Whatsapp Share Like Simpan

Semakin banyaknya virus dan bakteri yang berkembang di luar sana sangat memicu rasa khawatir ya, Bu. Bagi anak-anak yang daya tahan tubuhnya belum kuat akan lebih rawan terserang mikroorganisme dari luar sehingga membuatnya jatuh sakit. Untuk itulah di masa sekarang ini Ibu harus lebih menjaga kesehatan tubuh buah hati dengan cara mengkonsumsi multivitamin anak.

Multivitamin diperlukan untuk meningkatkan kekuatan sistem imun tubuh. Menurut IDAI, pemberian multivitamin adalah sebagai suplemen tambahan. Si Kecil tetap harus mengkonsumsi makanan dengan gizi seimbang setiap hari untuk mendapatkan nutrisi yang ia butuhkan. Jika ia sulit makan, maka pemberian multivitamin anak boleh dilakukan.

Sajikan Menu Makanan yang Bergizi dan Bervariasi

Di masa sekarang ini pola makan si Kecil haruslah ideal. Ibu tidak perlu menyajikan banyak menu makanan, tapi yang terpenting adalah pola makan yang seimbang. Bagaimana sih pola makan seimbang tersebut?

Maksudnya adalah menu makanan dibuat secara bervariasi dengan berbagai kandungan nutrisi yang diperlukan untuk mendukung tumbuh kembang dan daya tahan tubuh si Kecil. Kandungan nutrisi yang dimaksud adalah kombinasi antara makronutrien yang terdiri dari protein, karbohidrat, dan lemak, serta mikronutrien yang terdiri dari vitamin dan mineral.

  • Protein. Merupakan asupan nutrisi utama yang paling dibutuhkan oleh anak karena memiliki banyak peranan bagi tubuhnya. Diantaranya adalah untuk mengoptimalkan tumbuh kembang, pembentukan tulang, otot, dan kulit, memproduksi hormon, serta membangun dan memperbaiki jaringan tubuh. Protein bisa diperoleh dari beberapa sumber makanan, seperti telur, daging, ikan, tempe, tahu, jamur, kacang-kacangan, serta susu dan produk olahannya.
  • Karbohidrat. Karbohidrat adalah energi untuk tubuh si Kecil. Selain itu, karbohidrat juga membantu mencukupi kebutuhan kalori secara sehat dan mengurangi risiko terserang penyakit. Untuk si Kecil, berikanlah ia jenis karbohidrat kompleks yang lebih lama dicerna oleh tubuh sehingga memberikan rasa kenyang lebih lama. Sumber karbohidrat kompleks tersebut antara lain kentang, oat, gandum, dan umbi-umbian.
  • Lemak. Anak-anak akan membutuhkan lemak sebagai sumber tenaga, pembentuk sel-sel tubuh, pengatur suhu tubuh, penghantar zat dalam metabolisme tubuh, dan untuk menjaga berat badan. Pilihlah jenis lemak baik yang bisa didapat dari telur, ikan, daging tanpa lemak, alpukat, minyak zaitun, susu rendah lemak, dan margarin.
  • Vitamin. Multivitamin anak yang dibutuhkan untuk menjaga kesehatan tubuh si Kecil terdiri dari vitamin A, B kompleks, C, D, dan E. Vitamin-vitamin tersebut banyak terdapat di dalam buah-buahan dan sayuran. Maka dari itu, Ibu harus membiasakan si Kecil untuk rutin mengkonsumsi buah dan sayur setiap hari agar tubuhnya selalu sehat serta tumbuh kembangnya berjalan dengan optimal.
  • Mineral. Ada beberapa mineral yang sebaiknya rajin diberikan kepada si Kecil sejak dini, yaitu zat besi, kalsium, fosfor, kalium, magnesium, dan zinc. Mineral-mineral tersebut bisa didapat dari sumber makanan, seperti bahan protein, sayuran, buah-buahan, susu dan produk olahannya, dan kacang-kacangan.

Baca juga: Sumber dan Fungsi Vitamin untuk Tumbuh Kembang Anak

Artikel Sejenis

Berikan Secara Seimbang dan Tidak Berlebihan

Dari sekian banyak multivitamin anak dan suplemen yang tersedia, manakah yang paling baik dalam meningkatkan daya tahan tubuh untuk menangkal mikroorganisme penyebab penyakit? Jawabannya adalah tidak ada. Semua multivitamin dan nutrisi tersebut saling melengkapi dalam menjaga sistem imun tubuh secara seimbang.

Satu hal penting yang perlu Ibu ketahui adalah pemberian multivitamin anak harus sesuai dengan usia dan jenis kelamin si Kecil. Masing-masing nutrisi memiliki dosis yang berbeda-beda. Misalnya saja untuk dosis harian vitamin A anak usia 1-3 tahun adalah 400 mcg, sementara vitamin E adalah 6 mg.

Dampak Pemberian Multivitamin yang Berlebihan

Multivitamin anak memang sangat bermanfaat bagi tubuh si Kecil, tapi kalau diberikan secara berlebihan juga tidak baik, Bu. Si Kecil bisa mengalami hipervitaminosis yang dapat berbahaya bagi kesehatannya. Berikut adalah dampak yang bisa dialami saat kelebihan asupan vitamin:

  • Hipervitaminosis A: dapat meningkatkan risiko osteoporosis dan patah tulang.
  • Hipervitaminosis B: menyebabkan kulit perih dan kemerahan, mual, dan gangguan hati.
  • Hipervitaminosis C: menimbulkan rasa mual, sakit perut, diare, dan muntah.
  • Hipervitaminosis D: menyebabkan batu ginjal serta penumpukan kalsium dalam arteri, jaringan lunak, dan darah.
  • Hipervitaminosis E: meningkatkan risiko penyakit stroke, menyebabkan rasa letih, kulit mengalami ruam dan memar, dan sakit kepala.

 

IDAI menekankan pentingnya pemberian multivitamin anak secara lengkap dan seimbang dengan dosis yang disesuaikan dengan usia dan jenis kelamin anak. Jadi, jika Ibu ingin si Kecil selalu terjaga kesehatannya sekaligus memiliki pertumbuhan dan perkembangan yang optimal, pastikan selalu memenuhi kebutuhan vitamin dan nutrisinya ya, Bu.

Untuk memenuhi kebutuhan vitamin si Kecil, Ibu juga bisa rutin memberikan susu Frisian Flag 123 PRIMANUTRI. Susu ini telah diperkaya dengan kombinasi makronutrien (protein, karbohidrat, dan lemak) serta mikronutrien (vitamin dan mineral). Ada juga kandungan berupa minyak ikan, omega 3 dan 6, dan serat pangan inulin yang memiliki banyak manfaat untuk tumbuh kembang si Kecil.

Untuk Ibu yang ingin berkonsultasi seputar anak, bisa berkunjung ke laman Tanya Pakar, ya. Pertanyaan Ibu akan dijawab langsung oleh ahlinya. Untuk bisa mengakses laman tersebut, jangan lupa untuk registrasi terlebih dulu.

 

Sumber:

Alodokter

Parentstory