Whatsapp Share Like
Simpan

Tentu menyenangkan melihat si Kecil selalu aktif dan melakukan banyak kegiatan setiap harinya. Hal itu menunjukkan bahwa perkembangan si Kecil tidak macet. Selain menjadi aktif dan kreatif, unsur perkembangan lain yang harus diperhatikan dari si Kecil yaitu dari segi konsentrasinya. Si Kecil bisa saja menjadi pintar dan inisiatif namun tidak memiliki kemampuan konsentrasi yang baik. Dampaknya, akan banyak kegiatan yang tidak diselesaikan serta membuat potensi si Kecil menjadi kurang maksimal. Oleh karena itu, Ibu dapat membantu melatih konsentrasi si Kecil dengan 7 cara sederhana berikut ini.

Berikan asupan nutrisi yang seimbang

Asupan nutrisi sangat berperan pada sistem kerja otak si Kecil. Semakin rendah nutrisinya, semakin lambat pula respon si Kecil terhadap suatu hal. Ibu diharapkan dapat memenuhi kebutuhan nutrisi si Kecil secara seimbang. Berikan berbagai makanan dan minuman yang dibutuhkan oleh tubuhnya. Jika nutrisinya terpenuhi dengan cukup, maka kemampuan si Kecil dalam hal berkonsentrasi pun akan meningkat.

Olah energi si Kecil secara efektif

Ibu tentu memahami bahwa pada usia 1-3 tahun, energi si Kecil biasanya akan berlebih. Si Kecil sedang sangat aktif dan semangat mencoba berbagai hal baru. Biasanya, si Kecil banyak menghabiskan energinya untuk berlari-lari atau bermain. Untuk mulai melatih konsentrasinya, ibu dapat membantu si Kecil untuk mengolah energinya secara efektif. Usahakan si Kecil tidak menghabiskan seluruh energinya hanya untuk berlari dan bermain saja. Sisihkan waktu 30 menit hingga 60 menit setiap harinya untuk belajar bersama si Kecil sehingga kemampuan konsentrasinya dapat meningkat.

Ajarkan permainan khusus melatih konsentrasi

Si Kecil sangat suka bermain game? Ibu dapat memanfaatkan hal itu untuk membantu melatih konsentrasi si Kecil, lho. Caranya adalah dengan mengarahkan si Kecil agar memainkan game tertentu yang memang dibuat untuk melatih konsentrasi. Selain itu, apabila si Kecil menyukai berbagai permainan yang bersifat kelompok, Ibu juga bisa mengajaknya bermain. Permain dengan tim akan membuat si Kecil belajar berkonsentrasi sekaligus bekerja sama dengan orang lain.

Istirahat yang cukup dan teratur

Selain dari faktor makanan, pola tidur juga menjadi salah satu yang mempengaruhi tingkat konsentrasi si Kecil terhadap suatu hal. Pastikan si Kecil mendapatkan istirahat yang cukup serta teratur setiap harinya. Tidur siang selama 40 menit setiap harinya tentu dapat membantu mengisi ulang energi si Kecil sehingga dapat berkonsentrasi dengan baik. Selain itu, Ibu sebaiknya selalu memastikan bahwa si Kecil beristirahat dengan nyenyak dan dengan pola yang tepat.

Artikel Sejenis

Pastikan lingkungan si Kecil bebas gangguan

Untuk membantu si Kecil belajar dan meningkatkan daya fokusnya, dibutuhkan lingkungan yang bebas gangguan. Tempat yang sejuk, tenang, serta mendukung si Kecil untuk bisa bereksplorasi sangat dibutuhkan. Si Kecil akan sulit berkonsentrasi apabila berada di tempat yang terlalu ramai, terlalu sempit, atau kotor. Oleh karena itu, ibu dapat membantu proses pembelajaran si Kecil dalam hal berkonsentrasi dengan memberikan akses terhadap lingkungan yang bebas gangguan.

Memahami kebutuhan khusus Si Kecil

Setiap anak tentu berbeda-beda dan memiliki keunggulan masing-masing. Ibu diharapkan dapat mulai memahami kebutuhan khusus si Kecil sehingga bisa menemukan cara tersendiri dalam melatih konsentrasinya. Metode belajar yang tepat akan sangat berpengaruh pada daya serap si Kecil. Misalnya, si Kecil lebih menyukai belajar di tempat terbuka (outdoor). Ibu sebaiknya lebih sering membawa si Kecil ke taman atau halaman belakang rumah karena si Kecil akan semakin mudah berkonsentrasi di tempat yang ia sukai.

Ajarkan untuk melakukan satu hal dalam satu waktu

Pada usia 1-3 tahun, si Kecil sangat mudah terdistraksi pada hal lain ketika sedang mengerjakan sesuatu. Hal ini sebenarnya sangat normal dikarenakan pada rentang usia ini si Kecil biasanya sedang tertarik pada semua hal. Ia menjadi gampang teralihkan fokusnya apalagi jika melihat hal baru. Oleh karena itu, ibu sebaiknya mulai mengajarkan si Kecil untuk melakukan satu hal saja dalam satu waktu. Buat aturan bahwa si Kecil harus menyelesaikan apa yang sudah ia mulai. Misalnya si Kecil sedang menyusun balok. Jangan beri izin si Kecil bermain di luar rumah sebelum kegiatan menyusun baloknya selesai. Dengan begini si Kecil akan terbiasa lebih berkonsentrasi pada satu aktivitas dalam satu waktu.

Berbagai cara tersebut dapat diterapkan sehingga si Kecil lebih fokus terhadap semua hal yang dikerjakannya. Ibu juga bisa dengan rutin memberikan susu FF 123 PRIMANUTRI yang dapat memperkuat memori dan proses informasi di otak si Kecil karena adanya kandungan asam sialat dan sphingomyelin. Ada 3 varian lezat yang tentu akan disukai oleh si Kecil yaitu madu, vanilla, dan coklat. Memiliki kemampuan konsentrasi yang baik dapat membuat si Kecil semakin pintar, cepat memahami sesuatu, serta dapat mengaplikasikan ide-ide menjadi kenyataan. Tentunya kemampuan berkonsentrasi ini akan sangat berguna bagi si Kecil hingga ia dewasa nanti.