Share Like
Simpan

Halo, Bu. Bagaimana kabar si Kecil saat ini? Semoga sehat selalu, ya. Saat ini, saya ingin sedikit bercerita dan berbagi pengalaman kepada Ibu seputar salah satu permainan asah otak yang sering sekali dimainkan oleh si Kecil dulu. Jenis permainannya adalah puzzle atau teka-teki.

Meski sederhana, permainan satu ini sangat edukatif dan bermanfaat bagi tumbuh kembang si Kecil, lho. Ibu dapat memanfaatkan waktu berkualitas sembari mengajaknya belajar lewat kepingan puzzle sederhana sesuai usia si Kecil saat itu. Misalnya untuk si Kecil yang berusia batita, Ibu bisa menggunakan puzzle yang terdiri dari empat hingga enam keping puzzle yang membentuk gambar satu benda atau mainan yang dikenali si Kecil. Menyenangkan, bukan? Berikut manfaat permainan asah otak untuk tumbuh kembang si Kecil.

1. Mengasah kemampuan motorik 
Saat bermain, si Kecil akan belajar untuk mengambil sendiri bagian dari puzzle yang ia mainkan. Kelihatannya memang sederhana, Bu. Namun, saat ia melakukan hal tersebut, si Kecil tengah melatih kemampuan motoriknya, lho. Ia belajar menggapai barang, menggenggam, dan meletakkannya di tempat yang tepat.

2. Belajar koordinasi
Saat bermain, si Kecil harus mencocokkan berbagai teka-teki agar mendapat satu gambar atau bentuk utuh. Nah, saat melakukan hal tersebut, koordinasi mata dan tangannya pun terlatih. Saat ada bagian teka-teki yang tidak cocok, maka ia akan mencoba berkali-kali hingga menemukan potongan puzzle yang tepat.

3. Mengenal berbagai bentuk dan warna
Permainan teka-teki ataupun asah otak bagi si Kecil umumnya dibuat dengan bentuk dan warna yang menarik, mulai dari huruf, hewan, sayuran, dan masih banyak lagi. Lewat permainan ini, si Kecil dapat belajar tentang berbagai warna sekaligus berbagai jenis kategori lain. Sedikit demi sedikit, ia dapat mulai mengenal bentuk, jenis hewan, maupun warna-warna, seperti merah, kuning, biru, dan lainnya.

4. Belajar menyelesaikan masalah
Saat bermain, si Kecil tentu akan menemukan kesulitan, misalnya warnanya yang tidak cocok, ukurannya yang tidak pas, dan masih banyak lagi. Meski begitu, berbekal rasa penasaran, biasanya ia akan terus mencoba hingga berhasil. Dengan begitu, ia bisa belajar untuk menyelesaikan masalah yang ada di hadapannya. Namun, tak jarang pula anak justru menjadi tantrum ketika usahanya tak berhasil. Jika si Kecil mengalami hal ini, cobalah untuk membimbing si Kecil secara bertahap hingga ia bisa melakukannya sendiri, ya.

5. Melatih kesabaran
Bu, saat permainan tak berjalan seperti keinginannya, si Kecil pasti merasakan dua hal, antara kesal ataupun penasaran. Nah, ketika ia memiliki keinginan kuat untuk menyelesaikan permainan, si Kecil akan termotivasi untuk lebih tekun melakukannya. Itu artinya, kesabarannya sedang dilatih lewat permainan ini, Bu.

6. Latihan kerja sama
Ada kalanya permainan teka-teki ini harus dilakukan bersama Ibu atau Ayah. Nah, saat hal itu berlangsung, ia dapat melatih kemampuannya bekerja sama dengan orang lain. Selain itu, si Kecil juga dapat belajar berbagi dengan orang lain. Seru ya, Bu.

7. Membuat si Kecil percaya diri
Pernahkah Ibu merasa puas ketika menyelesaikan sebuah tantangan? Nah, si Kecil pun akan merasakan hal sama ketika ia menyelesaikan permainan tersebut. Rasa puas dan ucapan selamat atau penghargaan dari Ibu, dapat memberikan pengalaman menyenangkan pada si Kecil. Itulah sebabnya, rasa percaya dirinya akan meningkat untuk terus mencoba lagi.

8. Mempertajam ingatan
Nah, saat si Kecil berhasil menyelesaikan permainan, ia bisa memainkannya berulang kali. Ketika ia bermain untuk kedua kali, ketiga kali, dan seterusnya, ia akan mengandalkan ingatannya untuk menyelesaikan puzzle ini. Apabila ada bagian yang ia lupakan sehingga harus berpikir lebih keras, si Kecil akan mencoba mengingatnya kembali hingga menemukan solusinya.

Bagaimana, Bu? Ternyata banyak sekali ya, manfaat dari permainan edukatif ini. Melalui kegiatan yang sederhana, Ibu tak hanya melatih kognitif si Kecil, tapi juga fisik dan emosinya. Jadi, tak ragu lagi untuk menambah koleksi permainan teka-teki si Kecil kan, Bu? Nah, supaya aktivitas bermainnya ini tak terganggu karena masalah kesehatan, asupan nutrisinya juga harus tetap terjaga untuk menunjang daya tahan tubuhnya saat beraktivitas.

Lengkapilah kebutuhan nutrisi si Kecil dalam sehari dengan tambahan tiga gelas susu Frisian Flag Jelajah setiap pagi, siang, dan malam hari. Kandungan Protein, Vitamin A, dan Zat Besi di dalamnya, dapat membantu memelihara imun tubuh sehingga si Keci dapat bebas menjelajah dunia sekitarnya. Selamat bermain bersama si Kecil!