Whatsapp Share Like
Simpan

Masa kanak-kanak adalah masanya bermain. Tidak sekedar menyenangkan, bermain juga bisa menjadi sarana belajar dan melatih kemampuan si Kecil lho, Bu. Permainan edukasi dapat melatih perkembangan otak sekaligus meningkatkan kemampuan kognitif anak. Hal ini tentunya dapat berpengaruh pada kecerdasan si Kecil dan persiapannya untuk memasuki usia sekolah. Untuk itu sangat penting untuk memberikan permainan edukasi pada usia 4 hingga 6 tahun. Tak perlu membeli dengan harga mahal, Ibu bisa membuat sendiri di rumah. Yuk, contek delapan ide game edukasi anak berikut ini:

Mengenal Angka & Huruf

Di usia 4 hingga 6 tahun, si Kecil sudah harus mengenal angka dan huruf, Bu. Agar proses belajarnya lebih menyenangkan dan lebih hemat, Ibu bisa membuatnya sendiri bersama si Kecil dengan bahan-bahan sederhana. Gunakan kertas putih kemudian gambar aneka benda, seperti buah, sayuran, atau bentuk. Beri warna lalu tuliskan angka dan huruf pada setiap bentuk yang tersebut. Setelah itu tempelkan pada sebuah papan gabus, papan tulis, atau triplek tipis dan pasang pada dinding. Bisa juga membuat angka dan huruf menjadi flash card yang bisa dipakai untuk bermain tebak-tebakan.

Mengenal Aneka Bentuk dari Makanan

Si Kecil baru susah makan, Bu? Yuk, buat aktivitas makannya jadi lebih seru! Caranya adalah dengan merangkai makanan atau camilan si Kecil menjadi aneka bentuk. Potong makanan menjadi kecil-kecil, lalu rangkai di atas piring. Bantu dan arahkan ia untuk merangkai bentuknya sambil beri pertanyaan tentang nama bentuk tersebut. Setelah berhasil merangkai, ia boleh untuk memakannya. Dengan begitu anak jadi lebih bersemangat untuk makan. Langsung praktekkan ide game edukasi anak ini ya, Bu saat buah hati baru mogok makan!

Mencampur Warna Cat

Si Kecil mungkin sudah mengenal berbagai macam warna, tapi percobaan mencampur warna pasti akan menjadi kegiatan yang sangat menarik baginya. Dari kegiatan ini ia akan belajar bahwa mencampurkan beberapa warna dapat menghasilkan warn baru. Ibu hanya perlu membeli cat air dengan tiga warna dasar (merah, kuning, biru), warna putih, dan palet cat. Sambil mencampur warna cat, Ibu dan si Kecil bisa sekaligus menggambar pada kertas, lalu pajanglah di kamarnya.

Percobaan Kimia Sederhana

Percobaan kimia yang sederhana ternyata bisa jadi salah satu ide game edukasi anak yang menarik untuk Ibu coba dengan si Kecil lho, Bu. Cara membuatnya juga sangat mudah dan tidak membutuhkan banyak bahan. Ibu hanya perlu menyiapkan air dari jus kol ungu yang dituang dalam tiga gelas serta baking soda dan cuka yang bisa diambil dari dapur. Pada gelas pertama campurkan dengan baking soda, gelas kedua dengan cuka, dan gelas ketiga gabungkan jus dari kedua gelas tadi. Masing-masing gelas akan menunjukkan reaksi yang berbeda-beda dan pasti akan membuat si Kecil takjub saat melihatnya.

Membuat Prakarya

Tak harus membeli bahan-bahan baru, Ibu bisa saja memanfaatkan barang-barang bekas yang ada di rumah untuk disulap menjadi sebuah prakarya cantik bersama si Kecil. Membuat prakarya bisa meningkatkan daya imaginasi dan kreativitas anak. Selain itu membuat prakarya juga bisa melatih motorik dan mengasah kognitif anak, sebab dibutuhkan koordinasi antara mata dan tangan. Dengan begitu akan kerja otak pun terstimulasi.

Cara ini sekaligus mengajarkan pada anak untuk bisa memanfaatkan barang tak terpakai dan tidak harus selalu membeli barang baru. Buat barang apa saja yang akan membuat si Kecil jadi tertarik, misalnya saja menyulap kardus bekas menjadi rumah-rumahan atau dari sedotan dirubah menjadi rangkaian bunga.

Melukis/Menggambar

Kreativitas anak dapat diasah melalui kegiatan melukis atau menggambar. Berikan kebebasan padanya untuk menggambar apa saja yang disukainya. Biarkan juga anak untuk memilih warna apa yang ingin dipakainya untuk menggambar. Dengan memberinya kebebasan, anak jadi lebih terasah daya imajinasinya dan merasa lebih senang untuk menuangkan apa yang ada di pikirannya.

Bermain Peran

Game edukasi anak lainnya yang sarat kreativitas adalah bermain peran. Ibu dan si Kecil bisa berperan menjadi apa saja, misalnya bermain jual beli di toko, dokter dan pasien, atau sekolah-sekolahan menjadi guru dan murid. Jangan lupa untuk menambah properti dari barang-barang yang ada di rumah, seperti buku, pensil, uang mainan, dan sebagainya.

Permainan ini sangat simpel tapi dapat meningkatkan banyak aspek perkembangan anak. Mulai dari perkembangan bahasa, emosi, koginisi, dan sosialisasinya. Tak hanya itu saja, ikatan dan kekompakan keluarga pun jadi lebih terjalin erat.

Bercerita

Bercerita merupakan satu permainan yang tidak membutuhkan biaya sama sekali sehingga sangat mudah untuk dilakukan. Meski begitu, tak semua anak bisa bercerita. Untuk itu diperlukan contoh dari Ibu untuk senang bercerita kepada anak, karena anak memiliki karakteristik suka meniru.

Dengan kegiatan ini, anak akan belajar untuk meningkatkan kemampuan bahasanya dengan cara merangkai kata sekaligus meningkatkan daya ingatnya. Ibu bisa memancingnya dengan memberi pertanyaan tentang pengalamannya dan biarkan ia bercerita menggunakan kata-katanya sendiri. Berikan bantuan saat anak mengalami kesulitan memilih atau merangkai kata yang tepat.

Itulah ide-ide game edukasi anak yang bisa Ibu buat sendiri di rumah. Mudah dan hemat sekali kan, Bu? Anak tidak akan melihat berapa harga mainan yang Ibu berikan, tapi keterlibatan Ibu untuk ikut bermain bersama yang akan sangat berkesan baginya. Jadi, selalu luangkan waktu untuk ikut bermain dengan si Kecil ya, Bu untuk menjalin ikatan emosional yang lebih dekat dengan buah hati. Tak lupa, berikan nutrisi yang penting untuk tumbuh kembangnya yang bisa didapat dari susu Frisian Flag 456 PRIMANUTRI. Susu pertumbuhan ini mengandung zat gizi lengkap berupa zat gizi makro (protein, karbohidrat, dan lemak) dan zat gizi mikro (vitamin dan mineral). Selain itu susu ini juga diperkaya dengan Omega 3 (ALA), Omega 6 (LA), minyak ikan, zat besi, serat pangan inulin, dan kalsium.

Sumber: https://id.theasianparent.com, https://nakita.grid.id