Whatsapp Share Like
Simpan

Tahukah Ibu? Setiap tahap tumbuh kembang anak itu unik dan kompleks. Setiap tahapan yang dilalui si kecil akan berpengaruh pada tahap tumbuh kembang berikutnya. Begitu pula ketika si buah hati memasuki usia 4 tahun. Aktivitas anak di usia 4 tahun mulai lebih kompleks dan intensitasnya meningkat dibandingkan dengan usia-usia sebelumnya. Lalu apa saja sih aktivitas khas anak usia 4 tahun ini?

Aktivitas Fisik

Memasuki usia 4 tahun, Si kecil sudah mulai bisa berjalan dengan baik tanpa bantuan. Keseimbangan Si Kecil juga berkembang pesat yang ditandai dengan ia mampu berdiri dengan satu kaki, melakukan gerakan meloncat dengan kaki bergantian, maupun berjalan di atas medan yang kecil seperti kayu atau lantai bergaris.Hobi si kecil yang naik turun tangga tanpa bantuan juga menandakan bahwa ia sudah bukan batita lagi Bu. Kalau ia juga sudah mampu menendang bola dan menaiki sepeda roda tiga dengan baik, Ibu bisa berbahagia karena si kecil berkembang dengan baik di usia 4 tahunnya.

Aktivitas fisik si kecil di usia 4 tahun ini juga menjadi stimulus bagi perkembangan fisik terutama tinggi dan kekuatan otot si kecil lho Bu. Pantau terus perkembangan aktivitas fisik si Kecil setiap hari ya.

Aktivitas Sosial

Si Kecil yang mulai aktif berjalan dan berlari ternyata juga mulai memiliki ketertarikan untuk melakukan aktivitas sosial di lingkungannya. Di usia 4 tahun ini, si Kecil akan lebih banyak mencoba berbicara kepada orang-orang di sekitarnya. Pastikan untuk menanggapi setiap celotehan si Kecil ya Bu, karena rasa ingin tahunya juga meningkat seiring dengan kemampuan verbalnya.

Di usia 4 tahun si kecil mulai menunjukan tanda-tanda keberanian untuk unjuk diri di depan teman-temannya lho. Kalau Ibu merupakan Ibu pekerja, di usia ini si Kecil sudah mampu untuk ditinggal dan beradaptasi di lingkungan sekolah / PAUD. Ibu juga tidak perlu kaget ketika si kecil mulai mau untuk berbagi mainan dengan teman-temannya ya.

Artikel Sejenis

“Fact: Di usia 4 tahun, si kecil sudah memiliki kosakata sekitar 1.500 kata” (Sumber: Buku 12 Permainan untuk Meningkatkan Intelegensi Anak)

Aktivitas Kognitif

Berbeda dengan usia sebelumnya, diusia 4 tahun, kemampuan kognitif anak mulai menonjol. Ditandai dengan mampunya mereka mengidentifikasi persoalan matematika sederhana seperti mengurutkan angka dari 0 sampai 9. Kreativitas si Kecil meningkat dengan aktifnya ia menirukan nyanyian atau lagu-lagu anak serta menggambar hal yang ia sukai.

Si kecil juga mulai mampu untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk bangun seperti segitiga, kubus, balok, dan bola. Disarankan Ibu memperbarui mainan dan stimulus si Kecil dengan mainan yang merangsang aktivitas otak si Kecil ya Bu. Contohnya bisa dengan menggunakan permainan mengelompokkan benda sesuai bentuk atau sesuai warnanya.

Aktivitas Emosional

Perlu Ibu ketahui di usia 4 tahun emosi si kecil biasanya sudah mulai stabil. Mereka mampu menunjukkan ekspresi sesuai dengan emosi yang mereka rasakan. Si kecil mulai mampu menunjukkan rasa simpati atau empati mereka terhadap teman sepermainannya. Jika si Kecil sudah mengikuti PAUD, Ibu bisa melihat si kecil mulai aktif.

Ibu juga perlu memperhatikan pula di usia 4 tahun ini, orang tua harus ekstra sabar karena beberapa anak bisa menunjukkan gejala sering tantrum karena keinginannya belum terpenuhi. Biasanya mereka akan rewel atau menangis, namun intensitasnya tidak sesering tahun-tahun sebelumnya. Ibu bisa mengajaknya berkomunikasi perlahan agar si Kecil mampu mengkomunikasikan perasaan dan keinginannya.

Rutinitas

Di usia keempat, si kecil sudah mulai menunjukkan kemandiriannya dalam beberapa hal. Salah satunya si kecil mulai ingin melakukan hal-hal ringan seperti mengancing baju atau mengikat rambut.

Si kecil sudah mampu melaksanakan beberapa tugas dan kebiasaan ringan. Pada masa ini sangat cocok untuk mulai mengenalkan rutinitas sehari-hari seperti menggosok gigi setiap hari, dan mencuci tangan setiap akan dan selesai makan. Dengan mengajarkan beberapa rutinitas ringan, Si Kecil juga akan mulai mengenal tanggung jawab serta rasa aman dari rutinitas yang ia jalani.

Bila si Kecil sudah menunjukkan beberapa atau semua ciri aktivitas di atas, bisa dipastikan ia sudah memasuki babak baru di usianya yang ke 4. Namun bila si Kecil belum menunjukkan tanda-tanda di atas di usia 4 tahunnya, Ibu tidak perlu khawatir ya, karena setiap anak memiliki masa perkembangan yang berbeda dan unik. Pastikan untuk selalu memperhatikan perkembangan si Kecil dan berikan stimulus-stimulus untuk merangsang perkembangannya.

Untuk menunjang pertumbuhan tinggi, kekuatan otot, daya tahan tubuh dan kecerdasan si Kecil, pastikan Ibu selalu memberi nutrisi yang tepat ya, bila perlu berikan susu pertumbuhan anak yang tepat sesuai usianya agar tumbuh kembangnya lebih maksimal.