Whatsapp Share Like Simpan

Banyak Ibu hamil yang sering mengeluhkan pusing, lemas, dan seperti tak bertenaga. Penyebabnya bisa jadi karena kadar Hb (haemoglobin) rendah. Ibu pun mungkin bertanya-tanya, apakah penyebab Hb rendah yang sering dialami oleh para ibu hamil? Masalah ini sebaiknya jangan disepelekan, Bu, sebab rentan menyebabkan gangguan kesehatan yang kurang baik dialami oleh ibu hamil.

Supaya bisa menghindarinya, Ibu wajib tahu tentang penyebab dan cara mengatasi Hb rendah tersebut. Berikut informasi selengkapnya untuk Ibu:

Apa Itu Hb?

Haemoglobin (Hb) adalah metalloprotein (protein yang mengandung zat besi) di dalam sel darah merah yang berperan mengikat dan menyalurkan oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh. Dalam kasus ibu hamil, Hb juga akan disalurkan ke janin. Menurut WHO, kadar Hb yang normal untuk ibu hamil adalah sekitar 11 gr/dL. Bila lebih rendah dari angka tersebut, maka ibu hamil harus mendapatkan penanganan guna memperkecil risiko kesehatan yang dapat terjadi.

Penyebab Hb Rendah pada Ibu Hamil

Kadar Hb rendah yang dialami oleh ibu hamil dan berkembang menjadi anemia biasanya berkaitan dengan kondisi tertentu, seperti kelahiran prematur, berat badan bayi lahir rendah, dan meningkatnya risiko kematian pada ibu hamil. Penyebabnya bisa karena beberapa faktor berikut:

  • Kurang mengkonsumsi makanan bernutrisi
    Ibu yang sedang mengandung jelas membutuhkan nutrisi lebih banyak karena akan disalurkan juga oleh janin yang dikandungnya, terutama beberapa nutrisi seperti asam folat, vitamin B12, dan zat besi. Ketiganya merupakan nutrisi yang berperan untuk membentuk sel darah merah. Jika kurang mengkonsumsinya, maka dapat menjadi penyebab Hb rendah. Hal ini biasanya dialami oleh Ibu hamil yang menjalani diet atau pola makan yang tidak sehat.
  • Mengalami kondisi medis tertentu
    Ibu hamil yang menderita kondisi medis seperti thalassemia juga rentan memiliki kadar Hb rendah. Thalassemia adalah suatu kelainan genetik yang membuat sel darah merah rusak lebih cepat, sehingga menyebabkan kadar Hb dan jumlah sel darah merah ikut menurun.Penyakit ini sampai sekarang masih belum dapat diobati. Penderitanya hanya bisa melakukan operasi pengangkatan limpa, transplantasi sumsum tulang, atau transfusi darah secara rutin.

Di samping faktor penyebab di atas, masih ada berbagai faktor lainnya yang menyebabkan kadar Hb ibu hamil mengalami penurunan, yaitu:

Artikel Sejenis

  • Kehamilan di usia muda
  • Menderita anemia sebelum mengandung
  • Muntah berlebihan
  • Pendarahan berulang selama mengandung
  • Waktu kehamilan yang berdekatan

Baca juga: Memilih Makanan dan Menjaga Asupan Nutrisi Saat Hamil

Apa Saja Gejalanya?

Gejala saat kadar Hb menurun bisa ringan dan kadang tidak disadari. Namun gejalanya bisa semakin memburuk seiring dengan perkembangan janin. Umumnya, gejala Hb rendah adalah berupa:

  • Sesak nafas
  • Pusing
  • Sakit dada
  • Denyut jantung tidak teratur
  • Tangan dan kaki dingin
  • Sulit konsentrasi
  • Bibir, kuku, dan kulit terlihat pucat

Tips Menjaga Kadar Hb bagi Ibu Hamil

Supaya kadar Hb selama kehamilan tetap berada pada batas normal, coba lakukan beberapa tips berikut ini:

  • Rutin mengkonsumsi makanan bergizi tinggi 
    Ibu hamil dianjurkan untuk rutin mengkonsumsi makanan yang mengandung asam folat, vitamin B12, dan zat besi. Ketiganya banyak ditemui pada sayuran hijau, seperti bayam, kubis, brokoli, dan selada, atau buah-buahan seperti kiwi, alpukat, melon, dan jeruk. Sumber zat besi lainnya yang juga baik dikonsumsi oleh ibu hamil antara lain telur, ikan, daging, tahu, kacang-kacangan, dan sereal. Ibu hamil juga perlu mengkonsumsi vitamin C yang dapat membantu penyerapan zat besi oleh tubuh. Sumber vitamin C antara lain jeruk, stroberi, kiwi, jambu biji, tomat, dan paprika. Bisa juga dengan rutin minum susu Frisian Flag Mama Tahap 0 SUPRIMA yang sudah mengandung semua nutrisi tersebut.
  • Istirahat dengan cukup
    Ibu hamil rentan merasa lelah. Oleh karenanya istirahat yang cukup sangatlah diperlukan untuk menghindari masalah kesehatan, termasuk menurunnya kadar Hb. Selain itu, hindarilah aktivitas yang berat dan banyak menguras energi. Aktivitas berat juga bisa berpengaruh pada kondisi janin, jadi sebaiknya lakukan kegiatan yang sesuai dengan kemampuan Ibu saja.
  • Konsumsi suplemen bila perlu
    Ibu hamil harus melakukan pemeriksaan ke dokter secara rutin untuk memantau kondisi ibu dan janin. Bila diperlukan, dokter akan meresepkan suplemen tambahan untuk menjaga kadar Hb tetap normal. Misalnya pada ibu hamil yang seorang vegetarian atau menderita kondisi medis tertentu yang rentan mengalami penurunan kadar Hb.

Sangat penting untuk mengetahui apa saja penyebab Hb rendah supaya dapat menghindarinya. Bila Ibu mengalami gejala-gejala yang telah disebutkan di atas, sebaiknya segera berkonsultasi pada dokter ya, Bu. Semakin cepat berkonsultasi, maka semakin cepat pula Ibu bisa ditangani agar janin dan Ibu tetap dalam keadaan sehat.

Konsultasi masalah kehamilan juga bisa dilakukan di laman Tanya Pakar lho, Bu. Di sana ada para ahli yang akan membantu menjawab pertanyaan Ibu. Untuk bisa menggunakan fitur tersebut, pastikan Ibu sudah registrasi terlebih dahulu.

Sumber:

Alodokter, TheAsianParent