Whatsapp Share Like
Simpan

Senang ya, Bu, melihat si Kecil semakin aktif dan pintar bermain. Coba sesekali ambil mainan kesayangannya dan sembunyikan di belakang badan Ibu. Bisa jadi, si Kecil akan menoleh ke kanan dan kiri mencari bola itu. Sangat menggemaskan, ya! Dari sejumlah artikel online yang saya baca, perkembangan memori ini dikenal dengan nama permanence atau object permanence. Penasaran apa itu permanence? Simak selengkapnya ya, Bu!

· Mengenal Kemampuan Object Permanence

Bu, memasuki usia 8 bulan, umumnya si Kecil sudah mulai memahami keberadaan benda di sekitarnya, lho. Menurut Jean Piaget, psikolog asal Swiss, object permanence adalah kemampuan untuk memahami keberadaan suatu benda, meski benda itu tak lagi terlihat. Sebagai contoh, jika si Kecil terbiasa melihat boneka kesayangannya di atas kasur, lalu Ibu memindahkannya, ia sudah memiliki pemahaman untuk mencari boneka tersebut.

· Pada Usia Berapa Kemampuan Object Permanence Terbentuk?

Perlu Ibu mengerti bahwa memasuki usia 8-9 bulan, perkembangan otak anak akan meningkat dengan cepat dari hari ke hari. Inilah juga yang pada akhirnya membentuk kemampuan object permanence si Kecil.

· Bagaimana Cara Mengenal Tanda Kemampuan Object Permanence?

Sebenarnya sangat mudah untuk mengetahui apakah si Kecil sudah memiliki kemampuan object permanence atau belum. Salah satu cara yang saya lakukan adalah mengajaknya bermain mencari benda. Jika si Kecil terlihat bingung atau bahkan menangis ketika benda kesayangannya disembunyikan, berarti ia belum mengerti konsep object permanence. Sebaliknya, jika si Kecil mulai melihat ke kiri dan kanan untuk mencari benda itu, berarti ia sudah melewati tahap object permanence. Sangat sederhana, bukan?

· Bagaimana Cara Mengoptimalkan Kemampuan Object Permanence? 

Berdasarkan pengalaman saya, cara paling efektif untuk mengoptimalkan kemampuan object permanence si Kecil adalah dengan sering mengajaknya bermain. Sebagai rekomendasi, Ibu bisa menyembunyikan mainannya di bawah selimut dan ajak ia mencari barang tersebut. Selain itu, saya juga sering mengajak si Kecil bermain cilukba atau mengajaknya bernyanyi dari ruangan yang berbeda. Dengan begitu, si Kecil akan lebih mudah mengerti konsep object permanence.

Sekarang Ibu sudah mengerti apa itu permanence atau object permanence, bukan? Yuk, mulai luangkan waktu selama beberapa jam setiap harinya untuk mengoptimalkan tumbuh kembang si Kecil. Semoga artikel ini bermanfaat, Bu!