Whatsapp Share Like Simpan

Kasihan ya, Bu, saat melihat si kecil hidungnya tersumbat. Ia pasti menjadi rewel karena merasa tidak nyaman, tidurnya tak nyenyak, dan menyusu pun kadang tak mau. Kondisi bayi yang hidungnya tersumbat terkadang membuat Ibu khawatir dan bingung, mengingat bayi hanya bisa menangis dan rewel tanpa bisa menjelaskan ketidaknyamanan yang ia rasakan kepada kita. Di situasi seperti ini, sebaiknya Ibu harus bersikap tenang dan mencari penyebab hidung tersumbat yang dialami si kecil. 

Baca Juga: Rekomendasi Nama Bayi Laki-laki Beserta Artinya

Pasalnya, penyebab hidung tersumbat bukan hanya flu biasa saja lho, Bu. Ada juga gangguan pernapasan lain yang mungkin saja dialami oleh si kecil sehingga menjadi penyebab hidung tersumbat. Kondisi seperti ini umumnya dialami oleh bayi karena sistem kekebalan tubuhnya masih belum optimal, sehingga bayi lebih rentan terkena infeksi virus atau bakteri yang menyerang hidung dan tenggorokannya. Selain karena infeksi, paparan polusi, asap rokok, dan alergi juga bisa menjadi penyebab hidung tersumbat pada bayi lho, Bu. Jika sudah seperti ini, terkadang Ibu bingung harus bagaimana ya? Untuk itu, kenali dulu yuk apa penyebab hidung tersumbat pada bayi, barulah setelah itu Ibu jadi mengetahui cara mengatasinya agar pernapasan si kecil lancar kembali. 

Apa Penyebab Hidung Tersumbat?

Umumnya, ada beberapa penyebab hidung tersumbat yang sering dialami bayi, di antaranya:

  • Flu atau Common Cold 

Penyebab hidung tersumbat yang paling sering menyerang bayi adalah flu atau Common cold. Virus flu membuat hidung terasa gatal dan mengeluarkan lendir. Hal inilah yang kemudian menyumbat saluran pernapasan bayi. 

Artikel Sejenis

  • Influenza

Berbeda dengan flu biasa, penyebab hidung tersumbat seperti influenza tidak hanya mengakibatkan hidung tersumbat, tapi juga berpengaruh terhadap tenggorokan dan paru-paru. Oleh karena itu penyakit ini memerlukan pengobatan yang lebih serius agar tidak menimbulkan komplikasi pada bayi.

  • Alergi dan iritasi

Penyebab hidung tersumbat juga bisa karena alergi dan iritasi lho, Bu. Penyebab alergi seperti serbuk sari, debu, atau penyebab lainnya yang masuk ke hidung akan menyebabkan peradangan pada hidung yang kemudian membuat produksi lendir berlebih dan menyumbat hidung.

  • Infeksi sinus

Penyebab hidung tersumbat selanjutnya adalah sinus, yang merupakan rongga kecil di dalam tulang tengkorak yang saling terhubung melalui saluran udara. Saat sinus dipenuhi oleh lendir, amandel, dan adenoid, maka dapat menyebabkan pembengkakan sebagai bentuk respon imun. Sebagai dampaknya, hidung bayi pun akan tersumbat.

  • Polip

Banyak yang mengira polip merupakan penyebab hidung tersumbat seperti sinus. Padahal keduanya berbeda, Bu. Polip adalah peradangan pada membran mukosa (lapisan kulit dalam di lubang hidung) sehingga membuat ukuran selnya membesar. Jika ukurannya terus membesar, maka polip dapat menyumbat saluran hidung. Polip juga bisa mengakibatkan dampak lainnya, seperti kesulitan bernapas, hidung berair, hingga gangguan pada indera penciuman dan perasa.

  • Deviasi septum

Penyebab hidung tersumbat ini memang jarang terdengar namun Ibu tidak boleh menyepelekan penyakit ini. Septum adalah tulang lunak yang terletak di antara lubang hidung dan membagi lubang hidung menjadi dua bagian dengan ukuran yang sama. Namun pada bayi yang mengalami kondisi deviasi septum, lubang hidungnya berukuran berbeda di mana salah satu sisi lubang akan lebih besar daripada sisi lainnya. Pada bayi, deviasi septum bisa terjadi saat perkembangan janin di dalam kandungan. Jika kondisi ini ringan dan tidak menimbulkan gangguan kesehatan, maka tidak akan membutuhkan penanganan lebih. Namun jika perbedaan lubang hidungnya cukup besar, maka dapat menyebabkan hidung tersumbat dan bayi kesulitan bernapas.

Di antara penyebab hidung tersumbat di atas, kira-kira si kecil mengalami gejala yang mana, Bu? Supaya Ibu tidak khawatir, di bawah ini ada cara mengatasi hidung tersumbat yang bisa Ibu lakukan.

