Whatsapp Share Like Simpan

Mulut terasa pahit saat hamil merupakan salah satu keluhan yang biasa dialami oleh sebagian ibu hamil. Meski terlihat sepele, tetapi kondisi ini dapat menyebabkan Ibu kehilangan nafsu makan. Umumnya, rasa pahit di mulut muncul pada trimester awal kehamilan dan biasanya disebabkan oleh perubahan hormon. 

Meskipun rasa pahit tersebut bisa hilang dengan sendirinya, tetapi kondisi ini bisa membuat Ibu tidak nyaman, bahkan dapat berpengaruh terhadap perkembangan janin di dalam kandungan. Maka dari itu, penting bagi Ibu untuk mengetahui penyebab mulut terasa pahit agar bisa mengatasinya dengan tepat. 

Penyebab Mulut Terasa Pahit saat Hamil

Berikut ini beberapa kondisi yang dapat memicu mulut terasa pahit saat hamil, antara lain: 

  1. Adanya masalah pada gigi

    Gigi yang tidak dirawat dan dibersihkan secara teratur dapat memicu penumpukan bakteri dalam mulut, sehingga memperbesar peluang munculnya masalah pada gigi, seperti infeksi gigi dan radang gusi. 

    Nah, masalah pada gigi inilah yang menyebabkan mulut terasa pahit. Oleh karena itu, ibu hamil dianjurkan untuk membersihkan gigi secara rutin guna mengurangi penumpukan bakteri dalam mulut. 

    Artikel Sejenis

  2. Morning sickness 

    Munculnya rasa pahit pada mulut juga bisa dipengaruhi oleh morning sickness lho, Bu. Kondisi ini kemungkinan besar diakibatkan oleh perubahan hormon kehamilan yang cukup drastis, sehingga ibu hamil akan merasakan ketidaknyamanan karena gangguan pada lidah. Akibatnya, mulut terasa pahit yang dapat menurunkan nafsu makan. 

  3. Penyakit asam lambung

    Mulut terasa pahit saat hamil juga bisa disebabkan oleh penyakit asam lambung atau gastroesophageal reflux disease (GERD), yaitu kondisi naiknya asam lambung dan enzim pencernaan dari lambung ke kerongkongan (esofagus). 

    Kondisi GERD ini disebabkan oleh kebiasaan Ibu langsung berbaring setelah makan, terlalu sering konsumsi makanan pedas dan asam, serta kebiasaan merokok dan minum minuman beralkohol secara berlebihan, hingga akibat stres. 

  4. Efek konsumsi suplemen multivitamin tertentu

    Penyebab selanjutnya mulut terasa pahit yaitu karena konsumsi suplemen multivitamin yang terlalu sering. Asupan vitamin dan mineral selama masa kehamilan memang penting, terutama vitamin B9 (asam folat) dan zat besi.

    Akan tetapi, jika ibu hamil terlalu bergantung dengan suplemen yang mengandung zat besi, maka kemungkinan besar bisa memicu mulut terasa pahit. Oleh karena itu, apabila ibu hamil ingin mengonsumsi suplemen multivitamin, pastikan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter agar mendapatkan dosis yang sesuai dengan kebutuhan.

  5. Paparan zat kimia

    Penyebab lain mulut terasa pahit selama masa kehamilan yaitu akibat paparan zat kimia berlebih yang tidak sengaja terhirup. Ketika ibu hamil menghirup zat yang mengandung merkuri atau timbal, maka mulut terasa pahit. Oleh karena itu, ibu hamil dianjurkan untuk menghindari paparan zat kimia, salah satunya adalah asap rokok. 

Cara Mengatasi Mulut Terasa Pahit

Seperti yang telah disebutkan, mulut terasa pahit akan mereda dengan sendirinya. Namun, kondisi ini mungkin saja akan kembali muncul di kemudian hari, bahkan setelah Ibu melahirkan. Hal tersebut pasti akan mengganggu kenyamanan Ibu, bukan?

