?

Dengan melakukan hal-hal sederhana tersebut, maka Ibu dapat melihat tahapan perkembangannya. Apabila Ibu merasa ada sesuatu yang tidak semestinya, Ibu dapat berkonsultasi dengan dokter.