Whatsapp Share Like
Simpan

Menjelang usia bayi yang ke-6 bulan, para Ibu biasanya sudah mulai mempersiapkan berbagai informasi dan perlengkapan untuk MPASI buah hatinya. Saya pun begitu, Bu. Dari berbagai informasi yang saya dapatkan, buah-buahan adalah bahan yang baik untuk permulaan MPASI. Ada sederet buah untuk MPASI yang direkomendasikan, salah satunya adalah buah pir. Ada beberapa manfaat buah pir untuk bayi yang tidak bisa disepelekan, Bu. Apa saja? Berikut jawabannya:

Buah Pir yang Kaya Manfaat

Rasanya yang manis dan segar dengan tekstur yang renyah menjadikan buah pir sangat tepat untuk dikonsumsi bayi di masa MPASI-nya. Bagusnya lagi, buah ini juga memiliki ragam manfaat yang baik bagi tumbuh kembang dan kesehatan bayi berkat kandungan nutrisi yang dimilikinya. Inilah berbagai manfaatnya:

  1. Kaya kandungan serat yang berarti baik untuk kesehatan pencernaan bayi. Saat bayi mengalami sembelit, buah ini direkomendasikan untuk memperlancar BAB bayi.
  2. Berdasarkan National Cancer Institute, pir mengandung glutathione, yaitu zat antioksidan yang ampuh dalam mencegah berbagai jenis penyakit. Diantaranya adalah tekanan darah tinggi, kanker, dan stroke.
  3. Tak hanya buahnya, kulit buah pir juga memiliki manfaat bagi bayi. Kulitnya mengandung polifenol dan flavonoid yang mampu menangkal penyakit dan sebagai anti-inflamasi.
  4. Membantu meredakan gejala refluks (gangguan pencernaan kronis) dan GERD (penyakit asam lambung) pada bayi.
  5. Mengandung vitamin C yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh bayi sehingga bayi tidak mudah terserang penyakit.

Memilih Buah Pir

Jadi, setelah mengetahui manfaat buah pir untuk bayi, jangan ragu untuk memberikannya kepada buah hati ya, Bu. Tips dalam memberikan buah pir untuk MPASI bayi adalah memilih pir yang sudah matang, keras, dan tidak terdapat memar di bagian kulitnya. Setelah itu, bersihkan pir dengan cara mencucinya dengan air mengalir dan kupas hingga bersih sebelum diolah.

Aneka Olahan Buah Pir untuk MPASI

Dikarenakan kebanyakan bayi berusia 6 bulan masih belum memiliki gigi dan belum mahir mengunyah makanan, maka sebaiknya buah pir diolah terlebih dahulu. Pengolahan buah ini cukup mudah kok, Bu. Ini dia sedikit contekan resep olahan buah pir untuk bayi yang lezat:

Pir Panggang Manis

Artikel Sejenis

Bahan:

  • 3 buah pir
  • Sejumput vanili atau kayu manis bubuk sebagai penambah rasa

Cara memasak:

  1. Panaskan oven ke suhu 177 derajat Celcius.
  2. Kupas dan belah pir menjadi dua bagian.
  3. Letakkan pir ke dalam loyang yang sudah diberi air sebanyak kurang lebih 2,5 cm.
  4. Taburkan sejumput vanili atau kayu manis bubuk di atas potongan buah pir.
  5. Panggang sekitar 25 menit atau hingga lunak.
  6. Keluarkan dari oven dan haluskan hingga membentuk bubur.
  7. Sajikan bersama oatmeal, yogurt, atau keju parut.

Smoothie Pir dan Oatmeal

Bahan:

  • 1 buah pir
  • Oatmeal
  • ASI/susu UHT
  • Air

Cara memasak:

  1. Masak oatmeal dan biarkan agak dingin, sisihkan.
  2. Kupas dan tumbuk buah pir.
  3. Masukkan pir tumbuk dan oatmeal ke dalam blender, tambahkan sedikit air dan ASI/susu.
  4. Blender hingga lembut.
  5. Smoothie pir dan oatmeal siap disantap.

Waspada Alergi

Setelah memberikan buah pir untuk bayi, Ibu perlu mengamati tanda-tanda adanya gejala alergi atau tidak sebab buah ini berasal dari keluarga tanaman yang dapat menyebabkan alergi. Biasanya alergi akan muncul di sekitar bibir dan area wajah atau di tubuh berupa ruam kemerahan. Reaksi alergi tersebut jangan dianggap remeh ya, Bu, karena pada beberapa kasus bisa menyebabkan syok anafilaksis hingga kematian.

Amati reaksi bayi hingga tiga hari setelah mengonsumsi buah pir. Jika terdapat tanda-tanda alergi, maka sebaiknya dihentikan dulu. Ada baiknya Ibu berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter anak sebelum memberikannya untuk MPASI bayi, terlebih jika bayi Ibu berisiko tinggi mengalami alergi.

Usia 6 hingga 8 bulan merupakan usia yang ideal untuk diperkenalkan buah pir. Namun bila Ibu merasa ragu, Ibu bisa menunda untuk memberikannya hingga bayi berusia 1 tahun. Di usia ini risiko alergi biasanya sudah mulai berkurang, sehingga lebih aman untuk mengonsumsi pir.

Itulah sederet informasi seputar buah pir untuk bayi yang penting untuk Ibu ketahui. Langsung eksekusi resepnya sekarang juga ya, Bu. Ibu juga bisa berkreasi resep MPASI buah pir dan menyajikannya untuk buah hati tersayang. Semoga bayi Ibu makan dengan lahap dan mendapatkan ragam manfaatnya agar tumbuh kembangnya bisa optimal, Bu. Selamat mencoba!

Masih memiliki banyak pertanyaan tentang MPASI ataupun seputar anak lainnya? Bisa berkonsultasi di laman Tanya Pakar. Di sana pertanyaan Ibu akan dijawab langsung oleh pakarnya. Untuk dapat menggunakan fitur tersebut, jangan lupa untuk registrasi terlebih dulu, ya.

Sumber:
Parenting.orami.co.id, sunpride.co.id