Share Like
Simpan

Ibu merasa sudah saatnya memiliki momongan, tapi apakah suami juga merasakan hal yang sama? Menurut info ibu hamil yang saya baca di forum Ibu dan anak, memiliki anak membutuhkan komitmen yang besar lho, Bu. Sebab, kesiapan Ibu dan suami bisa memengaruhi perkembangan si Kecil hingga dewasa nanti. Dari forum tersebut, saya juga sempat mengobrol dengan para Ibu lain yang sudah berpengalaman mengenai cara melihat suami sudah siap menjadi Ayah, Bu. Ini dia tanda-tandanya.

Bertanggung Jawab

Dari sekian banyak tanggung jawab yang harus dipenuhi sebagai seorang kepala rumah tangga, memiliki anak bisa dibilang merupakan tanggung jawab yang paling besar. Apakah suami sudah siap untuk hal tersebut, Bu? Coba perhatikan lagi dengan saksama sikap suami di rumah. Apakah suami sudah melakukan seluruh tanggung jawab yang harus dipenuhinya tanpa mengeluh? Apabila jawabannya adalah iya, maka kemungkinan besar suami sudah siap untuk mendapatkan bentuk tanggung jawab baru, yaitu anak. Rasa tanggung jawab inilah yang juga akan memicu timbulnya rasa peduli dan melindungi, Bu.

Ingin Memelihara Hewan

Suami mendadak minta izin untuk memelihara hewan di rumah, Bu? Mungkin terdengar aneh ya, Bu? Tapi ini bisa jadi tanda suami sudah siap untuk menjadi Ayah. Terlebih jika sebelumnya suami termasuk orang yang tidak terlalu peduli terhadap hewan peliharaan. Bisa jadi nalurinya untuk merawat seorang anak sedang berkembang saat ini, tetapi ia tidak menyadari hal tersebut. Coba bicarakan lagi alasan di balik keinginan tersebut, Bu. Mungkin Ayah memang malu untuk mengutarakan keinginannya memiliki anak sehingga “bersembunyi” di balik izin memelihara hewan.

Tidak Takut dengan Anak Kecil

Saat masa-masa awal pernikahan dulu, suami cenderung menghindar ketika diminta untuk memangku atau menggendong keponakan yang masih bayi. Jika kini suami justru dengan senang hati meminta untuk bermain dengan keponakan tersebut, kemungkinan besar suami sudah siap untuk menjadi Ayah. Terlebih jika suami mulai aktif mencari info kehamilan secara terang-terangan, bisa jadi ia sedang melakukan persiapan dini untuk menghadapi kehamilan Ibu.

Lebih Suportif

Setiap pasangan suami dan istri memiliki cara masing-masing dalam mengelola rumah tangga. Namun, rasanya hampir semua pasangan suami dan istri setuju bahwa rumah tangga yang harmonis sangat dipengaruhi oleh dukungan dari masing-masing pihak. Sikap suportif ini, dalam bentuk apa pun itu, bukan hanya sangat penting untuk mengurus rumah tangga, tapi juga saat mengurus si Kecil nanti, Bu. Jadi, apabila suami mulai menunjukkan dukungan ketika Ibu mengangkat topik soal memiliki anak, kemungkinan besar ia juga sudah tidak sabar menunggu kehamilan Ibu.

Semakin Perhatian Soal Keuangan Keluarga

Sudah menjadi rahasia umum bahwa di balik kebahagiaan yang dirasakan ketika memiliki anak, terdapat biaya cukup besar yang harus dibayarkan, mulai dari kontrol dokter, persalinan, perlengkapan bayi, hingga biaya pendidikan hingga dewasa nanti. Apabila suami terlihat mulai lebih perhatian soal kondisi keuangan keluarga saat ini, bisa jadi ia sedang mempersiapkan diri dan materi untuk membangun keluarga. Perhatikan apakah ia mulai menabung bukan cuma untuk kebutuhan sehari-hari, tapi juga untuk keperluan atau biaya pendidikan si Kecil. Suami Ibu sadar bahwa biaya yang diperlukan untuk menyambut seorang bayi tidaklah sedikit dan ia bersedia bekerja keras untuk itu.

Selain melihat tanda-tanda di atas, ada baiknya Ibu mengobrol dari hati ke hati dengan suami soal keinginan Ibu untuk memiliki anak. Jadi Ibu bisa mengetahui dengan pasti pendapat suami soal hal tersebut. Bukan tidak mungkin sebenarnya diam-diam suami mulai mencari info ibu hamil untuk membekali diri dengan wawasan yang cukup. Yuk ngobrol bareng suami, Bu!