Share Like
Simpan

Halo Ibu! Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga dalam keadaan sehat, ya. Saya ingin berbagi cerita nih, Bu. Di usia si Kecil yang sudah memasuki 4 tahun, teman-teman saya menyarankan untuk mulai mengajarkannya berpuasa. Namun, sering kali saya merasa cemas apakah si Kecil sudah bisa diajak berpuasa? Bagaimana jika ia sakit?

Saya pun mulai mencari informasi mengenai waktu yang tepat untuk melatih anak berpuasa. Hasilnya, saya mendapatkan informasi yang cukup bermanfaat seperti berikut. Simak yuk, Bu!

Pada Usia Berapa si Kecil Bisa Mulai Berpuasa?

Siapa sangka, Bu, si Kecil mulai bisa diajak berpuasa sejak dini, lho. Dari artikel online yang saya baca, menurut ahli kesehatan anak di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung, usia empat tahun merupakan waktu ideal untuk mulai mengajarkan anak berpuasa. Pada usia tersebut, si Kecil sudah dapat memahami alasan berpuasa selama bulan Ramadan. Inilah waktu yang tepat bagi Ibu untuk menjelaskan secara sederhana makna puasa. Sebagai referensi, saya sering membacakan si Kecil buku cerita anak muslim yang membahas tentang puasa.

Apa Manfaat Berpuasa bagi si Kecil?

Tahukah Ibu? Ternyata, puasa dapat mendukung kesehatan tubuh si Kecil, lho! Menurut penelitian dari University of Oxford di Inggris, saat berpuasa, tubuh akan mengeluarkan zat-zat beracun melalui keringat, air seni, dan kotoran. Itulah mengapa penting bagi si Kecil untuk berpuasa selama bulan Ramadan, Bu.

Menariknya lagi, selain baik bagi kesehatan tubuh, puasa juga dapat menjadi salah satu cara mendidik balita agar ia tumbuh disiplin.  Ketika berpuasa, si Kecil perlu bangun pagi untuk beribadah dan sahur. Ini menjadi cara efektif untuk mengajarkan kedisiplinan padanya. Saya jadi ingat ketika membangunkan si Kecil sahur, bisa memakan waktu hingga setengah jam. Meski begitu, Ibu harus bersabar dan terus beri ia semangat, ya.

Apa yang Perlu Dilakukan Jika si Kecil Enggan Berpuasa?

Dari pengalaman saya, akan ada momen saat si Kecil menolak berpuasa. Sebenarnya hal ini dapat dimaklumi Bu, mengingat si Kecil belum terbiasa dengan pola makan dua kali sehari. Meski begitu, ada beberapa cara yang bisa Ibu lakukan untuk membujuk si Kecil ikut berpuasa.

Salah satu caranya adalah mengajak si Kecil berpuasa selama 3-4 jam sehari. Sebagai contoh, jika ia biasa sarapan pukul 07.00, maka Ibu bisa menunda sarapannya menjadi pukul 10.00. Dengan begitu, ia akan lebih kuat menjalani puasanya. Supaya si Kecil semakin semangat berpuasa, beri ia pujian atau hadiah bila perlu. Namun, hadiah tersebut sebaiknya Ibu berikan sesekali saja, agar ia tidak hanya tergiur hadiah ketika berpuasa.  

 

Terlepas dari informasi di atas, hal yang paling penting adalah Ibu tidak memaksa si Kecil untuk berpuasa, ya. Biarkan si Kecil memahami makna puasa secara bertahap. Apakah Ibu punya tips dan trik lainnya? Ayo berbagi cara melatih anak berpuasa yang Ibu lakukan di rumah melalui forum Ibu & Balita!