Whatsapp Share Like
Simpan

Menghadapi perubahan atau kebiasaan baru diperlukan sebuah proses adaptasi alias penyesuaian diri, seperti di era new normal sekarang ini. Secara psikologis, proses ini bukanlah hal yang mudah untuk dijalani, karena ada banyak sekali penyesuaian yang harus dilakukan. Semua orang tentu akan mengalami kesulitan. Ada yang kuat secara mental sehingga masih bisa bertahan, tapi tak sedikit yang cenderung lemah mental sehingga rentan mengalami stres.

Dalam hal ini, manajemen stres perlu dimiliki oleh setiap orang sebagai cara agar tidak terus larut dalam rasa tertekan. Seorang ahli kejiwaan menyarankan beberapa langkah yang bisa dilakukan, yaitu sebagai berikut:

Pahami dengan Benar Tentang Pandemi

Kecanggihan teknologi dapat membuat penyebaran informasi semakin mudah dan cepat. Namun, tak jarang informasi yang beredar tidak terbukti kebenarannya alias hoax, termasuk soal pandemi yang kini sedang melanda seluruh dunia. Jika mudah termakan oleh informasi tanpa mencari tahu faktanya, maka Ibu akan mudah merasa stres.

Ibu pun perlu memahami dengan benar tentang pandemi ini. Carilah fakta-faktanya hanya dari sumber yang terpercaya. Dengan begitu, Ibu jadi bisa lebih mudah menerima dengan baik kehidupan di masa new normal ini sehingga bisa beraktivitas seperti biasa tanpa merasa cemas berlebih.

Rehat dari Berita Pandemi

Kita terus-menerus mendapatkan berita tentang pandemi virus, mulai dari televisi, sosial media, maupun dari pesan berantai. Hal ini dapat berdampak bagi psikologis lho, Bu, karena akan menimbulkan keresahan, ketakutan, perasaan cemas yang berlebihan di dalam diri. Jika terus berlanjut, rasa cemas tersebut bisa berkembang menjadi paranoid terhadap segala hal dan akhirnya menyebabkan stres.

Artikel Sejenis

Mulai sekarang, Ibu sebaiknya rehat dari berita pandemi, tapi tetap berhati-hati dalam menjalani aktivitas. Ibu hanya perlu melindungi diri sebaik mungkin dan tetap jalani aktivitas seperti biasa supaya bisa bertahan hidup.

Menjaga Kesehatan

Sangat penting untuk melakukan manajemen stres dengan cara menjaga kesehatan diri untuk memperkuat daya tahan tubuh sehingga tidak mudah terserang penyakit menular, terutama di masa sekarang. Ubahlah pola hidup yang dulu sembrono menjadi lebih sehat dan teratur. Cara menjaga kesehatan yang bisa Ibu terapkan adalah sebagai berikut:

  • Konsumsi makanan bergizi seimbang setiap hari dengan porsi yang cukup.
  • Berolahraga ringan dengan teratur, seperti yoga, meditasi, atau stretching.
  • Beristirahat dengan cukup sesuai dengan usia.
  • Hindari konsumsi rokok, alkohol, dan obat-obatan yang tidak bermanfaat.
  • Perkuat sistem imun tubuh dengan mengkonsumsi vitamin.

Aktif Bergerak

Ternyata stres itu bisa dipengaruhi oleh aktivitas fisik lho, Bu. Hal ini sudah dibuktikan dari berbagai penelitian. Seseorang yang aktif secara fisik akan memiliki tingkat stres yang lebih rendah dibandingkan dengan orang yang cenderung malas bergerak. Hal ini karena aktivitas fisik mampu menurunkan kadar hormon stres di dalam tubuh, seperti kortisol dan adrenalin. Di waktu yang sama, aktivitas fisik justru dapat mendorong produksi hormon endorfin yang dapat memberikan perasaan santai.

Baca juga: Si Kecil Stres? Bisa Jadi karena Hal-Hal Tidak Terduga Ini Bu

Bersantai dan Menghibur Diri

Di situasi yang kurang nyaman saat ini, manajemen stres bisa dilakukan dengan cara bersantai dan menghibur diri untuk mengalihkan perhatian Ibu dari pandemi yang meresahkan. Lakukan apapun yang membuat diri merasa senang tapi tetap memperhatikan kesehatan diri. Misalnya dengan melakukan hobi, menonton film, bermain musik, atau memasak makanan sehat. Bisa juga dengan memulai bisnis kecil-kecilan dari rumah. Selain bisa menyibukkan diri, cara ini bisa sekaligus menambah penghasilan ekstra bagi keluarga, bukan?

Tetap Berkomunikasi dengan Orang Lain

Lebih banyak diam di rumah bukan berarti memutus hubungan dari dunia luar ya, Bu. Tetap jaga komunikasi melalui sambungan telepon. Berkomunikasi dan berbagi cerita dengan orang lain merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan pada manajemen stres. Keluarkan beban yang ada di dalam hati untuk mengurangi rasa khawatir dan resah yang Ibu miliki kepada orang yang dapat Ibu percaya, seperti pasangan, anggota keluarga, atau sahabat.

Manfaatkanlah keberadaan teknologi yang kini sudah semakin canggih untuk menjalin komunikasi dengan orang lain. Bisa dengan video call, chatting, maupun telepon biasa. Melalui teknologi, Ibu sudah dapat terhubung dengan siapa saja meski jaraknya jauh dari Ibu.

Tidak mudah memang jika harus beradaptasi dengan situasi dan kebiasaan baru yang tidak biasa dilakukan sebelumnya. Namun, hal ini perlu dilakukan sebagai upaya memiliki manajemen stres yang baik sehingga dapat tetap bertahan hidup. Terutama bagi Ibu yang harus mengurus seluruh anggota keluarga, Ibu harus memiliki fisik dan mental yang sehat. Yuk, mulai terapkan manajemen stres dan cara beradaptasi di era new normal di atas.

Bagi Ibu yang ingin berkonsultasi, bisa berkunjung ke laman Tanya Pakar ya, Bu. Di sana ada para ahli yang akan membantu menjawab pertanyaan Ibu. Untuk bisa menggunakan fitur tersebut, pastikan Ibu sudah registrasi terlebih dahulu, ya.

Sumber:

CnnIndonesia