Whatsapp Share Like
Simpan

Pernahkan Ibu merasakan hidung tersumbat? Tentu sangat tidak nyaman ya, Bu. Bayi pun dapat mengalami hal serupa. Hidung tersumbat membuat bayi menjadi tidak nyaman, rewel, dan gelisah. Bagi orang dewasa, membersihkan hidung merupakan perkara mudah. Namun bayi masih belum memiliki kemampuan untuk membersihkan hidungnya sendiri, baik karena keterbatasan gerak maupun refleks menghembus. Tak sedikit Ibu yang kebingungan untuk mengatasi masalah ini. Lantas, bagaimanakah cara membersihkan hidung bayi yang tersumbat dengan aman? Simak informasinya berikut ini:

Pentingnya Kebersihan Saluran Napas

Bayi sangat membutuhkan saluran napas yang bebas sumbatan, terutama jalan napas dari hidung. Hal ini karena sumber utama makanan bayi adalah ASI, dan pada saat menyusui bayi tidak dapat melakukan pernapasan lewat mulut. Selain itu, karena bayi membutuhkan kenyamanan untuk beristirahat, maka jalan napas yang bersih pun menjadi hal yang sangat penting.

Tidak seperti pada orang dewasa, penggunaan dekongestan atau pengencer dahak pada bayi sebaiknya tidak sering dilakukan. Dekongestan dapat menyebabkan lendir mengeras sehingga menyumbat saluran napas. Obat jenis antihistamin akan menyebabkan lendir menjadi kental. Kedua jenis obat tersebut juga mengakibatkan bayi mengantuk dan tidak aktif.

Penyebab Hidung Tersumbat

Hidung bayi yang tersumbat biasanya disebabkan oleh pilek akibat tertular virus. Dikarenakan sistem kekebalan tubuhnya masih lemah, maka bayi sangat rentan terserang virus pilek. Disebutkan bahwa bayi terserang pilek atau flu sebanyak 4 hingga 10 kali di tahun pertamanya.

Bayi dapat tertular saat berada di tempat umum, ada anggota keluarga yang sedang pilek, atau mainannya telah terkontaminasi virus flu. Jadi, sangat penting untuk selalu menjaga kesehatan bayi dengan cara selalu membersihkan mainan dan barang-barangnya, memakai masker saat pilek, mencuci tangan dengan sabun sebelum menyentuh bayi, dan tidak mengajak bayi keluar rumah saat banyak virus pilek menyebar.

Artikel Sejenis

Cara Membersihkan Hidung Bayi

Untuk menghindari bayi menjadi tidak nyaman dan rewel akibat hidungnya tersumbat, berikut adalah beberapa langkah mudah membersihkan hidung bayi yang bisa Ibu coba lakukan:

  1. Gunakan larutan pembersih hidung. Larutan pembersih hidung yang tersedia di apotek adalah jenis larutan pembersih hidung yang paling aman digunakan untuk bayi dan balita. Cara memberikannya adalah pertama baringkan bayi dengan posisi terlentang dan miringkan sedikit kepalanya (jangan dipaksakan). Kemudian semprotkan larutan 2-3 tetes pada masing-masing lubang hidung. Jangan khawatir bila bayi bersin dan mengeluarkan larutan, karena masih ada sebagian larutan yang terus masuk jalan napas. Jika ada yang tertumpah keluar, seka dengan sapu tangan atau tisu.
  2. Gunakan balon semprot. Balon semprot juga disebut aspirator hidung. Ibu bisa membelinya di apotek. Belilah yang sesuai dengan ukuran hidung bayi. Sekali lagi, baringkan bayi terlentang. Remas balon untuk mengeluarkan udara. Sementara masih meremas, masukkan ujung dari balon secara perlahan ke lubang hidung bayi (pastikan Ibu tidak memasukkannya terlalu dalam). Kemudian lepaskan tekanan balon, tarik keluar, dan semprotkan lendir yang terisap, seka dengan tisu. Ulangi langkah ini pada lubang hidung lainnya.
  3. Menguapi kamar mandi. Cara membersihkan hidung bayi selanjutnya adalah menggunakan uap air panas dapat membantu mengencerkan lendir. Agar lebih mudah dilakukan pada bayi, caranya adalah dengan menguapi kamar mandi. Biarkan air panas mengalir selama beberapa menit di kamar mandi. Jika uap telah memenuhi kamar mandi , duduklah sebentar bersama bayi di dalam kamar mandi sambil menepuk-nepuk lembut punggungnya.
  4. Tinggikan tempat tidur. Lebih mudah untuk mengalirkan lendir jika kepala dapat ditegakkan atau berada lebih tinggi dari tubuh. Sebaiknya tidak menggunakan bantal untuk menyangga kepala bayi karena bayi dapat tersedak. Caranya adalah dengan menyangga kepala bayi menggunakan handuk atau kain agar sedikit meninggi.
  5. Tepuk-tepuk punggung bayi dengan lembut. Selain memberikan sensasi tenang, menepuk-nepuk punggung bayi secara lembut akan membantu mengatasi hidungnya yang tersumbat. Posisikan bayi berbaring tengkurap, lalu tepuk-tepuk lembut punggungnya. Hal ini akan menurunkan lendir yang menyumbat saluran pernapasannya dan membuatnya keluar melalui hidung saat ia bersin.
  6. Nyalakan mesin pelembab udara. Cara membersihkan hidung bayi lainnya bisa menggunakan mesin pelembab udara atau humidifier yang kini sudah banyak tersedia di pasaran. Humidifier akan mengeluarkan uap hangat yang membuat udara di dalam ruangan menjadi hangat dan lembap. Dengan begitu, lendir akan menjadi lebih encer dan lebih mudah dikeluarkan. Untuk memberikan efek yang lebih menenangkan dan membuat bayi lebih relaks, Ibu boleh menambahkan aromaterapi yang aman untuk bayi.

Itulah beberapa cara membersihkan hidung bayi yang tersumbat dengan aman. Jika hidung bayi terus tersumbat, sebaiknya Ibu berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut, ya. Jangan sampai masalah ini terus mengganggu bayi yang dapat berdampak pada aktivitasnya sehari-hari. Selamat mencoba dan semoga bayi Ibu cepat sembuh!

Ibu masih memiliki pertanyaan seputar bayi dan anak? Kunjungi saja laman Tanya Pakar di mana Ibu bisa berkonsultasi langsung kepada ahlinya. Jangan lupa untuk registrasi terlebih dulu sebelum menggunakan fitur tersebut, ya.

Sumber:

hellosehat.com