Whatsapp Share Like
Simpan

Ibu harus tahu bahwa memperkenalkan uang pada anak sedini mungkin itu perlu, lho. Sebab di rentang usia 3-5 tahun dalam masa emasnya, si Kecil memiliki kemampuan untuk menyerap pengetahuan dengan cepat. Pada usia ini anak mulai siap untuk mempelajari hal-hal baru, termasuk tentang konsep dan penggunaan uang. Pengenalan uang pada anak sejak dini dibutuhkan sebab pengetahuan ini akan sangat menentukan karakter finansialnya di masa depan.

Ada empat prinsip utama yang wajib Ibu ketahui saat hendak mengajak si Kecil ‘berkenalan’ dengan uang, yakni:

  1. Harus Tepat

    Menurut Sandjaja & Pandji (2013) dalam buku “Make Your Own Plan: Perencanaan Keuangan Nggak Pakai Ribet!”, saat tepat untuk mengenalkan uang pada anak yakni ketika seorang anak mulai mempunyai keinginan secara materi, maka ia akan mencari atau meminta uang jajan.

  2. Menyenangkan

    Rentang usia 3-5 tahun adalah saat dimana anak sedang senang-senangnya bermain. Hal tersebut membuat cara belajarnya pun unik, yakni mesti harus lewat bermain ataupun permainan. Kenalkan si Kecil pada permainan-permainan sederhana namun menyenangkan (disukai) yang berhubungan dengan transaksi keuangan.

  3. Bertahap

    Seorang anak dalam rentang usia ini tentu memiliki keterbatasan dalam hal pengetahuan. Hal tersebut membuat Ibu harus bisa mengajarkan pengetahuan tentang uang pada si Kecil dengan cara bertahap, pelan-pelan. Semakin lama si Kecil akan semakin paham dengan sendirinya kok, Bu.

    Artikel Sejenis

  4. Interaksi langsung

    Anak usia 3-5 tahun tidak menyukai teori-teori yang terlalu banyak. Maka, untuk memperkenalkan konsep uang dan penggunaannya Ibu harus mulai dengan mengajak si Kecil untuk terlibat langsung. Mulailah untuk mengajak anak untuk mengalami sendiri interaksi yang melibatkan transaksi-transaksi keuangan dari yang paling sederhana. Setelah mengenal tiga prinsip pengenalan uang pada si Kecil, kini Ibu akan disajikan beragam cara mudah dan menyenangkan untuk memulai mengenalkan uang pada anak. Simak dengan baik beberapa ide kegiatan asik berikut ini.

Setelah mengenal empat prinsip pengenalan uang pada si Kecil, kini Ibu akan disajikan beragam cara mudah dan menyenangkan untuk memulai mengenalkan uang pada anak. Simak dengan baik beberapa ide kegiatan asik berikut ini.

Belajar sambil bermain

Beri tahu si Kecil bahwa uang sebagai alat transaksi atau alat tukar yang sah. Tentu saja dengan bahasa sederhana yang mudah dipahami oleh si Kecil, misalnya mengganti kosa kata alat transaksi dengan kata “alat berbelanja”. Beritahu si Kecil bahwa untuk membeli sesuatu dibutuhkan uang sebagai alat tukarnya. Untuk semakin membuat paham si Kecil ajaklah si Kecil untuk melakukan permainan yang melibatkan transaksi keuangan. Misalnya, mengajaknya bermain peran penjual dan pembeli di sebuah toko atau rumah makan. Ajak si Kecil bergantian peran baik sebagai penjual maupun pembeli. Ibu bisa lho membelikan si Kecil uang kertas mainan untuk dijadikan alatnya bermain agar lebih asik!

Pemberian Uang Jajan

Jika si Kecil sudah mulai masuk TK, Ibu bisa memberinya jatah uang jajan mingguan. Pemberian uang jajan disertai dengan pesan agar anak tidak sembarangan menggunakan uang jajannya tersebut (Sandjaja & Pandji, 2013). Pemberian jatah jajan ini dapat melatih tanggung jawab dan kedisiplinan si Kecil dalam membelanjakan uangnya.

Tekankan pada si Kecil bahwa ia tidak akan menerima uang tambahan sebelum waktu yang dijadwalkan meskipun jatahnya sudah habis duluan. Sistem penjatahan ini untuk mengenalkan pada anak bahwa jumlah uang itu terbatas dan harus digunakan dengan bijaksana sehingga dapat merangsang kemampuan anak untuk pintar mengelola uang.

Berbelanja

Di satu hari ajaklah si Kecil ikut Ibu berbelanja bulanan di supermarket. Suruh si Kecil memperhatikan harga dan jenis barang yang akan dibeli. Latih si Kecil untuk membeli barang-barang yang benar-benar dibutuhkan, bukan sekedar diinginkan. Ingatkan pada si Kecil bahwa untuk mendapatkan uang itu butuh usaha yakni dengan bekerja dan oleh karenanya ia tidak bisa sesukanya membelanjakan uang.

Menabung

Latih anak untuk mulai menabung sejak kecil dengan teladan kedua orangtuanya. Ajak si Kecil saat Ibu hendak menabung di bank. Katakan padanya tentang manfaat menabung dan dimana saja ia dapat menabung, termasuk dengan celengan. Mulailah dengan membelikan si Kecil celengan dengan bentuk-bentuk yang lucu untuk menarik minatnya menabung.

Di momen acara seperti Natal, Idul Fitri, atau Imlek yang memungkinkannya mendapat angpao ajaklah si Kecil untuk mulai menabungkan beberapa uangnya di celengan. Jangan lupa untuk terus motivasi dan berikan pujian saat anak selalu konsisten menyisihkan uangnya untuk ditabung. Beritahu juga padanya bahwa saat celengannya sudah penuh, si Kecil dapat membuka dan menggunakan uangnya untuk membeli barang yang diidamkannya.

Nah, demikianlah beberapa contoh kegiatan yang bisa mulai Ibu terapkan di rumah untuk mengenalkan si Kecil tentang uang. Semoga bermanfaat ya, Bu dan selamat mencoba!