Share Like
Simpan

Serunya punya anak itu tak tergantikan ya, Bu! Yap, sejak hadirnya si Kecil, suasana rumah jadi terasa lebih ramai dan tambah meriah, deh. Apalagi, kalau melihat senyum cerianya saat kita mengajaknya bermain bersama. Duh, rasanya tak ada bosan-bosannya untuk terus ada di sampingnya sepanjang hari.

Tapi, biasanya kalau kita terlalu asyik mengajaknya bermain sebelum waktu tidur, nanti si Kecil akan jadi susah terlelap, Bu. Hal yang sama sempat saya alami. Maklum, dulu saya masih beranggapan kalau kegiatan bermain yang aktif bisa membuatnya lebih cepat tertidur. Eh, yang ada justru sebaliknya, dia malah memanggil-manggil dan mengajak saya bermain lagi!

“Coba rutin memijatnya, deh.” Itu dulu saran yang sering saya dapatkan dari teman dan saudara. Setelah mencoba mencari info lebih lanjut, ternyata hal ini benar lho, Bu!  Dari hasil riset yang dilakukan oleh Dr. Tiffany Field, direktur Touch Research Institute, pijatan sebelum tidur disinyalir lebih ampuh untuk membuat bayi tertidur lelap daripada menggoyang-goyangkan boks tidurnya.

 

Nah, berikut ini ada beberapa tips yang bisa Ibu baca terlebih dahulu sebelum memijat si Kecil. Yuk, kita baca bersama!

  1. Pastikan kuku jari Ibu sudah digunting rapi, untuk menghindari terlukanya kulit si Kecil yang masih sensitif.
  2. Sebaiknya, jangan memijat si Kecil saat kenyang atau ketika dia sudah mengantuk. Biasanya, waktu yang tepat adalah sehabis mandi dan sebelum makan/minum susu di malam hari di mana dia masih terjaga dan suasana hatinya sedang tenang.
  3. Pilih ruangan yang sunyi, dengan suhu yang pas (tidak panas/dingin) serta pencahayaan yang tidak terlalu terang. Ibu juga bisa memutarkan lagu pengiring yang lembut untuk membuatnya semakin nyaman.
  4. Untuk minyak pijat, Ibu bisa menggunakan baby oil, minyak telon atau
  5. Sebelum memulai, ceritakan dulu kepadanya tentang aktivitas ini, misalnya dengan menunjukkan perlengkapan yang akan Ibu pakai nanti.
  6. Saat memijat, lakukan dari bagian telapak kaki terlebih dahulu, lalu pelan-pelan ke area pangkal paha, bahu, tangan, dan seterusnya. Ini agar si Kecil tidak kaget dan merasa terintimidasi.
  7. Sebagai bentuk apresiasi Ibu terhadap si Kecil yang tetap tenang saat dipijat Mum. Setelah selesai memijat nanti, akhiri dengan ciuman lembut untuknya, ya.

 

Tak hanya membuat si Kecil merasa lebih nyaman, pijatan pun menjadi salah satu cara yang baik untuk memperkuat ikatan emosional antara kita dan dirinya. Selain itu, pijatan juga dapat membuat bagian otak si Kecil memproduksi hormon Serotonin, yang akan membuatnya jadi lebih rileks dan tenang. 

Nah, satu tips tambahan dari saya. Supaya pertumbuhannya bisa terus berjalan optimal, selalu berikan asupan nutrisi yang tepat dan seimbang untuknya. Jika si Kecil sudah terbiasa dengan MPASI, cobalah juga untuk menyajikan variasi makanan dengan tekstur dan tipe yang berbeda setiap harinya. Salah satu contohnya, dengan menghidangkan potongan buah atau sayuran yang lembut. Hal ini dapat menjadi kesempatan yang baik baginya untuk belajar mengunyah, Bu.

Selain itu, jika si Kecil sudah berusia 8-9 bulan nanti, cobalah untuk mulai mengenalkannya untuk menggunakan sendok agar dia bisa mulai berlatih makan sendiri, Bu. Tapi, pastikan dia menggunakan sendok plastik khusus bebas BPA yang aman baginya, ya.

Sudah siap memijat si Kecil, Bu? Semoga artikel dari saya ini bisa membantu, ya!