Whatsapp Share Like
Simpan

Melakukan perjalanan bersama si Kecil kadang bisa menjadi saat yang tricky. Bisa dikatakan demikian, sebab tak jarang si Kecil mengalami mabuk perjalanan, baik darat, laut maupun udara. Secara ilmiah, penjelasan mengenai mabuk perjalanan ini sebenarnya tidak dapat dipastikan. Tentu Ibu juga pernah mengalami keadaan yang sama ketika melakukan perjalanan jarak jauh.

Mabuk perjalanan bisa menimbulkan efek berbeda pada setiap orang, tidak terkecuali si Kecil. Pada satu kejadian, si Kecil bisa mengalami mabuk ketika terdapat parfum yang terlalu menyengat baunya. Di situasi lain, mabuk bisa muncul ketika jalanan berkelok dan kendaraan seperti terombang-ambing.

Lalu apa selanjutnya? Efek paling umum ditemui adalah si Kecil akan mengalami muntah akibat mabuk perjalanan ini. Rasa nyeri pada bagian kepala dan sensasi mual berlebihan akan menjadi penghambat keceriaan ketika melakukan perjalanan. Apakah ada solusi untuk mabuk perjalanan yang dialami si Kecil ini?

Memang secara ilmiah penyebab dari mabuk, dan efek yang ditimbulkan, tidak dapat dipastikan. Namun demikian, ada beberapa tips yang bisa Ibu terapkan untuk mencegah si Kecil mengalami mabuk perjalanan. Tips ini bisa dicoba dan dilihat mana yang paling ampuh. Mengingat setiap orang berbeda penyikapannya terhadap rasa mual atau pusing yang muncul akibat mabuk perjalanan.

Konsumsi Makanan

Tips pertama untuk mencegah terjadinya mabuk perjalanan adalah menghindari makanan berminyak dan memiliki rasa pedas. Pada beberapa kejadian, mabuk perjalanan akan muncul ketika si Kecil, atau rombongan, ada yang mengkonsumsi jenis makanan ini sebelum berangkat. Bisa saja sifat asam yang ada pada makanan membuat perut si Kecil menjadi bergejolak.

Artikel Sejenis

Jika perjalanan yang Ibu lakukan tidak terlalu jauh, coba untuk tidak makan sesuatu yang bersifat asam atau makanan terlalu berat. Hal ini bisa membantu mengurangi potensi mabuk perjalanan dan muntah pada si Kecil. Makanan yang memiliki rasa cenderung plain bisa jadi pilihan bilamana lapar sudah tidak tertahankan.

Makanan Kecil Mengandung Jahe atau Mint

Makanan ringan dengan kandungan jahe atau mint juga dapat membantu mengurangi potensi mabuk pada si Kecil. Memang rasa makanan yang mengandung jahe biasanya kurang disukai karena sensasi yang ditimbulkan ketika dikunyah. Namun demikian kandungan jahe bisa membantu ‘mengkondisikan’ tenggorokan dan perut agar lebih tenang.

Permen dengan rasa mint juga bisa menjadi solusi agar si Kecil tidak muntah ketika dalam perjalanan. Meski tidak banyak permen mint yang hanya mengandung sedikit gula buatan, tapi rasa mint yang ada akan membantu air liur si Kecil tidak memperparah kondisi perut dengan sensasi dingin yang ditimbulkan.

Letakkan Video Game, Buku dan Sejenisnya

Fokus yang diberikan si Kecil pada video game, buku, film atau buku mewarnai akan tercampur dengan suara dan gerakan kendaraan ketika dalam perjalanan. Campuran ini bisa menyebabkan indra si Kecil menjadi bingung dalam menerjemahkan rangsangan yang masuk, dan memicu terjadinya pusing pada kepala si kecil.

Alih-alih melakukan beberapa hal tersebut, Ibu bisa membujuk si Kecil untuk menikmati pemandangan yang ada di luar. Dengan begini, mata si Kecil akan bisa menerjemahkan dengan lebih fokus pada pemandangan sehingga tidak ada ‘kebingungan’ yang terjadi pada panca indranya. Percaya atau tidak, hal ini dapat mengurangi potensi terjadinya mabuk dan muntah.

Membuka Jendela

Ketika melakukan perjalanan darat dengan menggunakan kendaraan pribadi, Ibu bisa membuka jendela alih-alih menggunakan AC yang pada mobil. Angin yang masuk merupakan angin alami yang tidak memiliki aroma wangi dan suhu yang sesuai dengan keadaan sekitar.

Sirkulasi udara yang baik pada bagian dalam mobil juga dapat mengurangi resiko mabuk dan muntah pada si Kecil. Hanya saja Ibu harus terlebih dahulu memastikan bahwa udara di luar tidak terlalu dingin agar tidak berdampak buruk pada kesehatan si Kecil. Juga pastikan keamanan dan keselamatan si Kecil dengan memakaikan sabuk pengaman.

Distraksi

Untuk membantu mengurangi rasa pusing dan mual yang dialami si Kecil, Ibu bisa menyetelkan musik yang berirama tenang. Hal ini bisa dipadukan dengan memejamkan mata sehingga si Kecil bisa fokus mendengarkan musik. Siapa tahu dengan cara ini si Kecil malah bisa tertidur, sehingga tidak akan mengalami pusing dan mual.

Lima tips di atas bisa dicoba ketika Ibu melakukan perjalanan bersama si Kecil. Memang tidak ada jaminan si Kecil tidak akan mengalami mabuk atau muntah. Tapi setidaknya dengan mencoba tips di atas, Ibu bisa mengurangi resiko terjadinya hal tersebut.  Dengan distraksi yang tepat, maka si Kecil akan kuat melakukan perjalanan jauh dan tidak akan rewel ketika di perjalanan.