Whatsapp Share Like
Simpan

Saat merasa bosan, menonton film bersama si Kecil bisa menjadi hiburan yang menyenangkan ya, Bu. Meski dikatakan menonton film bukanlah aktivitas yang baik untuk anak-anak, tapi tak ada salahnya jika dilakukan dengan batasan waktu sesuai usia anak. Selain itu, ada juga beberapa manfaat yang didapat dari aktivitas tersebut, Bu. Berikut adalah rangkaian manfaatnya beserta daftar film anak-anak yang edukatif dan cocok untuk ditonton oleh si Kecil:

Manfaat Menonton Film

Menonton film anak-anak akan memberikan beberapa manfaat berikut ini, Bu: 

  1. Mendukung Kegiatan Eksplorasi Si Kecil
    Adegan-adegan yang ada di dalam film anak-anak dapat mendukung kegiatan eksplorasi si Kecil. Apalagi biasanya film anak banyak menampilkan adegan petualangan oleh sekelompok anak-anak. Hal tersebut dapat menginspirasinya untuk melakukan hal yang sama. Dengan begitu si Kecil akan lebih energik dan senang untuk bergerak.
  2. Meningkatkan Kreativitas
    Film anak-anak juga banyak menampilkan adegan di mana para anak berkreativitas untuk menyelesaikan masalah mereka. Hal ini akan membantu meningkatkan kreativitas si Kecil.
  3. Memperkaya Kosakata
    Di usia ini si Kecil belum banyak memiliki kosakata. Dengan menonton film, koleksi kosakatanya akan meningkat. Meski begitu, film anak terkadang mengandung kata-kata yang kurang baik untuk diucapkan oleh si Kecil. Untuk itu Ibu perlu untuk menyaring mana saja kata-kata yang boleh ia tiru dan mana yang tidak.
  4. Memberikan Nilai Positif
    Di dalam film anak-anak banyak tersimpan nilai positif yang dapat dijadikan pembelajaran bagi si Kecil, misalnya saja tentang kekeluargaan, pertemanan, dan sebagainya. Di sini peran Ibu untuk memberitahukan apakah makna yang terkandung di dalam film tersebut.
  5. Sebagai Hiburan
    Di saat si Kecil bosan bermain atau sedang bersedih, menonton film bisa menjadi hiburan yang menyenangkan. Adegan yang lucu dapat membuatnya tertawa sehingga bisa melupakan kesedihan dan kebosanannya.

Rekomendasi Film Anak

Sudah menjadi kewajiban Ibu untuk memberikan tontonan yang berkualitas kepada si Kecil. Di bawah ini ada beberapa rekomendasi film anak-anak yang bisa Ibu tonton bersama buah hati di kala senggang:

  • Petualangan Sherina
    Di tahun 2000an awal lalu, film Petualangan Sherina adalah film anak-anak yang sangat digemari. Film ini mengajarkan kepada anak-anak tentang arti pertemanan. Sesama teman tidak boleh saling menghina, memandang status sosial, dan harus saling tolong-menolong.Petualangan antara anak kecil bernama Sherina dan Shadam sangat seru dan pasti disukai oleh si Kecil. Meski awalnya mereka bermusuhan, tapi berkat petualangan yang mereka lalui akhirnya mereka pun menjadi teman dekat.
  • Laskar Pelangi
    Saat ditayangkan di bioskop, film Laskar Pelangi sangatlah laris dan ditonton oleh banyak keluarga. Diadaptasi dari novel karya Andrea Hirata dengan judul yang sama, film ini mengajarkan tentang sebuah keterbatasan oleh sekelompok anak di daerah Belitung. Meskipun hidup kekurangan dan harus bersekolah di tempat yang kurang layak, anak-anak tersebut tetap semangat untuk belajar.Mereka yakin jika belajar dengan giat, maka kehidupan mereka akan lebih baik dan cita-cita mereka dapat terwujud. Usaha mereka pun berbuah manis. Saat tumbuh dewasa, mereka meraih prestasi gemilang.
  • Tanah Air Beta
    Mengambil setting waktu pada tahun 1998 saat Timor Timur berpisah dari Indonesia, film Tanah Air Beta menceritakan tentang konflik keluarga. Banyak keluarga yang harus memilih, apakah akan tetap berada di Indonesia (Kupang) atau pindah ke Timor Leste.Salah satu keluarga harus terpecah karena ada anggota keluarga yang ingin tetap berada di Indonesia dan lainnya ingin berpindah ke Timor Leste. Nilai kekeluargaan adalah yang paling bisa dirasakan di dalam film ini. Betapa pentingnya sebuah keutuhan keluarga. Meski terdapat masalah, tapi haruslah tetap berjuang bersama-sama.
  • Garuda di Dadaku
    Bagi Ibu yang memiliki anak laki-laki dan hobi bermain sepak bola, jangan sampai melewatkan film Garuda di Dadaku, ya. Film ini menceritakan seorang anak bernama Bayu yang bermimpi menjadi pemain sepak bola profesional.Untuk mewujudkan mimpinya tersebut, Bayu berlatih dengan keras setiap hari dan mendaftar ke sekolah sepak bola anak-anak. Meski mendapat banyak halangan, tapi ia tidak mudah menyerah sebab ia yakin bahwa segala usaha keras pasti akan membuahkan hasil. Nilai inilah yang perlu disampaikan kepada si Kecil agar ia juga mencontohnya dalam kehidupan sehari-hari.
  • Keluarga Cemara
    Ibu pasti sudah tidak asing dengan film keluarga yang berjudul Keluarga Cemara, bukan? Film televisi yang populer di tahun 1990an ini dibuat kembali dan tayang di awal tahun 2019 kemarin.Film ini menceritakan tentang sebuah keluarga sederhana yang terdiri dari Abah, Emak, dan ketiga anaknya yang bernama Euis, Ara, dan Agil. Ada banyak nilai positif dan pelajaran yang bisa dipetik saat menonton film ini. Diantaranya adalah kejujuran, kerjasama, tolong menolong, dan kesederhanaan.
  • Koki-koki Cilik
    Booming di tahun 2018, film Koki-koki Cilik bertema tentang memasak. Sekelompok anak yang gemar memasak ingin mewujudkan mimpi mereka untuk menjadi koki melalui sebuah program bernama Cooking Camp. Di sini mereka bekerja keras untuk dapat menjadi juara melawan juara di tahun sebelumnya dan para peserta lainnya.Dari film Koki-koki Cilik, nilai yang dapat diambil untuk si Kecil adalah untuk selalu berusaha keras dan pantang menyerah dalam mewujudkan cita-cita. Selain itu, ada juga nilai tentang pertemanan yang sangat baik untuk dipelajari si Kecil.

Yuk, Bu, langsung ajak si Kecil nonton rekomendasi film anak-anak di atas di weekend mendatang. Dampingi ia saat menonton film supaya Ibu bisa menyampaikan nilai-nilai positif yang terkandung didalamnya untuk ditiru oleh si Kecil. Menonton film bersama juga dapat mempererat hubungan antara Ibu dan buah hati, lho. Selamat menonton ya, Bu!

Laman Tanya Pakar hadir bagi Ibu yang ingin berkonsultasi seputar anak. Para ahli di sana akan siap membantu menjawab pertanyaan Ibu secara langsung. Pastikan Ibu sudah registrasi terlebih dulu supaya bisa menggunakan fitur tersebut, ya.

Artikel Sejenis

 

Sumber:

Brilio.net, educenter.id