Whatsapp Share Like
Simpan

Bulan berganti dan hari persalinan semakin mendekat. Layaknya rencana merawat dan membesarkan anak di kemudian hari, persalinan juga sudah seharusnya dibuat perencanaannya. Rencana persalinan layaknya sebuah catatan yang membantu untuk mengomunikasikan keinginan Ibu sebelum, selama dan setelah persalinan. Berikan catatan ini kepada rumah sakit, puskesmas, dokter atau pihak lain yang membantu persalinan agar mereka bisa menyesuaikan dengan proses selanjutnya. Jadikan kelahiran bayi Ibu menjadi pengalaman hidup yang paling berkesan dan menyenangkan. Lalu seberapa pentingnya rencana persalinan ini untuk Ibu? Berikut penjelasannya.

Apa Pentingnya Membuat Rencana Persalinan?

Menulis rencana persalinan adalah jalan Ibu untuk mendapatkan pendidikan mengenai persalinan sehingga bisa membuat keputusan persalinan Ibu sendiri nantinya. Dengan membuat catatan ini, Ibu akan mulai untuk mencari informasi dari berbagai sumber baik dari internet, diskusi, kelas persalinan atau bertanya dari orang sekitar. Tanpa sadar ilmu untuk menjadi seorang Ibu akan bertambah seiring berjalannya waktu.

Setelah memutuskan apa yang dibutuhkan dan diinginkan ketika persalinan nanti, komunikasikan dengan tim medis yang menangani nantinya. Dokter, perawat atau orang lain yang akan membantu biasanya melakukan tindakan sesuai dengan preferensi mereka sendiri. Dan di saat ini rencana persalinan akan berguna. Rencana persalinan memuat saran penting serta pilihan terbaik yang dapat Ibu tentukan sesuai dengan yang Ibu inginkan. Rencana ini juga akan meminimalisasi konflik dan miskomunikasi antara Ibu dengan tim yang akan membantu nantinya. Selain itu, mengomunikasikan rencana persalinan dengan pasangan juga akan membantu pasangan untuk mengerti dukungan apa saja yang Ibu butuhkan. Sebaiknya Ibu tidak hanya menyerahkan rencana, membiarkan pasangan membaca dan berharap dia mengerti. Inilah waktu yang tepat untuk mendiskusikan berbagai hal mulai dari ketakutan, kekhawatiran atau harapan Ibu dan pasangan. Nantinya tidak hanya pengalaman melahirkan yang terbaik yang Ibu dapatkan, keeratan hubungan dengan pasangan pun akan semakin terjalin.

Cara Menyusun Rencana Persalinan

Ketika menyusun rencana persalinan dibutuhkan keuletan dan kesabaran Ibu dalam mencari informasi. Cari informasi yang dibutuhkan sebanyak mungkin dan dari sumber manapun. Konsultasikan dengan dengan dokter, perawat, tim media atau pihak lain yang akan membantu proses persalinan sebagai bahan pertimbangan. Sering-seringlah mengikuti diskusi dan kelas persalinan agar Ibu lebih siap menghadapi hari yang ditunggu-tunggu. Jika bingung mengenai penulisan, Ibu bisa mengunduh format rencana persalinan yang kini banyak tersebar di internet.

Rencana persalinan yang dibuat sebaiknya ditulis dengan sederhana namun jelas. Ibu bisa memisahkan proses-prosesnya seperti apa yang dibutuhkan sebelum persalinan, bagaimana saat proses persalinan dan penanganan setelah persalinan. Buat ke dalam poin-poin pendek berurutan agar mudah dipahami. Cobalah untuk membuat preferensi yang tetap fleksibel karena hal-hal tidak selalu berjalan sesuai rencana. Ini akan meminimalisir rasa kecewa karena ekspektasi yang terlalu tinggi. Yang terpenting adalah kelahiran bayi secara aman dan membahagiakan.

Artikel Sejenis

Apa Saja Isi Rencana Persalinan?

Ada beberapa hal yang bisa Ibu cantumkan dalam rencana persalinan yang antara lain.

  1. Dasar. Hal-hal dasar ini berisi data-data Ibu seperti nama, informasi kontak, preferensi tempat persalinan dan siapa yang Ibu inginkan untuk mendampingi.
  2. Atmosfer. Beritahukan apa saja yang bisa mendatangkan kenyamanan ketika Ibu menjalankan persalinan. Itu bisa saja ruangan yang tenang, suhu ruangan, orang yang berada dalam ruang persalinan dan lain sebagainya.
  3. Preferensi Metode Melahirkan. Di luar dari hasil pemeriksaan nanti ketika hari persalinan tiba, mulai sekarang Ibu bisa memberikan metode melahirkan seperti apa yang lebih Ibu inginkan. Dengan ini dokter, perawat dan tim medis lainnya bisa mengusahakan sesuai dengan kondisi kesehatan Ibu. Tindakan-tindakan lain seperti episiotomi, tindakan pemecahan ketuban, proses pemotongan tali pusar, vakum, teknik relaksasi, anestesi epidural dan lain sebagainya juga harus dicantumkan dan dikomunikasikan.
  4. Fasilitas dan Treatment. Ibu dipersilakan untuk menuliskan apa saja yang Ibu inginkan ada di ruangan yang nantinya Ibu tempati. Ibu bisa memilih bagaimana mobilitas ketika persalinan, pemasangan infus, makanan, minuman, obat-obatan serta berbagai treatment yang Ibu inginkan.
  5. Pasca Persalinan. IMD, rooming in dan pijat adalah beberapa contoh yang bisa Ibu pilih untuk kebutuhan pasca persalinan.

Melahirkan adalah pengalaman paling membahagiakan bagi seorang Ibu. Penting bagi Ibu untuk merasakan persalinan yang didukung dan diperjuangkan. Dan rencana persalinan adalah salah satu cara mewujudkannya. Jika semua dipersiapkan sedari awal, Anda akan menjadi seorang Ibu yang tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga mental dan emosional. Namun yang perlu diingat, semua proses ini membutuhkan kebugaran tubuh Ibu dan kondisi bayi yang sehat. Untuk mendukung keduanya, Ibu bisa mengonsumsi Frisian Flag Mama Tahap 0 SUPRIMA dengan kandungan zat gizi makro berupa protein, karbohidrat, lemak serta zat mikro yang terdiri dari vitamin, kalsium, dan mineral lainnya. Frisian Flag Mama Tahap 0 SUPRIMA merupakan pilihan tepat untuk kebaikan janin dan Mama, dengan rasa cokelat yang lezat.