Baca Juga: Rekomendasi Multivitamin Anak untuk Menjaga Kesehatan Tubuh

Cara Mengatasi Hidung Tersumbat pada Bayi

Penyebab hidung tersumbat yang dialami bayi memang cukup meresahkan ya, Bu. Apalagi jika si kecil rewel tidak berhenti dan Ibu tidak tenang karena melihat si kecil kesulitan bernapas. Agar kondisinya membaik, Ibu bisa melakukan beberapa cara di bawah ini:

  • Mengeluarkan ingus bayi

Dikarenakan bayi belum bisa mengeluarkan ingus sendiri, maka ia membutuhkan bantuan Ibu. Caranya adalah dengan menghisap ingus dari hidung bayi menggunakan aspirator atau infant nasal bulb. Cara lainnya adalah dengan menggunakan cairan saline yang diteteskan ke lubang hidung untuk mengencerkan dan mempermudah ingus keluar. 

  • Gunakan metode penguapan

Hidung yang tersumbat akan menyebabkan bayi sulit bernapas. Ibu bisa bantu melegakan saluran pernapasannya dengan metode penguapan menggunakan udara lembab dan hangat.
Penguapan bisa dilakukan dengan tiga cara, yaitu dengan meneteskan minyak kayu putih pada baskom berisi air hangat, menyalakan air panas di kamar mandi yang tertutup, atau dengan humidifier.

  • Memenuhi kebutuhan cairan bayi

Saat hidungnya tersumbat, kebutuhan cairan harus sangat terpenuhi. Untuk bayi di bawah usia 6 bulan cukup diberi ASI. Namun jika sudah di atas 6 bulan bisa ditambah dengan sup hangat dan air putih.

  • Menjaga kebersihan udara di rumah

Seperti yang Ibu ketahui, udara yang kotor bisa menjadi penyebab hidung tersumbat yang sering dialami bayi. Oleh karena itu, kebersihan udara di rumah harus terjaga dengan baik ya, Bu. Jauhkan bayi dari asap rokok, udara kotor, debu, dan kotoran yang bisa menyebabkan saluran pernapasannya terganggu. 

  • Mandi air hangat

Tidak hanya membuat rileks, mandi air hangat juga mampu membantu melegakan hidung yang tersumbat lho, Bu. Uap dari hangat akan meringankan dada dan hidung, serta membersihkan lendir.

  • Beri si kecil pijatan

Untuk mengatasi hidung tersumbat, Ibu juga bisa memberikan pijatan yang lembut kepada si kecil. Caranya dengan memijat di batang hidung, alis, tulang pipi, dan bagian bawah kepalanya. Sentuhan dan pijatan seperti ini bisa membuat si kecil lebih rileks dan nyaman ketika rewel akibat hidung tersumbat. 

  • Mengoleskan minyak atau salep

Ibu bisa mengoleskan minyak atau salep pilek khusus bayi yang banyak dijual di apotik. Oleskan pada dada, punggung, dan leher bayi agar dapat terhirup hidung dan melegakan pernapasannya.

  • Gunakan humidifier

Cara cepat untuk mengatasi penyebab hidung tersumbat bayi bisa dengan menggunakan humidifier di rumah atau kamar yang dijadikan tempat si kecil beristirahat. Alat ini bekerja dengan mengubah air menjadi uap sehingga kelembapan ruangan meningkat. Menghirup udara ini dapat meredakan iritasi pembuluh darah dan jaringan di hidung serta sinus. Selain itu, humidifier juga dianggap bisa mengencerkan lendir di sinus. Ketika lendir berkurang, maka pernapasan si kecil pun bisa kembali normal. Namun, Ibu perlu memerhatikan sensitivitas bayi saat menghirup udara, pastikan tidak ada reaksi lain yang membuat si kecil tidak nyaman ya, Bu. 

  • Asap bawang putih

Pengobatan tradisional menggunakan bahan alami juga patut dicoba, Bu. Untuk hidung tersumbat, obat yang ampuh adalah menggunakan bawang putih. Caranya adalah dengan memasukkan beberapa siung bawang putih yang telah digeprek ke dalam wadah berisi air hangat. Letakkan bayi di pangkuan Ibu dalam posisi tengkurap. Kemudian letakkan wadah tadi di depan wajah bayi supaya bayi bisa menghirup uapnya.

Bagi Ibu yang kini mungkin bayinya sedang mengalami masalah hidung tersumbat bisa mencoba cara-cara di atas, ya. Meski bukan masalah yang serius, tapi kondisi ini dapat mengganggu aktivitas bayi. Namun, jika penyebab hidung tersumbat yang dialami si kecil terlihat serius, sebaiknya Ibu langsung membawanya ke dokter untuk dilakukan pemeriksaan dengan cara yang tepat. Semoga buah hati segera sembuh dan sehat kembali ya, Bu.

Baca Juga: Rekomendasi Nama Bayi Laki-laki Beserta Artinya

Jika Ibu yang masih memiliki pertanyaan dan ingin berkonsultasi seputar tumbuh kembang bayi, Ibu bisa berkunjung ke laman Tanya Pakar. Di sana ada para ahli yang akan membantu Ibu. Namun untuk bisa menggunakan fitur tersebut, pastikan Ibu sudah registrasi terlebih dahulu ya.