Share Like
Simpan

Ibu, siapa sih yang tidak panik saat balita sakit? Begitu juga saya dulu, Bu. Berhubung ia anak pertama saya, waktu itu saya selalu khawatir dan langsung ingin membawa si Kecil ke rumah sakit setiap kali ia menunjukkan tanda-tanda sakit.

Untungnya Bu, dulu Ibu saya juga ada di rumah. Lega rasanya karena dia lebih berpengalaman soal mengasuh anak, sehingga bisa menenangkan dan membantu saya dalam merawat si Kecil. Selain itu, tak jarang ia pun membagikan tips pengobatan sederhana serta resep ramuan tradisional yang bisa saya gunakan saat si Kecil sedang sakit, Bu. 

Nah, hari ini saya ingin membagikan beberapa contoh penyakit ringan yang biasa dialami si Kecil, serta tips pengobatannya saat di rumah dan kapan penyakitnya itu harus segera diperiksakan ke dokter. Yuk, baca pembahasan lengkapnya!

 

Batuk dan Tengorokan Gatal

Ibu bisa memberikan beberapa sendok makan perasan lemon hangat dengan madu untuk melegakan sakitnya tersebut. Seperti yang diungkapkan oleh Parents.com, riset membuktikan kalau madu memiliki khasiat tersendiri untuk meringankan batuk, Bu. Namun, madu ini hanya boleh diberikan untuk anak di atas usia 1 tahun, ya.

Segera periksa ke dokter jika: Si Kecil batuk hingga susah bernapas atau napasnya tersengal-sengal, demam tinggi, atau hingga mengeluarkan darah.

 

Pilek

Jika si Kecil mengeluh karena hidungnya dipenuhi lendir sampai membuatnya kesulitan bernapas, yuk coba atasi dengan menaruh air panas dalam baskom, lalu minta si Kecil menunduk dan menghirup uapnya. Setelah itu, berikan si Kecil air putih untuk menghindari dehidrasi. Cara ini ampuh untuk mengencerkan lendir yang menyumbat pernapasan si Kecil.

Segera periksa ke dokter jika: Si Kecil pilek lebih dari 10 hari karena ini bisa jadi merupakan gejala dari sinusitis.

 

Demam

Ada beberapa perawatan yang bisa Ibu coba:

  1. Secara rutin, berikan makanan atau minuman yang menyejukkan seperti jus buah atau yogurt untuk menurunkan suhu tubuh si Kecil dari dalam tubuh dan menghindarkannya dari dehidrasi.
  2. Si Kecil sebaiknya tidak mengenakan pakaian yang berlapis. Sebaliknya, kenakan pakaian dengan bahan yang sejuk dan tidak terlalu tebal agar panas tubuhnya dapat keluar dari kulit si Kecil dengan mudah.
  3. Berikan minyak ikan kepada si Kecil. Ini karena kandungan Vitamin A di dalamnya dapat membantu menurunkan demam.

Segera periksa ke dokter jika: Suhu tubuhnya di atas 40 derajat celcius, Demamnya tak kunjung sembuh dan sampai meninggi di hari ke-3, atau jika ia sampai kejang dan muntah.

 

Diare

Sebagai pertolongan pertama, tentunya larutan oralit atau campuran 6 sdt gula dan ½ sdt garam bisa dijadikan pilihan utama saat si Kecil diare. Namun, selain itu Ibu juga bisa memberikan sup ayam yang kaya akan gelatin untuk membantu tubuh mengikat air agar si Kecil tidak dehidrasi. Satu tips terakhir, jangan lupa ajak si kecil minum 8-10 gelas air putih setiap hari.

Segera periksa ke dokter jika: Diare tak kunjung sembuh dalam waktu 2 hari, warna feses si Kecil terlihat aneh atau bahkan menyerupai darah, diare disertai demam.

 

Nah, begitu kira-kira tipsnya. Semoga bisa membantu ya, Bu. Tentunya, ini hanya panduan sederhana saja. Jika sakit si Kecil dirasa tak wajar, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter untuk diberikan penanganan lebih lanjut, ya. Akhir kata, jika Ibu memiliki tips kesehatan lainnya, silahkan dibagikan di sini!