Whatsapp Share Like
Simpan

Bantal dan guling adalah perlengkapan tidur yang dapat memberikan tambahan kenyamanan bagi pemakainya. Namun ternyata hal tersebut tidak berlaku bagi bayi yang baru lahir. Saat ini sedang tren bantal bayi dengan bentuk U yang dianggap dapat membentuk kepala bayi menjadi bulat sempurna. Ibu perlu berhati-hati karena hal tersebut belum ada penjelasan secara ilmiah yang valid dan belum terbukti memiliki manfaat untuk si Kecil. Sebaliknya, pakar menyebutkan bahwa sebenarnya bayi yang baru lahir tidak dianjurkan untuk menggunakan bantal hingga usianya 2 tahun. Hal tersebut dikarenakan bayi belum memiliki struktur kepala dan leher yang sempurna.

Kepala bayi akan bundar sempurna seiring dengan berkembangnya waktu dan bentuk kepala si Kecil bisa juga dipengaruhi dari cara ia dilahirkan. Namun hal tersebut tidak terlalu menjadi masalah karena kepala bayi akan terus berkembang dan berbentuk bundar yang sempurna. Menggunakan bantal meskipun empuk dan mungkin bisa menambah kenyamanan tidur si Kecil, namun ternyata dapat membahayakan si Kecil.

Bantal berpotensi membuat si Kecil sesak napas dan tersedak. Saat tidur, baik bayi maupun Ibu juga tidak menyadari dengan kondisi saat sedang terlelap. Hal tersebut dikhawatirkan jika si Kecil menggunakan bantal dan tiba-tiba di luar pengawasan ibu bantal tersebut menutupi hidung dan mulut si Kecil, maka akan berbahaya karena bisa mengganggu pernapasan dan berisiko kematian.

Bantal yang berbentuk U akan membuat si Kecil susah bergerak. Si Kecil akan sering membalik dan memutar kepalanya terlebih saat ia akan gumoh. Nah, dengan gambaran tersebut bantal yang digunakan berisiko membuat si Kecil tersedak gumoh ataupun muntahannya sendiri. Inilah yang berbahaya karena kontrol tenggorokan si Kecil masih lemah, sehingga berbahaya ketika makanannya masuk ke saluran pernapasan.

Bahaya SIDS (Sudden Infant Death Syndrome) yang merupakan kematian tiba-tiba yang terjadi karena otak bayi masih belum bisa mengontrol gangguan pada pernapasannya. Disebut tiba-tiba karena SIDS ini bisa saja terjadi ketika si Kecil terlihat dalam keadaan sehat dan ceria. Kondisi ini akan berlangsung sebelum si Kecil berusia satu tahun. Si Kecil bisa lebih berisiko terkena SIDS ketika ia menggunakan bantal saat tidur, posisi tengkurap, di kasur yang lembut dan dengan sprei dikelilingi oleh boneka mainan dan bantal guling di sekitarnya.

Artikel Sejenis

Benda-benda berbahan dasar kapas dapat membuat si Kecil tersedak dan susah bernapas karena serpihan kapas tersebut memungkinkan masuk ke saluran pernapasan dan membuat adanya sekat kecil di antara mulut dan hidung, sehingga akan mengakibatkan susah bernapas. Hal ini sering terjadi pada kasus SIDS pada usia awal bayi.

Menggunakan bantal memungkinkan membuat kepala si Kecil tidak bulat sempurna karena ada tekanan hanya di salah satu sisi saja. Hal ini semakin parah karena si Kecil tidak dapat berganti posisi miring atau ke kanan dan kiri saat tidur. Pemakaian bantal bisa juga menyebabkan alergi yang disebabkan oleh tungau atau kutu kasur.

Ibu bisa menggunakan beberapa tips memberikan keamanan dan kenyamanan saat tidur untuk si Kecil supaya terhindar dari SIDS.

  • Tidurkan bayi dalam posisi telentang.
  • Jangan gunakan kasur yang terlalu lembut, bayi sebaiknya ditidurkan pada tempat yang tidak ada spreinya. Jauhkanlah juga bantal, guling, ataupun boneka saat akan tidur.
  • Jangan menggunakan manik-manik, hiasan bantal, ataupun rumbai-rumbai yang berisiko terhirup oleh si Kecil.
  • Jika si Kecil terlanjur tertidur dengan bantalnya, Ibu bisa mengambil perlahan bantal dengan lembut dan letakkan si Kecil di keranjangnya.
  • Sebaiknya jangan tidur dalam satu ranjang yang sama dengan Ibu, untuk menghindari si Kecil terhimpit badan ataupun tangan Ibu.
  • Ketika memberi selimut pada si Kecil usahakan jangan terlalu kencang dalam memakaikan bedong.
  • Bersihkan tempat tidur secara rutin, segera bersihkan jika ada kotoran bekas air susu ataupun kencing bayi. Cuci dan pastikan telah benar-benar kering dan bersih saat akan digunakan kembali.


Sebaiknya Ibu tidak memberikan bantal pada si Kecil ketika usianya di bawah 2 tahun. Jika Ibu ingin kepala si Kecil bisa bulat sempurna, penggunaan bantal bukanlah cara yang tepat, sebaiknya biarkan kepala si Kecil berkembang dengan alami. Jika Ibu mendapati kulit pada si Kecil terdapat ruam, sebaiknya segera ganti alas tidur atau Ibu bisa segera membawanya ke petugas medis. Tetaplah waspada dan berhati-hati dengan kondisi kesehatan si Kecil dengan menjaga kebersihan lingkungan sekitarnya.