Share Like
Simpan

 Kini si Kecil memasuki bulan ketujuh, ia semakin bertambah pandai. Sejalan dengan peningkatan kemampuannya, pertumbuhan fisiknya semakin lambat karena makin banyak energi yang dikeluarkan.

Pada usia 7 – 9 bulan, si Kecil akan mengalami pertumbuhan:
• Berat badan bertambah ± 15 gram setiap hari
• Panjang badan 1,5 cm/bulan
• Lingkar kepala 0,5 cm/bulan

Saat berusia tujuh bulan, si Kecil sudah dapat duduk sendiri. Bila Ibu meletakkan benda di hadapannya, ia akan merayap untuk meraihnya. Kemampuan geraknya semakin baik, sehingga ia dapat mengordinasikan jari jemarinya untuk memegang biskuit dan memasukkannya dalam mulut untuk makan.

Ia juga makin mengenal wajah orang, terutama wajah Ibu. Saat ini, si Kecil telah dapat memperlihatkan rasa tidak nyaman dan takut berpisah dengan Ibu. Saat Ibu meninggalkannya sendiri, tidak jarang ia akan sedih bahkan menangis untuk mengekspresikan keinginannya melihat Ibu.

Bagi Ibu yang bekerja, tanamkanlah pada si Kecil bahwa Ibu hanya pergi sebentar untuk bekerja dan akan segera kembali untuk bertemu dengannya. Ibu dapat memberikannya ciuman atau pelukan yang akan menenangkannya hingga Ibu kembali. Di sela kesibukan Ibu di kantor, alangkah baiknya bila Ibu menyempatkan waktu untuk menelponnya sejenak. Suara Ibu akan membuatnya merasa diperhatikan, dikasihi, meskipun Ibu sedang tidak berada di dekatnya.

Memasuki bulan kedelapan, si Kecil mulai bertumpu pada kedua lutut dan tangannya, ia akan mulai merangkak. Ibu tidak perlu risau bila si Kecil tidak merangkak karena tidak semua anak akan melalui tahap perkembangan ini, beberapa anak akan langsung berjalan.

Saat disuapi terkadang si Kecil akan berusaha meraih sendok dan tak jarang ia akan memalingkan wajahnya. Ibu jangan memaksanya makan ketika ia memalingkan wajah atau mengunci mulutnya, mungkin ia sudah kenyang.

Si Kecil juga sudah mengerti namanya, ia akan merespon ketika dipanggil namanya. Hal yang paling menggembirakan di usia ini adalah saat si Kecil dapat mengucapkan mama, papa untuk pertama kalinya.

Saat si Kecil berusia sembilan bulan, ia mulai mengangkat tubuhnya dengan bertumpu pada kedua kakinya/berdiri dengan bantuan. Ia juga senang melempar barang dan melihatnya terjatuh. Si kecil dapat membedakan ibu dan ayahnya, ia bisa mengucapkan mama, papa sesuai orangnya.

Kemampuannya mengenal orang membuatnya merasa tidak nyaman, malu atau gelisah saat berhadapan dengan orang asing. Disinilah peranan Ibu sangat besar, respon Ibu terhadap seseorang akan dijadikan contoh untuk si Kecil. Bila Ibu bersikap ramah, si kecil juga akan menunjukkan reaksi yang sama, begitu pula sebaliknya.

Responnya yang semakin baik membuatnya senang bila diajak bermain “Cilukba!”. Ibu dapat mengajaknya bermain dengan menutup wajah Ibu dengan kedua tangan ataupun dengan bersembunyi di balik bantal, pintu, atau tembok.