Whatsapp Share Like Simpan

Ayam merupakan jenis protein yang difavoritkan banyak anak. Ayam memang memiliki rasa yang gurih dan lezat. Namun bukan itu yang penting, Bu, melainkan karena kandungan gizinya yang memberikan banyak khasiat bagi tubuh. Manfaat daging ayam sangat baik untuk tumbuh kembang dan kesehatan anak.

Chris Mohr, seorang pakar nutrisi dari Amerika Serikat, mengungkapkan bahwa kandungan gizi yang terkandung pada daging ayam adalah protein dengan jumlah yang cukup besar. Dalam setiap 100 gram daging ayam terdapat 18 gram protein. Tak hanya itu saja, daging ayam juga masih mengandung berbagai nutrisi penting lainnya.

Kandungan Daging Ayam

Daging ayam mengandung sejumlah nutrisi diantaranya adalah:

  • Vitamin A
  • Vitamin B1
  • Vitamin B5
  • Vitamin B12
  • Vitamin C
  • Vitamin D
  • Vitamin K
  • Folat
  • Niacin
  • Kalsium
  • Magnesium
  • Kalium
  • Natrium
  • Kalsium
  • Fosfor
  • Riboflavin
  • Kalori

Manfaat Daging Ayam

Saat anak mengonsumsi daging ayam, ia akan mendapatkan nutrisi berupa:

  • Pembentukan otot. Mengandung kadar protein tinggi membuat ayam bermanfaat untuk mengoptimalkan pembentukan otot. Protein juga akan membantu memperkuat otot tubuh. Bagian ayam dengan kadar protein paling tinggi adalah paha dan dada, yaitu sejumlah 25-30 gram dalam satu potongnya. Otot yang kuat akan membantu anak dalam menggerakkan tubuh, menjaga keseimbangan, mengatur postur, dan menggerakkan saluran pencernaan dan pembuangan.
  • Mengeluarkan racun dari dalam tubuh. Protein tidak sekedar membentuk otot, tapi juga bermanfaat untuk membantu sistem di dalam tubuh untuk mengeluarkan racun yang berbahaya. Racun tersebut biasanya berasal dari minuman dan makanan yang dikonsumsi dan bisa berbahaya bagi tubuh jika tidak segera dikeluarkan.
  • Menjaga berat badan tetap ideal. Peranan lain dari protein yang ada di dalam daging ayam adalah dapat memberikan rasa kenyang lebih lama yang bisa mengurangi frekuensi makan. Dengan begitu, anak akan memiliki berat badan yang ideal sesuai dengan usia dan tinggi badannya.
  • Mengontrol kadar kolesterol. Anggapan bahwa daging ayam tinggi kandungan kolesterol jahat adalah salah. Sebaliknya, berkat adanya niacin, manfaat daging ayam justru mampu menurunkan kadar kolesterol jahat di dalam tubuh. Namun untuk mendapatkan manfaat ini, pilihlah daging ayam tanpa lemak yang dimasak dengan cara direbus.
  • Mendukung pertumbuhan tulang. Mengandung kalsium dan fosfor, maka manfaat daging ayam juga mampu membuat tulang tumbuh dengan lebih optimal. Tidak sekedar tumbuh, tapi tulang juga lebih kuat sehingga anak akan terhindar dari tulang keropos atau osteoporosis.
  • Menjaga kesehatan tulang. Manfaat daging ayam disebut turut membantu tulang agar tetap sehat. Ini berkat keberadaan magnesium yang berfungsi untuk membangun sel tulang baru. Magnesium juga akan membantu fungsi vitamin D untuk mengontrol kebutuhan fosfat dan kalsium yang menyokong pembentukan dan pertumbuhan tulang.
  • Mendukung metabolisme tubuh. Kadar vitamin B6 yang terdapat pada daging ayam bermanfaat untuk mendukung metabolisme tubuh. Vitamin B6 bertugas untuk memicu keluarnya enzim dan metabolisme yang dibutuhkan sebagai sumber energi, membakar kalori, dan menyehatkan pembuluh darah.
  • Meredakan stres. Mengandung vitamin B5 dan tryptophan, daging ayam berkhasiat dalam meredakan gejala stres. Keduanya mampu memberikan efek rileks pada saraf, sehingga akan meningkatkan produksi hormon serotonin di dalam otak dan memperbaiki mood.
  • Merawat kulit. Vitamin C tidak hanya bisa membentuk sistem imun tubuh, tapi juga dapat menjaga kesehatan kulit. Vitamin ini juga bersifat antioksidan yang baik untuk kulit.
  • Menjaga kesehatan jantung. Peranan vitamin B6 dalam daging ayam sangatlah penting bagi tubuh, karena mampu menjaga kesehatan jantung. Mengonsumsi daging ayam tanpa lemak secara rutin akan menghindarkan anak dari risiko terkena penyakit jantung.
  • Mencegah penyakit Alzheimer. Manfaat daging ayam juga mampu mencegah anak terserang Alzheimer, yaitu sebuah penyakit yang mengganggu fungsi otak. Penyakit ini ditandai dengan perubahan perilaku serta penurunan kemampuan bicara dan daya ingat. Vitamin B yang terkandung di dalam daging ayam akan berfungsi untuk meningkatkan kinerja otak agar terhindar dari Alzheimer.
  • Mencegah dan mengobati anemia. Daging ayam yang mengandung zat besi akan berkhasiat dalam mencegah dan mengobati anemia. Ini karena zat besi memiliki peranan dalam meningkatkan produksi dan peredaran sel darah merah ke seluruh tubuh.
  • Menekan risiko kanker. Adanya vitamin B, selenium, dan niacin diketahui ampuh dalam melawan serangan radikal bebas pemicu sel kanker. Ini artinya, manfaat daging ayam dapat menurunkan anak dari risiko terserang penyakit kanker. Ketiga kandungan tersebut juga berfungsi untuk mencegah kerusakan sel DNA di dalam tubuh.
  • Menurunkan risiko radang sendi. Kandungan mineral yang bernama selenium membuat manfaat daging ayam sebagai makanan yang dapat membantu menurunkan risiko terserang radang sendi. Mineral ini berperan dalam mencegah radang sendi yang banyak dialami oleh orang lanjut usia, tapi tak menutup kemungkinan anak-anak juga bisa mengalaminya.
  • Memperkuat gigi. Fosfor tidak hanya bermanfaat bagi tulang, tapi juga bagi gigi. Fosfor berperan dalam memperkuat dan menyehatkan gigi anak yang masih sangat rawan rapuh dan terkena penyakit gigi, seperti karies.

 

Artikel Sejenis

Wah, siapa sangka manfaat daging ayam bisa sebanyak itu, Bu. Ibu pun bisa tenang saat menghidangkan menu ayam kesukaan buah hati. Semoga artikel ini dapat menambah pengetahuan pada Ibu.

Bagi Ibu yang masih memiliki pertanyaan dan ingin berkonsultasi seputar anak, bisa berkunjung ke laman Tanya Pakar. Di sana ada para ahli yang akan membantu Ibu. Namun untuk bisa menggunakan fitur tersebut, pastikan Ibu sudah registrasi terlebih dahulu, ya.


Sumber:

Tokopedia