Share Like
Simpan

Ketika tengah asyik bermain sepeda tiba-tiba si Kecil berteriak dan menangis. Rupanya dia terjatuh dan ada luka di kakinya. Apa yang dapat Ibu berikan sebagai pertolongan pertama?

Anak-anak usia balita berisiko tinggi untuk mengalami cedera ketika bermain. Biasanya anak laki-laki cenderung lebih banyak yang mengalami luka dibandingkan anak perempuan. Jenis cedera yang dialami anak di rumah seringkali berkaitan dengan usia dan tingkat perkembangannya. Saat berlari atau memanjat, si Kecil bisa saja terjatuh. Jatuh merupakan kecelakaan yang paling sering terjadi di rumah tetapi jarang berakibat fatal, biasanya hanya menimbulkan memar.

Air panas, bahan kimia dan benda tajam merupakan sumber bahaya yang dapat menimbulkan luka atau cedera pada anak. Luka atau cedera pada anak bisa terjadi jika pengawasan kurang, sedang terburu-buru, keadaan rumah yang berantakan dan padat, atau anak tidak mengenal sekelilingnya. Apa yang dapat Ibu berikan sebagai pertolongan pertama?

Hidung atau telinga kemasukan benda kecil
Biarkan saja, jangan mencoba untuk mengeluarkannya karena kemungkinan besar Ibu malah akan mendorong benda itu lebih masuk, sehingga nantinya malah dapat lebih sukar untuk dikeluarkan. Segera bawa si Kecil ke dokter atau fasilitas kesehatan terdekat, atau unit gawat darurat bila perlu. Jika hidungnya sampai tersumbat, ajakan si Kecil untuk bernapas melalui mulutnya.

Luka sayat
Jika terjadi perdarahan, tekan kuat-kuat dengan kasa pembalut yang bersih atau handuk. Tekan sampai darah berhenti keluar, kurang lebih selama 10 menit. Biasanya luka sayat yang kecil/ringan hanya akan sedikit saja mengeluarkan darah. Tidak semua luka harus ditutup dengan kasa pembalut. Luka atau goresan kecil justru akan sembuh lebih cepat jika dibiarkan terbuka. Luka yang sebaiknya ditutup yaitu luka di bagian tubuh yang mudah kotor atau bagian tubuh yang bergesekan dengan pakaian. Jika lukanya cukup dalam dan menganga lebar, atau mungkin ada kotoran/pecahan kaca yang tersangkut di dalamnya, segera bawa si Kecil ke dokter atau fasilitas kesehatan terdekat, atau unit gawat darurat bila perlu, agar luka dibersihkan untuk menghindari terjadinya infeksi.

Luka bakar dan tersiram air panas
Segera dinginkan dengan air mengalir, tetapi tidak boleh lebih dari 10 menit. Jika sulit mendapatkan sumber air mengalir, rendam bagian tubuh yang terkena dalam air dingin. Kemudian gunakan kasa pembalut atau handuk yang telah dibasahi untuk menutup luka tersebut. Bawa si Kecil ke unit gawat darurat terdekat untuk mendapatkan pertolongan selanjutnya.

Menelan bahan beracun
Segera bawa ke unit gawat darurat. Tertelan bahan korosif bisa menimbulkan luka atau lepuhan di sekitar mulut. Beri air putih atau susu untuk mengurangi rasa panas dan segera bawa ke unit gawat darurat.

Kadang orangtua mengalami kesulitan dalam mengimbangi kemampuan anaknya yang tengah tumbuh dan berkembang. Mobilitas anak yang tinggi dan keasyikannya mengeksplorasi lingkungan bisa menjadi salah satu sumber kecelakaan atau cedera. Ibu bisa membantu mencegah terjadinya luka atau cedera pada anak diantaranya dengan melakukan pengawasan dan menciptakan lingkungan bermain yang aman.