Whatsapp Share Like
Simpan

Bu, bagaimana tumbuh kembang si buah hati? Berjalan lancar, bukan? Tumbuh kembang bayi memang perlu diperhatikan dengan seksama, Bu. Supaya berjalan dengan optimal, bayi tidak hanya membutuhkan nutrisi saja, tapi juga rangsangan pada panca inderanya. Salah satu caranya adalah dengan menggunakan metode sensory play. Apa itu? Ini dia informasi selengkapnya yang bisa saya bagikan kepada Ibu. Langsung disimak ya, Bu.

Mengenal Sensory Play

Sensory play berasal dari gabungan dua kata sense dan play. Kata sense memiliki makna sebagai indera manusia yang terdiri dari indera penglihatan (mata), indera penciuman (hidung), indera pendengaran (telinga), indera peraba (kulit), dan indera perasa (lidah). Sedangkan play berarti permainan. Jadi bila digabungkan, sensory play adalah permainan yang melatih indera manusia.
Tidak hanya melibatkan panca indera saja, jenis permainan edukatif bayi ini juga akan melatih berbagai kemampuan yang berhubungan dengan indera. Misalnya saja kemampuan keseimbangan (vestibular: telinga bagian dalam) dan kemampuan bergerak (proprioseptif: otot dan sendi).
Tidak seperti jenis permainan lainnya, Ibu tidak perlu membeli mainan khusus untuk bisa memberikan sensory play kepada buah hati. Cukup menggunakan segala peralatan dan perlengkapan rumah tangga yang Ibu miliki, Ibu sudah bisa membuat sendiri mainan murah meriah tapi edukatif. Dengan permainan ini, bayi dapat mengenal banyak hal, mulai dari warna, bentuk, tekstur, hingga suara.

Apa Saja Manfaatnya?

Sensory play memiliki banyak manfaat lho, Bu. Ini dia sederet manfaatnya:

  1. Melatih komunikasi sehingga membantu perkembangan dan pemahaman bahasa.
  2. Membantu mengoptimalkan perkembangan otak.
  3. Memaksimalkan kemampuan kognitif, kecerdasan sosial dan emosional, kreativitas, serta motorik kasar dan halus.
  4. Membangun ikatan yang erat antara orang tua dan bayi saat bermain bersama.
  5. Meningkatkan daya ingat dan imajinasi bayi.
  6. Memberikan efek menenangkan.

Hal yang Harus Diperhatikan!

Sebelum memberikan buah hati sensory play, ada beberapa hal yang harus Ibu perhatikan, yaitu sebagai berikut:

  1. Dampingi bayi selama bermain. Permainan ini memerlukan pendampingan dari orang dewasa untuk dapat mengetahui bagaimana respon dari indera bayi terhadap rangsangan yang ia terima.
  2. Persiapkan tempat yang cukup lapang. Supaya bayi dapat bermain dengan leluasa, sebaiknya tempatkan permainan di tempat yang cukup lapang, seperti di teras rumah. Tempat ini tidak terdapat banyak benda dan mudah dibersihkan setelah Ibu dan bayi selesai bermain.
  3. Lapisi dengan alas tahan air. Sejumlah permainan sensory play mengandung bahan air, sehingga Ibu akan membutuhkan alas tahan air supaya tempat bermainnya tidak basah.
  4. Gunakan bahan yang aman. Ibu harus memastikan bahwa semua bahan yang digunakan sebagai permainan sensory play aman untuk bayi, yakni yang tidak beracun, tidak berbau menyengat, dan tidak menimbulkan reaksi alergi.
  5. Saatnya bayi bereksplorasi. Inilah saatnya bayi Ibu untuk bereksplorasi sepuasnya. Biarkan ia memuaskan rasa ingin tahunya melalui permainan tersebut. Tak perlu takut kotor ya, Bu, sebab inilah cara anak-anak belajar.

Ide Permainan Sensory Play

Dikarenakan di usia 6 bulan bayi masih rentan untuk menelan benda asing yang ia temui, maka sebaiknya gunakan bahan dan peralatan berukuran besar ya, Bu. Berikut ini contoh ide permainan sensory play untuk bayi berusia 6 bulan:

Artikel Sejenis

  • Bermain dengan buah dan sayur. Siapa sangka buah dan sayur bisa dijadikan permainan edukatif untuk bayi yang super simpel, Bu. Melalui keduanya, bayi bisa mengetahui aneka bentuk, warna, rasa, nama, dan tekstur.
  • Bermain dengan es batu dan balon berisi air hangat. Bayi juga perlu mengenal tentang dingin dan hangat. Untuk itu Ibu bisa memberikan es batu yang sudah dimasukkan ke dalam plastik dan balon berisi air hangat. Biarkan ia menyentuh keduanya dan lihat reaksi yang ia terima.
  • Bermain tanah/pasir dan air. Tanah atau pasir memiliki tekstur yang halus dan lembut. Dengan ini bayi dapat mengenal tentang jenis-jenis tekstur benda. Setelah itu tuangkan air dan campurkan ke dalam tanah/pasir yang akan terbentuk tekstur lengket.
  • Bermain dengan peralatan rumah tangga. Perkenalkan aneka suara kepada bayi bisa dengan menggunakan peralatan rumah tangga. Contoh peralatan yang aman digunakan misalnya saja panci, baskom, spatula, dan sendok. Berikan contoh untuk memukul-mukulkan spatula atau sendok ke baskom dan panci, maka suara yang dihasilkan akan berbeda-beda.

Bagaimana, Bu, tertarik untuk mencoba sensory play juga untuk buah hati tersayang? Yuk, langsung coba buat sendiri di rumah! Kalau Ibu punya ide sendiri, bisa dipraktekkan juga, ya. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Bu. Selamat mencoba dan bersenang-senang bersama buah hati!

Laman Tanya Pakar hadir untuk memberikan Ibu kemudahan untuk bertanya dan mencari informasi seputar anak. Akan ada ahli yang akan menjawab langsung pertanyaan dari Ibu. Namun pastikan Ibu sudah registrasi terlebih dahulu, ya.

Sumber:
Mommyasia.id, indonesiamontessori.com