Whatsapp Share Like Simpan

Agar menjaga tumbuh kembang anak berjalan optimal, pola makan jadi salah satu hal yang perlu Ibu perhatikan. Anak dengan pola makan diet sehat cenderung akan tumbuh dengan berat badan dan tinggi yang ideal. Sehingga aktivitas pendukung di masa pertumbuhannya pun bisa dilakukan dengan mudah dan nyaman. 

Namun, jika pola makan diet sehat tidak dijaga dengan baik, bisa saja anak tumbuh dengan berat badan lebih dan malah mengganggu aktivitas bahkan menghadirkan risiko beragam terhadap kesehatannya. 

Pola makan diet sehat akan membantu anak menjalankan aktivitas kesehariannya dengan lebih nyaman. Sebagaimana yang Ibu tahu, memasuki masa sekolah aktivitas anak akan cenderung jadi lebih padat. Ada aktivitas belajar, berolahraga, dan juga bermain yang akan mendukung masa tumbuh kembangnya. 

Dengan pola makan diet sehat, diharapkan anak tidak hanya bisa mendapatkan nutrisi untuk perkembangan otak dan juga energi yang dibutuhkan, tapi juga menjaga kondisi berat badan tubuh yang ideal agar pergerakan anak sehari-hari jadi leluasa. 

Langkah menerapkan pola makan diet sehat

Pola makan diet sehat dengan aktivitas fisik yang rutin akan mampu mencegah anak tumbuh dengan berat badan yang berlebih. Dengan berat badan di atas rata-rata, anak akan cenderung sulit bergerak dengan leluasa dan mudah merasa lelah yang dapat menghambat proses tumbuh kembang. Jika anak Ibu memiliki berat badan yang kurang ideal, Ibu tidak perlu khawatir. Mengganti pola makan anak menjadi pola makan diet sehat juga akan membantu menurunkan berat badan sang buah hati jadi lebih ideal dari sebelumnya. Berikut adalah tips atau langkah yang bisa Ibu lakukan dalam memperkenalkan pola makan diet sehat kepada anak. 

Artikel Sejenis

Baca juga: 8 Makanan Mengandung Protein yang Penting Bagi Anak

  • Menilai pertumbuhan fisik anak 

    Meskipun pola makan diet sehat secara umum akan memberikan manfaat baik bagi tumbuh kembang anak, Ibu perlu melakukan penilaian terlebih dahulu terhadap pertumbuhan fisik anak, terutama untuk berat dan tinggi badannya. Penilaian ini dilakukan menggunakan indeks massa tubuh atau IMT.

    Hasil penilaian yang dilakukan akan memperlihatkan tidak hanya terkait berat badan, tapi juga kadar lemak, massa otot, dan aspek lainnya yang memengaruhi bentuk fisik seseorang. Setelah melihat hasilnya, baru Ibu bisa menentukan pola makan diet sehat berdasarkan kebutuhan nutrisinya dengan memilih sumber makanan yang tepat. 

    Penilaian melalui indeks massa tubuh dinilai akurat. Dalam penilaian tersebut terdapat rumus perhitungan dengan cara membandingkan berat badan dengan tinggi badan Anda. Untuk memudahkan membaca hasil perhitungan indeks massa tubuh, Ibu bisa konsultasikan kepada dokter anak. Hal ini juga perlu Ibu lakukan agar mendapatkan informasi yang lebih tepat terkait pola makan diet sehat yang akan diberikan kepada anak.

  • Pilih sumber makanan yang sehat 

    Setelah mengetahui langkah awal dalam mengatur pola makan diet sehat untuk menjaga berat badan anak, hal selanjutnya yang bisa Ibu lakukan adalah merumuskan menu makanan setiap hari dengan kadar nutrisi dan gizi yang diperlukan. 

    Jika anak mengalami kelebihan berat badan, bukan berarti Ibu harus menghentikan pemberikan sumber makanan yang mengandung protein, karbohidrat, serta lemak secara menyeluruh. Alangkah baiknya, jika Ibu menyeimbangkan kebutuhan asupan yang ada di dalam satu porsi makanan anak.

    Dalam menghadirkan menu makanan pola makan diet sehat dengan nutrisi seimbang, Ibu juga perlu memastikan bahwa sumber makanan yang dipilih mengandung 9 Asam Amino Esensial (9AAE) dan juga DHA yang dapat mengoptimalisasi tumbuh kembang anak. 

    Terkait 9 Asam Amino Esensial merupakan senyawa asam amino yang tidak bisa diproduksi secara mandiri oleh tubuh. Kehadiran 9AAE sangat penting untuk mengoptimalkan penyerapan nutrisi lain sehingga  tidak terbuang dan mampu dicerna lebih maksimal oleh si Keci. 

