Whatsapp Share Like
Simpan

Peran Ayah dalam proses tumbuh kembang anak tidak bisa dipandang sebelah mata. Ayah memiliki peran yang sama pentingnya dengan Ibu. Selama dua tahun pertama, intensitas anak berinteraksi dengan Ibu memang berkali lipat dibandingkan dengan Ayah dikarenakan anak masih dalam tahap ASI eksklusif. Nah memasuki usia 3 tahun merupakan waktu yang tepat bagi Ayah untuk memaksimalkan interaksi dengan anak.

Interaksi Ayah bersama anak akan berpengaruh pada tumbuh kembang kognitif anak. Anak yang terbiasa dekat dengan ayah memiliki kecenderungan lebih aktif dan lebih pintar dalam berbagai hal. Bahkan para peneliti menyatakan bahwa kualitas IQ anak yang memiliki hubungan baik dengan ayah cenderung lebih tinggi. Namun kenyataannya sebagian Ayah masih merasa bingung bagaimana membangun interaksi yang baik dengan anak.

Ayah dan Ibu tidak perlu bingung bagaimana membiasakan anak untuk dekat dengan Ayah. Banyak cara sederhana yang bisa dilakukan dengan anak, salah satunya dengan bermain bersama anak. Jika selama ini anak lebih banyak menghabiskan waktu untuk bermain di dalam ruangan bersama Ibu, maka di usia 3 tahun ini Ayah bisa mulai mengajak anak untuk lebih banyak bermain di luar ruangan. Nah permainan apa saja sih yang bisa Ayah mainkan bersama anak? 3 permainan berikut bisa menjadi alternatif Ayah untuk bermain dengan anak:

Berkemah

Memasuki usia 3 tahun, aktivitas anak akan meningkat. Begitu pula dengan keinginan anak untuk lebih banyak mengeksplor berbagai macam hal salah satunya mengeksplor lingkungan sekitar. Berkemah bisa menjadi salah satu cara yang tepat bagi anak untuk belajar lebih tentang alam.

Tidak perlu jauh-jauh untuk mengajak anak berkemah. Cukup ajak anak untuk membangun tenda bersama Ayah di halaman rumah. Jika cuaca memungkinkan, bawa pula bantal kecil dan ajak anak untuk tidur bersama Ayah di dalam tenda.

Artikel Sejenis

Proses membangun tenda sampai aktivitas yang dilakukan selama berkemah akan mempererat hubungan anak dengan Ayah. Selain itu anak juga bisa belajar banyak hal dengan sudut pandang Ayah sehingga pengetahuan anak akan semakin luas.

Permainan papan

Board game atau permainan papan sebenarnya bisa dimainkan di dalam maupun di luar ruangan. Namun untuk menambah sensasi seru bagi anak, ajak anak bermain permainan papan bersama Ayah di teras rumah atau dengan menggelar tikar di halaman rumah.

Permainan papan yang bisa dipilih sesuai dengan usia anak yang memasuki usia 3 tahun diantaranya permainan kartu binatang dan tumbuhan, ular tangga, atau permainan susun-ambil balok yang dimainkan secara bergantian antara anak dengan Ayah.

Interaksi yang terbangun antara anak dengan Ayah akan membuat anak menjadi lebih dekat dengan Ayah. Apalagi jika Ayah bisa bercerita atau bernyanyi sembari bermain, tentunya anak akan semakin bersemangat.

Bersepeda

Aktivitas fisik di luar ruangan memang menjadi aktivitas yang tepat untuk dilakukan oleh Ayah dan anak karena energi Ayah yang lebih banyak. Bersepeda bisa menjadi salah satu permainan seru untuk dilakukan bersama anak. Apalagi di usianya yang ketiga, anak sudah mulai tertarik untuk belajar bersepeda roda tiga.

Ajak anak bersepeda santai berkeliling komplek sambil bernyanyi atau sambil memperkenalkan suasana di sekitar. Selain mempererat hubungan dengan Ayah, anak juga akan mendapat pengetahuan tentang lingkungan sekitar dan gaya hidup sehat yang bermanfaat bagi tumbuh kembang anak.

Sebelum anak asyik bermain dengan Ayah, Ibu bisa memberikan anak makanan yang bergizi agar anak memiliki energi yang cukup. Berikan juga Susu Bubuk  Frisian Flag 456 PRIMANUTRI yang memiliki varian rasa Madu, Vanilla, dan cokelat yang lezat. Selain memiliki rasa yang lezat, Frisian Flag 456 PRIMANUTRI juga diperkaya dengan Omega 3 (ALA), Omega 6 (LA), Minyak Ikan, Zat Besi, Serat Pangan Inulin, Tinggi Vitamin A, C, E, Zinc, Selenium, Kalsium, dan Vitamin D yang baik untuk mendukung aktivitas anak sehingga anak menjadi lebih Pintar, Kuat, dan Tinggi.

Keterlibatan Ayah dalam berinteraksi dengan anak perlu Ibu dukung dengan sepenuh hati. Bila perlu Ibu turut serta bermain dengan Ayah dan anak. Dengan demikian anak merasa lengkap dan mendapat perhatian penuh dari kedua orang tua yang bisa memberi dampak positif bagi tumbuh kembang anak. Jangan ragu untuk sering-sering meminta Ayah bermain dengan anak ya Bu dan selamat bermain!