Share Like
Simpan

Apakah si Kecil gemar mencoba makanan baru? Kalau iya, Ibu pasti senang karena akan lebih mudah untuk memberikan variasi makanan pada si Kecil. Eits, tapi hati-hati juga Bu, sebab siapa tahu makanan tersebut menimbulkan reaksi alergi yang mengganggu kesehatan balita.

Bagi semua orang tua kesehatan balita adalah sesuatu yang harus dijadikan prioritas utama. Dengan menjaga kesehatan balita agar kesehatannya terus terjaga. Oleh karena itu dalam artikel kesehatan balita kali ini kita akan membahas lebih jauh tentang gejala medis yang dikenal dengan alergi makanan.

Kesehatan balita kerapkali dipengaruhi oleh jenis makanan yang mereka konsumsi. Terlebih jika buah hati Ibu memiliki alergi terhadap makanan tertentu. Diperkirakan banyak anak maupun balita yang memiliki alergi terhadap beberapa jenis makanan, di Amerika Serikat saja sekitar 3 juta anak mengalami alergi terhadap makanan tertentu.   Kesehatan balita yang mengalami alergi makanan pun sering membuat mereka gampang jatuh sakit. 

Untuk menjaga kesehatan balita Ibu, berikut ini adalah beberapa makanan yang patut diwaspadai karena sering menyebabkan alergi : 

  1. Kacang tanah, kedelai, dan jenis kacang-kacangan lain
  2. Menu makanan dari laut seperti udang
  3. Susu, umumnya susu sapi
  4. Telur
  5. Gandum

Alergi makanan muncul ketika terjadi kesalahan dalam sistem imun tubuh. Umumnya, sistem imun melindungi kita dari bakteri dan berbagai macam penyakit dengan membentuk zat antibodi untuk memerangi benda asing yang dianggap berbahaya. Akan tetapi, jika balita maupun Ibu memiliki alergi terhadap suatu jenis makanan, sistem imun tubuh yang merespons secara berlebihan akan mengidentifikasi  makanan tersebut sebagai benda asing berbahaya bagi tubuh. Zat antibodi kemudian berubah menjadi alergen yang menimbulkan gejala tertentu pada tubuh seperti gatal-gatal, mata berair, dan pilek . Hal inilah yang akhirnya membuat kesehatan balita terganggu.

Selain itu, ada juga alergi yang disebabkan oleh obat seperti penisilin, serbuk bunga atau pohon yang ada di udara. Pada dasarnya alergi yang berkaitan erat dengan kesehatan balita, dan bagaimana tubuh si Kecil bereaksi terhadap alergi adalah satu hal yang patut diwaspadai. 


Untuk menjaga kesehatan balita, berikut ini adalah tanda-tanda awal jika si Kecil memiliki reaksi alergi:

  1. Hidung beringus
  2. Ruam pada kulit atau gatal-gatal 
  3. Kesemutan pada bagian lidah atau bibir
  4. Sesak pada bagian leher
  5. Suara serak
  6. Bersin
  7. Batuk
  8. Mual
  9. Muntah
  10. Sakit perut 
  11. Diare 

Dalam kasus yang ekstrim, alergi makanan dapat menyebabkan anaphylaxis, sebuah reaksi alergi yang muncul secara bersamaan yang melibatkan kulit, pernafasan, pencernaan, jantung dan pembuluh darah. Jika reaksi alergi ini terjadi, kondisi kesehatan balita akan terancam sebab si Kecil dapat mengalami pembengkakan pada lidah, turunnya tekanan darah hingga penyempitan saluran pernafasan.  

Untuk itu selalu awasi asupan makanan si Kecil ya, Bu. Jangan sampai keceriaan si Kecil terganggu karena ia mengalami alergi. Dan jika Ibu melihat beberapa tanda di atas terjadi pada anak, segera minta pertolongan dokter. Salam sehat selalu!