Share Like
Simpan

Apakah Ibu tiba-tiba merasa mual saat mencium aroma masakan favorit? Indra penciuman yang jadi lebih sensitif termasuk salah satu tanda kehamilan yang biasa muncul di awal masa mengandung. Di minggu-minggu awal setelah terjadinya konsepsi (pembuahan), biasanya muncul berbagai tanda kehamilan seperti terlambat datang bulan, mudah merasa lelah, serta payudara yang terasa sakit dan mengendur.

Jika Ibu penasaran mengapa indra pencium yang jadi lebih sensitif menjadi salah satu tanda kehamilan, mari simak informasi berikut ini:

1. Apa penyebabnya?

Sebagian besar tanda kehamilan yang dialami oleh wanita disebabkan adanya perubahan hormonal karena pertumbuhan janin. Menurut Yvonne Bohn, MD, penulis “The Mommy Docs’ Ultimate Guide to Pregnancy and Birth”, naiknya hormon estrogen dan human chorionic gonadotropin atau HCG (hormon yang diproduksi tubuh beberapa minggu setelah terjadinya pembuahan) pada trimester pertama memicu berbagai gejala seperti mual, muntah, dan hidung menjadi lebih peka terhadap bau yang ada di sekitarnya.

2. Apakah semua wanita hamil mengalaminya?

Tanda kehamilan yang satu ini dialami oleh sebagian besar wanita mengandung, meski dalam tingkatan yang berbeda-beda. Jika Ibu sangat terganggu dengan perubahan indra pencium yang terjadi di awal kehamilan, bisa jadi wanita hamil lainnya tak terlalu terganggu dengan hal tersebut.

Kepekaan indra pencium ini ternyata berbanding lurus dengan gejala morning sickness yang dialami wanita hamil. Jadi, semakin Ibu merasa indra pencium jadi lebih sensitif, semakin besar pula risiko mengalami mual, muntah, dan sakit kepala selama awal kehamilan.

3. Bagaimana cara mengatasinya?

Agar tanda kehamilan ini tak sampai mengganggu aktivitas, cobalah untuk mengetahui bau apa saja yang menimbulkan mual dan pusing. Jika Ibu merasa mual saat mencium semua aroma wangi, cobalah mengganti sabun, cairan pembersih lantai, parfum, hingga pengharum ruangan dengan produk lain yang aromanya lebih lembut. Temukan pula aroma alami yang lebih netral, seperti lemon atau mint.

4. Perlukah mengubah pola makan?

Agar sensitivitas indra pencium ini tak sampai mengurangi asupan nutrisi yang masuk dalam tubuh, tentu saja pola makan harus disesuaikan. Selama masih merasakan tanda kehamilan ini, makanlah sesuatu yang tidak memiliki bau tajam sehingga Ibu bisa lebih menikmati hidangan yang ada. Selain itu, kurangi porsi makan namun tingkatkan frekuensinya dan jangan biarkan perut kosong dalam waktu terlalu lama karena dapat meningkatkan rasa mual.

Tanda kehamilan berupa indra pencium yang jadi lebih sensitif ini akan mereda saat memasuki trimester kedua. Jadi, Ibu tak perlu khawatir! Tetaplah beraktivitas seperti biasa dan jaga pola makan agar tubuh selalu bugar dan janin dapat tumbuh dengan optimal.