Share Like
Simpan

 Bagaimana tubuh kita mencerna makanan? Pertama, makanan kita, seperti nasi atau daging, dipecah menjadi molekul nutrisi yang lebih kecil. Setelah itu, diserap oleh darah dan disebarkan ke seluruh sel di tubuh kita dimana nutrisi tersebut digunakan sebagai sumber energi, pertumbuhan, dan perbaikan sel. Proses dimana makanan kita dipecahkan untuk digunakan oleh tubuh disebut pencernaan. Pencernaan adalah fungsi yang penting dalam tubuh. Tidak ada gunanya memakan makanan yang bernutrisi tinggi jika tubuh kita tidak bisa menyerapnya.

Beberapa grup makanan yang membantu tubuh kita melakukan pencernaan yang lebih baik:

Probiotik adalah bakteri hidup yang menguntungkan yang ditemukan di berbagai jenis produk makanan yang kita makan. Saat dimakan, bakteri-bakteri ini bergabung dengan mikroorganisme hidup lainnya yang berada di usus kita. Disana, mereka membantu tubuh kita untuk menyerap nutrisi makanan lebih efektif dan membantu penyembuhan dari masalah pencernaan seperti diare.

Karena probiotik tidak secara permanen berkoloni di indung mereka (manusia dan hewan yang memakannya), mereka harus dimakan secara teratur agar pencernaan kita tetap berjalan dengan baik. Contoh umum dari probiotik adalah Lactobacillus reuteri, Streptoccocus thermophilus dan Lactobacillus bulgaricus. Probiotik semakin sering ditambahkan ke produk susu seperti susu dan yogurt.

Probiotik adalah bahan makanan yang tidak tercerna yang mendukung pertumbuhan dari mikroflora menguntungkan (bakteri baik) di dalam saluran gastrointestinal. Contoh dari probiotik adalah fructo-oligosaccharides (FOS) seperti inulin, galacto-oligosaccharides (GOS) dan lactulose.

Inulin mencegah atau melancarkan konstipasi dan kolik yang bisa terjadi. Inulin juga mengurangi resiko diare. Inulin adalah fructo-oligosaccaride (FOS) - serat yang mudah larut dan difermentasi yang ditemukan di berbagai makanan yang berasal dari sayur-sayuran. Saat dimakan, inulin tidak berubah dan dicerna di usus besar. DIsana, inulin akan difermentasikan oleh flora bacterial (contohnya bifidobacteria), meningkatkan asiditas usus besar. Di lingkungan yang asam ini, penyerapan kalsium, fosfor dan magnesium ditingkatkan, sementara pertumbuhan bakteri patogenik (yang menyebabkan penyakit) ditekan. Peningkatan asiditas juga membantu buang air besar yang lebih mudah dan konsisten.

Frisian Flag 123 dan 456 mengandung inulin yang akan membantu pencernaan buah hati Anda, dan juga menyehatkan tubuhnya. Pastikan Anda memberikan dua gelas Frisian Flag 123 dan 456 pada balita Anda setiap hari, agar ia tumbuh sehat, kuat dan cerdas senantiasa.