Share Like
Simpan

Bu, belakangan ini si Kecil sedang lahap-lahapnya makan. Saya tentu senang karena menjelang usia lima tahun, asupan nutrisinya bisa terpenuhi dengan baik.  Namun, setelah membaca beberapa artikel terkait tumbuh kembang dan mengikuti diskusi di forum kesehatan anak, berat badan anak menjadi salah satu perhatian utama saya.

Saya menemukan fakta bahwa beberapa makanan tertentu, selain junkfood dan makanan kurang sehat lainnya, ternyata bisa memicu kegemukan pada si Kecil. Lalu apa saja jenis makanan tersebut? Silakan disimak ya, Bu

1. Makanan Bersodium Tinggi dan Pemanis Buatan

Dalam memilih makanan sehat bagi anak, Ibu sebaiknya memperhatikan dengan saksama kandungan nutrisi makanan tersebut. Apalagi, jika Ibu membeli makanan kemasan, seperti cookies, sereal, atau keju. Ibu dianjurkan untuk melihat kandungan sodium, pemanis buatan, nutrisi, dan kalori di dalamnya. Selain itu, makanan yang mengandung pemanis buatan juga dapat merangsang keinginan si Kecil untuk terus makan. Padahal, dalam sehari, si Kecil hanya membutuhkan asupan 1.000-1.400 kalori. Oleh sebab itu, Ibu perlu membatasi konsumsi makanan tersebut setiap harinya agar tidak melebihi asupan kalori yang dibutuhkan, ya.

2. Jus kemasan

Jus dianggap menyehatkan karena berbahan dasar buah-buahan. Namun, tanpa disadari, jus kemasan mengandung kalori tinggi yang berasal dari gula. Belum lagi, serat alami dari buahnya kemungkinan hilang selama proses pembuatan. Oleh sebab itu, sebaiknya Ibu memberikan jus alami yang dibuat sendiri tanpa menambahkan gula maupun susu. Dengan begitu si Kecil akan terbiasa dengan manis alami dari buah. Pemberian jus juga bisa diselingi dengan asupan buah dalam bentuk aslinya. Mengonsumsi buah yang padat, penuh serat, lemak baik, dan berprotein, akan jauh lebih sehat bagi si Kecil.

3. Sereal

Sereal mungkin sarapan yang praktis dan jadi favorit si Kecil. Tapi, seperti yang telah saya sebutkan di atas, kandungan gulanya cukup tinggi lho, Bu. Sebaiknya, konsumsi sereal oleh si Kecil dibatasi maksimal tiga kali seminggu sebanyak semangkuk kecil untuk setiap porsinya. Sebagai pengganti sereal, Ibu bisa memberikan si Kecil buah segar, yoghurt rendah lemak, telur, atau oatmeal. Makanan-makanan tersebut mampu memberi si Kecil energi yang mereka butuhkan tanpa asupan gula berlebihan.

4. Roti gandum

Walaupun sering dipercaya sebagai pilihan yang lebih sehat daripada roti biasa, kandungan gula di roti gandum cukup tinggi untuk memengaruhi berat badan ideal si Kecil. Selain memicu kenaikan berat badan, zat gula berlebih juga bisa berisiko menyebabkan diabetes bagi si Kecil di kemudian hari. Namun, bukan berarti semua roti gandum harus dihindari. Ibu dianjurkan selalu mencermati informasi kandungan gula di kemasan roti yang akan dibeli. Jadi, Ibu lebih mudah mengetahui asupan gula yang dikonsumsi si Kecil. Umumnya, anak usia 1-2 tahun membutuhkan 25 gram gula sehari, sedangkan kebutuhan gula anak usia 3-6 tahun tidak lebih dari 38 gram.

Nah, pada dasarnya, asupan bermacam makanan sangat dibutuhkan selama proses tumbuh kembang si Kecil. Namun, pastikan semuanya sehat dan bergizi ya, Bu. Ibu juga sebaiknya lebih cermat dalam memerhatikan kondisi berat badan anak agar tetap ideal dan sehat.