    Baca juga: Manfaat Vitamin E Bagi Tumbuh Kembang Anak 

    9 Asam Amino Esensial hanya dapat diperoleh tubuh melalui makanan, yang tersedia di protein hewani seperti susu, telur, daging putih, daging merah, kacang-kacangan serta hasil olahannya.Nantinya, protein tersebut akan diolah ke dalam 9 jenis Asam Amino Esensial yang dibutuhkan tubuh. 

    Jika Ibu sudah bisa menentukan menu makanan dengan gizi dan nutrisi yang seimbang, langkah selanjutnya adalah dengan menjaga porsi makanannya. Pola makan diet sehat harus diimbangi dengan porsi makan yang sesuai. Jika Ibu memberikan menu makanan berdasarkan pola makan diet sehat, namun tidak memerhatikan porsi makan anak, maka akan sulit bagi anak untuk mendapatkan berat badan yang ideal. 

    Dalam mengatur porsi makan untuk pola makan diet sehat anak, Ibu bisa menggunakan piring yang lebih kecil agar memberikan gambaran bahwa piring tersebut penuh meskipun jika dibandingkan dengan porsi dewasa akan jadi setengahnya.

  • Lakukan dengan perlahan

     Dalam menerapkan pola makan diet sehat kepada anak, alangkah baiknya Ibu lakukan dengan perlahan. Perubahan pola makan anak ke dalam pola makan diet sehat secara drastis akan membuat anak merasa kurang nyaman karena ada hal yang berubah dari kebiasaannya. Jika dipaksakan, anak berujung akan menolak makan dan memilih untuk mengonsumsi camilan yang tersedia di rumah ketika lapar.

    Hal tersebut tentu akan mengganggu proses tumbuh kembangnya akibat kurangnya nutrisi dan gizi yang dibutuhkan oleh tubuh anak. Untuk itu, untuk di masa awal, mungkin Ibu bisa berikat pola makan diet sehat dengan mengolah jenis makanan favorit anak dengan variasi yang lebih seimbang sambil melihat nafsu makan anak saat menyantap hidangan tersebut. 

    Baca juga: Pentingnya Jam Tidur yang Baik Bagi Tumbuh Kembang Anak Prima

  • Ajak anak rutin berolahraga

    Di luar pemberikan pola makan diet sehat dari makanan, agar menjaga berat badan anak tetap ideal, Ibu perlu mengajak anak rutin berolahraga. Di sekolah mungkin Ibu tidak perlu khawatir karena anak bisa tetap aktif bergerak, selain itu juga ada mata pelajaran olahraga yang membantu anak untuk tetap aktif. 

    Namun di luar itu, Ibu juga perlu mengajak anak memulai hari dengan aktif. Salah satu olahraga yang mudah dilakukan adalah dengan berjalan kaki atau melakukan jogging bersama di dekat lingkungan rumah selama beberapa menit setiap pagi. 

    Jika anak punya minat yang lebih besar terhadap olahraga, Ibu juga bisa salurkan minat tersebut dengan mendaftar ekstra kurikuler di ranah olahraga yang juga membuat tidak hanya merasa sehat, tapi juga menyenangkan. 

Pastikan Ibu untuk lakukan konsultasi kepada dokter secara rutin mengenai perkembangan pola makan diet sehat yang diberikan kepada anak demi mendapatkan berat badan yang ideal. Pastikan juga untuk melengkapi nutrisi yang dibutuhkan di masa tumbuh kembangnya. 

Dalam melengkapi kebutuhan tersebut, Ibu bisa memberikan  Frisian Flag PRIMAGRO 3+ .Kandungan 9 Asam Amino Esensial (9AAE) bisa secara lengkap Ibu dapatkan dalam Frisian Flag PRIMAGRO 3+, kandungan nutrisi dalam susu pertumbuhan ini sudah ditingkatkan dari sebelumnya demi mendukung potensi tumbuh kembang si Kecil lebih prima.

Susu Frisian Flag PRIMAGRO 3+ juga mengandung kombinasi 8 nutrisi penting untuk dukung perkembangan otak dan akal kreatif  si Kecil, di antaranya DHA 4x lebih tinggi, asam lemak omega 3, asam lemak omega 6, minyak ikan, kolin, sphingomyelin, asam sialat, dan tirosin tertinggi.

Susu pertumbuhan ini pun diperkaya 5 nutrisi penting lainnya untuk meningkatkan daya tahan tubuh, seperti zat besi, vitamin D3, zinc, magnesium, dan vitamin C tertinggi yang dikombinasikan dengan 9 Asam Amino Esensial (9AAE) untuk memaksimalkan penyerapan seluruh nutrisi tersebut, serta mengandung serat pangan inulin yang dapat mendukung kesehatan saluran pencernaan si Kecil.

Ditinjau oleh: Yeni Novianti, S.Gz