Jika Ibu terganggu dengan rasa pahit tersebut atau kondisinya tak kunjung hilang, ada beberapa cara mengatasi mulut terasa pahit yang bisa Ibu lakukan, antara lain: 

  • Perbanyak minum air putih
  • Jagalah kebersihan mulut dengan cara rutin menyikat gigi 2 kali sehari, yaitu setelah sarapan di pagi hari dan sebelum tidur
  • Periksakan kesehatan gigi secara rutin ke dokter setiap 6 bulan sekali
  • Sesekali Ibu bisa mengunyah permen karet bebas gula untuk meningkatkan produksi air liur
  • Batasi makanan berlemak dan pedas yang bisa memicu GERD
  • Konsumsi buah yang mengandung vitamin C, karena rasa asam yang terkandung di dalam buah dapat membantu menghilangkan mulut terasa pahit 
  • Makanlah dengan porsi lebih kecil tetapi sering dan kunyahlah secara perlahan
  • Hindari paparan asap rokok 
  • Hindari konsumsi minuman beralkohol

Jika Ibu sudah melakukan beberapa langkah di atas, tetapi mulut masih terasa pahit, sebaiknya segeralah konsultasi ke dokter agar mendapat penanganan yang lebih baik. Ini karena mungkin saja mulut terasa pahit yang Ibu rasakan dipicu oleh kondisi medis tertentu yang lebih serius, seperti diabetes melitus, sehingga membutuhkan pengobatan yang tepat.

Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Melakukan Perawatan Gigi dan Mulut saat Hamil

Supaya Ibu terhindar dari mulut terasa pahit selama masa kehamilan, maka Ibu sebaiknya biasakan diri untuk merawat kesehatan gigi dan mulut dengan baik. Sebab, salah satu penyebab mulut terasa pahit yaitu karena kebersihan rongga mulut yang tidak terawat.

Padahal, kesehatan ibu hamil sangat berpengaruh terhadap kondisi bayi dalam kandungan, termasuk kesehatan gigi dan mulut. Jika tidak dirawat, ibu hamil rentan mengalami gangguan pada rongga mulut, mulai dari gigi berlubang, radang gusi, hingga infeksi yang lebih berbahaya. 

Jika Ibu sedang hamil dan ingin menjalani perawatan gigi, hal pertama yang harus dilakukan yaitu memberitahu kondisi kehamilan Ibu ke dokter gigi. Dengan menjelaskan tentang usia kehamilan, kondisi kesehatan, dan keluhan pada gigi, maka Ibu akan membantu dokter untuk menentukan tindakan yang tepat, salah satunya saat mengatasi mulut terasa pahit yang berlebihan.

Untuk lebih jelasnya, berikut ini beberapa hal yang perlu Ibu perhatikan mengenai perawatan mulut saat hamil, antara lain: 

  1. Konsultasi ke dokter spesialis kandungan

    Jika memungkinkan, Ibu bisa konsultasi terlebih dahulu dengan dokter spesialis kandungan sebelum mengunjungi dokter gigi. Hal ini bertujuan untuk mengetahui kondisi kesehatan Ibu dan janin dalam kandungan, serta memungkinkan untuk

  2. Trimester kedua merupakan periode paling aman

    Pada trimester kedua kehamilan, Ibu biasanya sudah berada dalam kondisi yang lebih baik dan stabil secara emosional. Perawatan yang dapat dilakukan yaitu pembersihan karang gigi dan tambal gigi. Pencabutan gigi menggunakan bius lokal sebenarnya bisa dilakukan, tetapi perlu persetujuan dari dokter.

  3. Menunda perawatan gigi pada trimester ketiga

    Pada trimester ketiga kehamilan, sebaiknya ibu hamil menunda kunjungan ke dokter gigi sampai setelah melahirkan, jika tidak ada kondisi darurat. Sebab, pada trimester ini, kondisi ibu hamil cukup sensitif sehingga beberapa tindakan bisa memicu bayi lahir prematur. 

Di samping melakukan cara di atas, hal lain yang bisa ibu hamil lakukan untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut adalah dengan mengonsumsi makanan tinggi kalsium, salah satunya susu Frisian Flag MAMA yang mengandung kalsium cukup tinggi yang penting untuk kesehatan tulang dan gigi Ibu maupun si Kecil.

Selain itu, susu Frisian Flag MAMA merupakan sumber protein yang penting untuk pertumbuhan tulang si Kecil dan daya tahan tubuh Ibu selama masa kehamilan dan menyusui. Diperkaya juga dengan zat besi yang tinggi untuk mencegah anemia, sumber serat pangan inulin untuk mencegah terjadinya sembelit atau konstipasi, serta tinggi asam folat untuk mencegah terjadinya cacat pada tabung saraf janin. 

Tak hanya itu, Frisian Flag MAMA juga mengandung multivitamin dan multimineral lainnya yang dapat mengoptimalkan tumbuh kembang si Kecil. Tersedia dalam rasa cokelat yang bisa dikonsumsi dalam suhu panas maupun dingin yang pastinya disukai oleh Ibu.