Whatsapp Share Like Simpan

Saat Ibu sedang bersenda gurau penuh tawa dengan bayi, mulut mungilnya pun terbuka lebar sambil memamerkan benih giginya yang mungkin sudah tersembul di gusi atau saat mengeluarkan suara yang lucu sambil tertawa. Nah pada saat yang bersamaan, Ibu baru melihat adanya bercak berwarna putih pada pipi bagian dalam dan lidahnya. Pasti Ibu pun akan bertanya-tanya di dalam hati, apa penyebab lidah putih tersebut?

Penyebab Lidah Putih pada Bayi

Penyebab lidah putih bisa jadi adalah jamur (thrush) yang tumbuh di dalam mulut bayi. Jamur ini disebut dengan candida albicans yang secara normal hidup di mulut, usus, dan bagian genital. Cara hidupnya memerlukan lingkungan yang hangat dan lembab. Kadangkala, candida tumbuh secara berlebihan dan dapat dilihat dengan mata yang tampak sebagai bercak-bercak putih.

Bayi bisa terinfeksi jamur ini karena daya tahan tubuhnya masih belum lemah, sehingga belum kuat untuk melawan infeksi. Bisa juga disebabkan pemakaian antibiotik dalam waktu lama sehingga memperbesar risiko timbulnya infeksi jamur tersebut. Ini dikarenakan antibiotik mampu melemahkan bakteri baik di lidah yang kemudian akan mempermudah tumbuhnya jamur di lidah dan mulut bayi.

Tanda-tanda Adanya Infeksi Jamur



Artikel Sejenis

Ada 4 cara untuk mengetahui apakah bercak tersebut berupa candida atau bukan, yaitu:

  • Lokasi. Biasanya jamur ini tampak pada bagian dalam pipi, bibir, gusi, dan lidah. Bila lidah tampak ada lapisan tipis yang melapisinya, bisa juga disebabkan oleh susu. Sedangkan bila tampak lebih tebal, kemungkinannya bisa karena jamur.
  • Tidak segera hilang. Jamur ini biasanya akan menetap berminggu-minggu. Bercak susu di dalam pipi dan bibir, biasanya akan menghilang dengan pemberian makan berikutnya. Namun kadang lapisan susu tersebut membandel dan bertahan hingga berminggu-minggu.
  • Tidak mudah dihilangkan. Coba bersihkan bercak putih menggunakan jari atau kain bersih. Jika segera hilang, kemungkinan lidah putih disebabkan oleh sisa susu. Namun jika tidak mudah dihilangkan, besar kemungkinan itu adalah jamur. Lapisan jamur biasanya agak lebih sulit dihilangkan dengan cara tersebut, malah kadang dapat berdarah saat Ibu mencoba membersihkannya.

Sebagian ahli ada yang berpendapat tumbuhnya jamur ini dapat disebabkan oleh mengisap botol atau dot yang terlalu lama. Ada lagi yang berpendapat, kebersihan dot pada botol susu tidak terjaga dengan baik. Namun Ibu perlu tahu, bayi yang mendapatkan ASI dan tidak menggunakan dot pun bisa mengalami jamur ini. Jadi agak sulit juga untuk mengetahui apa penyebab lidah putih ini. Kadang ada Ibu dan bayinya yang lebih rentan mengalaminya, sedangkan yang lain tidak.

Baca juga: Cara Membersihkan Lidah Bayi dengan Benar

Langkah Pencegahan


Untuk membantu mencegah tumbuhnya jamur yang berlebihan penyebab lidah putih bayi, Ibu perlu melakukan beberapa hal, antara lain:

  • Bagi Ibu yang menyusui bayi, oleskan sedikit ASI hingga ke puting susu dan biarkan kering dengan udara setelah selesai menyusui. Tujuannya agar bayi atau Ibu dapat mengurangi risiko saling menularkan infeksi jamur ini.
  • Sterilisasi dot pada botol susu dengan merebusnya minimal 5 menit atau menggunakan sterilizer. Tindakan ini diharapkan dapat membunuh jamur yang bisa menempel pada dot.
  • Cuci semua mainan bayi yang sering digigit-gigit secara rutin dengan menggunakan air hangat dan sabun setiap hari.
  • Selalu bersihkan mulut dan lidah bayi dengan lap bersih atau kasa steril setelah selesai menyusu.
  • Jika bayi sudah berusia 6 bulan ke atas, Ibu boleh memberikan yogurt yang memiliki kandungan bakteri baik yang bisa membantu menghilangkan jamur penyebab lidah putih.

Apabila Ibu sudah melakukan langkah-langkah di atas, tapi lidah bayi masih terinfeksi oleh infeksi jamur, maka Ibu sebaiknya membawa bayi ke dokter untuk memperoleh penanganan yang tepat. Lidah putih yang diakibatkan oleh jamur biasanya akan diberi pengobatan berupa obat antijamur yang berupa:

  • Miconazole. Obat dalam bentuk gel ini sering dijadikan pilihan oleh dokter untuk mengobati lidah putih. Penggunaan miconazole dilakukan dengan cara mengoleskan pada bagian yang berwarna putih dengan jari yang sudah dibersihkan terlebih dulu.
  • Nystatin. Obat ini diresepkan jika bayi tidak cocok dengan miconazole. Hadir dalam bentuk tetes, Nystatin akan lebih mudah diberikan pada bayi.

Jamur candida penyebab lidah putih pada bayi biasanya akan menghilang dalam beberapa minggu. Namun jamur ini bisa berpindah dari payudara Ibu ke mulut bayi atau sebaliknya. Jika bayi tampak terganggu dan tidak nyaman, berkonsultasi dengan dokter adalah langkah lanjut yang paling tepat. Kondisi yang tidak nyaman dapat membuat bayi menjadi rewel dan tidak mau menyusu sehingga ia akan kekurangan asupan nutrisi.

Jika Ibu ingin berkonsultasi seputar kesehatan dan tumbuh kembang bayi, silahkan berkunjung ke laman Tanya Pakar. Para ahli di sana akan menjawab pertanyaan Ibu secara langsung. Untuk dapat menggunakan fitur tersebut, jangan lupa untuk registrasi terlebih dulu ya, Bu.

Untuk Ibu yang ingin berkonsultasi seputar anak, bisa berkunjung ke laman Tanya Pakar, ya. Pertanyaan Ibu akan dijawab langsung oleh ahlinya. Untuk bisa mengakses laman tersebut, jangan lupa untuk registrasi terlebih dulu.

 

Sumber:

Alodokter