Share Like
Simpan

Ibu pasti sudah tak asing dengan sayuran yang satu ini, bukan? Selain rasa asamnya yang segar, tomat juga mengandung vitamin A, C, dan E yang penting bagi tubuh. Namun, amankah tomat jika dicampurkan dalam makanan bayi?

Pada dasarnya, si Kecil yang sudah berusia 8 hingga 12 bulan boleh mengonsumsi tomat, asalkan benar cara memilih dan mengolahnya.Nah, berikut ini adalah tips membuat makanan bayi dari tomat, agar si Kecil tidak hanya bisa merasakan kelezatannya, tapi juga mendapatkan segala manfaat di dalamnya:

  1. Pilih Jenis yang Tepat
    Ada beragam jenis tomat yang bisa Ibu temui, seperti tomat hijau, kuning, oranye, hingga merah. Jenis tomat yang paling baik untuk dijadikan makanan bayi adalah tomat oranye dan merah, yang rasanya lebih manis sehingga aman untuk lambung si Kecil. Selain itu, tomat oranye dan merah memiliki lebih banyak kandungan karotenoid yang terdiri dari alpha-carotene dan beta-carotene.
    Kedua jenis karotenoid ini akan bertransformasi menjadi vitamin A ketika masuk ke dalam tubuh dan sangat bermanfaat untuk kesehatan mata si Kecil. Agar kandungan ini bisa didapat si Kecil melalui makanan bayi yang dikonsumsi, pilihlah tomat yang segar dengan tekstur tidak terlalu lembek, serta tidak memiliki bintik hitam dan lubang di kulitnya.
  2. Perhatikan Cara Penyimpanan
    Jika membeli tomat muda yang belum sepenuhnya matang, hindari menyimpannya dalam lemari es, agar benar-benar masak saat dicampurkan dalam makanan bayi. Lebih baik Ibu memilih tomat yang sudah matang alami dan jika ingin menyimpannya di kulkas. Pastikan juga sayuran ini dalam keadaan kering dan tidak memiliki air yang menempel di bagian kulitnya.
  3. Masak Terlebih Dahulu
    Tomat memiliki kandungan asam yang cukup tinggi dan bisa menyebabkan sakit perut jika dikonsumsi oleh si Kecil. Untuk menghindari hal ini, pastikan Ibu selalu memasak tomat sebelum dicampurkan dalam makanan bayi, sehingga kandungan asamnya berkurang dan lebih aman untuk perut si Kecil.
    Cara terbaik untuk mencampurkan tomat dalam makanan bayi adalah dengan mengukus atau menumisnya dengan sedikit minyak zaitun, kemudian menjadikannya puree. Ibu bisa menambahkan beberapa bumbu seperti bawang merah, bawang putih, dan lada untuk membuat makanan bayi ini jadi lebih lezat. Jika masih terasa terlalu kental, Ibu bisa menambahkan air hingga mendapatkan tekstur yang diinginkan.

Satu hal yang perlu Ibu ketahui, beberapa bayi lebih sensitif terhadap keasaman tomat. Gejala ini biasanya ditandai dengan munculnya ruam di sekitar bibir setelah mengonsumsi tomat. Agar lebih aman, Ibu bisa berkonsultasi dengan ahli gizi dahulu sebelum memberikan tomat pada si Kecil.

Selamat mencoba, Bu!